Brilio.net - Setiap orang pasti memiliki karakter dan latar belakang yang berbeda. Namun kadang kala kita menemui orang dengan sikap dan perilaku yang tak sesuai dengan harapan.

Ketidakcocokan inilah yang membuat kecanggungan dalam hubungan. Karena itu, banyak orang yang memilih menasehati secara langsung, atau menggunakan sindiran.

Bagi orang Jawa, biasanya lebih sungkan memberikan nasehat langsung karena terkesan menggurui. Karena itulah banyak kata-kata sindiran lucu yang sering digunakan.

Selain membuat orang yang yang disindir bisa sadar, kata-kata ini juga lucu dan terkesan menghibur. Selain itu, kata-kata ini juga bisa dikutip untuk caption media sosial atau bahan introspeksi diri.

Tunggu apa lagi? Berikut 60 kata-kata sindiran lucu bahasa Jawa dan artinya yang dihimpun brilio.net dari berbagai sumber pada Jumat (19/6).

Loading...

Sindiran bahasa Jawa untuk teman.

kata kata sindiran bahasa Jawa. berbagai sumber

foto: freepik.com

1. "Adewe ki mati-matian dinggo konco. Lah konco matai-matiian dinggo mateni adewe." (Kita mah mati-matian buat temen, lah temen mati-matian buat matiin kita)

2. "Dadi wong ojo kaku-kaku, ndak koyo kanebo garing." (Jadi orang jangan terlalu kaku, nanti seperti kanebo kering)

3. "Kadang mripat iso salah nyawang, kuping iso salah krungu, lambe iso salah ngomong, nanging ati ora bakal iso diapusi." (Terkadang mata bisa salah melihat, telinga bisa salah mendengar, mulut bisa salah mengucap, tapi hati tak bisa dibohongi dan membohongi)

4. "Kadang niat apik ora mesti ditanggepi wong liya apik. Sante lain kalem bae." (Kadang niat yang baik tidak selalu ditanggapi orang lain baik. Santai saja)

5. "Konco kok moro nek butuh tok. Rumangsamu aku pom bensin?" (Teman kok kalau datang hanya pas butuh saja. Menurutmu aku ini pom bensin apa?)

6. "Kowe ngelih banget, po? Nganthi mangan omonganmu dewe" (Kamu lapar banget? Sampai makna omonganmu sendiri?)

7. "Ngapusi kui hakmu. Nek kewajibanku yo mung etok-etok ora ngerti yen mbok apusi." (Berbohong itu hakmu. Kewajibanku ya hanya pura-pura tak tahu kalau kamu bohongi.)

8. "Kacang iku gurih, tapi nek dikacangin iku perih." (Kacang itu gurih, tapi kalau dikacangin itu perih)

9. "Ono papat sing iso ngilang. Pertama malaikat, keloro jin, ketelu setan, kepapat wong utang ra iso nyaur." (Ada empat yang bisa menghilang. Pertama malaikat, kedua jin. ketiga setan, keempat orang hutang gak bisa bayar)

10. "Tangi turu nyandak hape, arep turu nutuli hape. Ojo lali, nek arep mati selfieo disik." (Bangun tidur pegang hape, mau tidur mencetin hape. Jangan lupa, kalau mau mati selfielah dulu.)

11. "Udane awet, koyo lambemu nek ngomel, gak leren-leren" (Hujannya awet nggak reda-reda, seperti mulutmu kalau ngomel, tidak pernah berhenti)

12. "Uwong iku nek diapiki bales ngapiki. Nek wis diapiki malah nglarani iku berarti guduk uwong." (Orang itu kalau dibaikin bales baiin. Kalau sudah dibaikin malah menyakiti, itu berarti bukan orang)

13. "Ojo rumongso biso, nanging bisoho rumongso." (Jangan merasa bisa, tapi jadilah agar bisa merasa/peka)

14. "Atose watu akik isih kalah karo atose omonganmu." (Kerasnya batu akik masih kalah dengan omonganmmu)

15. "Nek kowe ora nduwe sego, ojo mangan konco." (Kalau kamu tidak punya nasi, jangan makan teman.)

16. "Ngaku konco kok gur pengen nuntut mulyo, pas konco ciloko malah lungo." (Ngaku teman kok cuma mau menuntut kesenangan, saat teman susah malah pergi.)

17. "Waktu adalah uang, yen kanca mbok jak dolan ngomong raenek wektu. Berarti wonge randue duwit." (Waktu adalah uang, jika temanmu kamu ajak keluar tidak ada waktu berarti dia tidak punya uang)

18. "Niat kerjo, ora golek perkoro. Niat golek rejeki, ora golek rai. Ora balapan, opo maneh ugal-ugalan." (Niat bekerja, bukan cari perkara. Niat mencari rejeki, bukan cari perhatian belaka. Bukan balapan, apalagi ugal-ugalan)

19. "Nek ngomong ojo nhuwur-dhuwur. Mengko lambemu iso kesampluk pesawat." (Kalau ngomong jangan ketinggian. Nanti mulutmu bisa kesenggol pesawat)

Sindiran bahasa Jawa untuk kekasih.

kata kata sindiran bahasa Jawa. berbagai sumber

foto: freepik.com

20. "Cinta kuwi kadang koyo kripik telo, iso remuk nek ra ati-ati ne ngoowo" (Cinta terkadang seperti keripik singkong, bisa hancur jika tidak hati-hati dibawa.)

21. "Jare simbok timbang golek Pokemon, luwih becik golek jodo, simbok pengen gendong putu, dudu gendong Pikachu." (Kata ibu daripada nyari Pokemon mending nyari jodoh, ibu pengen nimang cucu bukan nimang Pikachu.)

22. "Nek jodo yo bakal jadi jodo, nek ora jodo yo tak kondangan wae karo nyumbang lagu kandas." (Kalau jodoh ya bakal jadi jodoh, kalau tidak jodoh ya aku akan kondangan sambil nyumbang lagu kandas.)

23. "Pacaran kui ra usah diumbar, sing penting undangan teko-teko kesebar." (Pacaran itu tidak perlu dipamerkan, yang penting tiba-tiba menyebar undangan.)

24. "Rasah sok romantis, nek akhire mung tragis. Mending seng humoris tapi akhire manis."(Nggak perlu romantis, kalau akhirnya hanya tragis. Mending yang humoris tapi akhirnya manis)

25. "Truk wae nduwe gandengan, mosok kowe ora nduwe gandengan?" (Truk saja punya pasangan, masak kamu nggak punya?)

26. "Witing tresno jalaran soko kulino, lunture tresno jalaran ono wong liyo." (Cinta datang karena terbiasa, lunturnya cinta datang karena ada orang lain.)

27. "Aku janji ra nakal maneh, kecuali nakali koe." (Aku berjanji tidak akan nakal lagi. Kecuali nakalin kamu)

28. "Kerjo tak tekuni. Duit tak celengi, dolan tak kurangi. Insyaallah taun ngarep sholatmu tak makmumi." (Kerja ku tekuni. Uang aku kumpulkan, main aku kurangi. InsyaAllah tahun depan kamu jadi makmum sholatku)

29. "Kowe nek sayang ngomong, ojo ngode terus. Aku dudu brangkas sing butuh kode." (Kamu kalau sayang itu bilang, jangan memberikan kode saja. Aku bukan brangkas yang butuh kode)

30. "Uwong duwe pacar iku kudu sabar ambek pasangane. Opo maneh seng gak duwe." (Orang yang punya pacar itu haruslah sabar dengan pasangan yang dimiikinya. Apa lagi yang nggak punya.)

31. "Pengen nyanding tapi kok not responding." (Ingin memiliki tapi kok tidak ada respons.)

32. "Tresno iku ra delok sopo-sopo, tapi kok kowe pilih sek ngganteng." (Cinta itu tidak melihat siapa siapa, tapi kok kamu pilih yang ganteng.)

Sindiran bahasa Jawa untuk mantan.

kata kata sindiran bahasa Jawa. berbagai sumber

foto: freepik.com

33. "Ojo sebut aku mantan. Sebut wae aku alumni. Sopo reti dewe iso reuni." (Jangan sebut aku mantan. Sebut aja aku alumni. Siapa tau kita bisa reuni.)

34. "Aku kon ngerteni kowe terus. Lha rumangsamu aku cctv opo?" (Aku diminta untuk mengerti dirimu terus, memangnya aku ini cctv apa?)

35. "Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Mantan wis ning penghulu, aku iseh kesepian" (Berakit-rakit kehulu berenang-renang ke tepian, mantan sudah di penghulu aku masih kesepian.)

36. Aku tanpamu bagai nasi kucing hilang karetnya, hancur." (Aku tanpamu bagai nasi kucing yang Aku tanpamu bagaikan sego kucing ilang karete. Ambyar.

37. Jenenge pasangan, yen ora pas yo mung dadi angan." (Namanya pasangan, kalau enggak pas yang cuma jadi angan.)

38. Kenangan apik karo koe bakal tak eling nganti lali." (Kenangan indah bersamamu akan aku ingat hingga sampai lupa.)

39. Ketemu ning Twitter, jadian ning Facebook, yang-yangan ning BBM, pedhot ning WhatsApp, ngedol mantan ning BukaLapak." (Ketemuan di twitter, jadian di facebook, pacaran di BBM, putus di whatsapp, jual mantan di BukaLapak.)

40. Obat pahit ae marakke mari, mosok koe sing manis marakke loro." (Obat yang pahit saja bisa bikin sembuh, masak kamu yang manis bikin sakit.)

41. Saking galau ne, krungu lagu Balonku wae atiku kemropok." (Begitu galaunya sampai dengar lagu balonku aja hatiku hancur.)

42. Sing modus dipercoyo sing tulus digawe sengsoro." (Yang modus dipercaya yang tulus disia-siakan.)

43. Tresnomu koyo rumah makan padang, akeh cabange." (Cintamu seperti rumah makan padang banyak cabangnya.)

Sindiran bahasa Jawa tentang kehidupan.

kata kata sindiran bahasa Jawa. berbagai sumber

foto: freepik.com

44. "Aja keminter mundhak keblinger, aja cidra mundak cilaka." (Jangan sok pintar nanti salah. Jangan curang, nanti jadi celaka)

45. "Ajar seko wulu kelek, meh kecepit tapi tetep tegar bertahan lan tetep tumbuh." (Belajar dari bulu ketek meski selalu terhimpit tapi tetap tegar bertahan dan tetap tumbuh.)

46. "Jenenge urep mesti akeh cobaan. Yen akeh saweran kui jenenge dangdutan." (Namanya hidup itu pasti banyak cobaan. Kalau banyak saweran itu dangdutan.)

47. "Jenenge wae urip, mesti akeh cobaane, nek akeh umbahane jenenge laundry." (Namanya juga hidup, pasti banyak cobaan, kalau banyak cucian ya laundry)

48. "Ojo sombong nek dadi duwuran, ning pasar duwuran regane 10 ewu etuk telu. " (Jangan sombong kalau jadi atasan. Di pasar, atasan diobral 10 ribu dapat tiga.)

49. "Mbok ra mung ngopi terus, pisan-pisan ngombe teh. Ben ngerti yen urip ki ra mung pait, tapi yo ono sepete." (Jangan cuma ngopi terus, sekali-kali minum teh. Biar tahu kalau hidup tidak cuma pahit aja, tapi juga ada sepetnya.)

50. "Nek dee ngadoh ra mesti dee sengit, iso wae dee meh ngentut." (Ketika dia mulai menjauh, bukan berarti dia benci, siapa tahu dia kentut)

51. "Nek dipikir kesuwen ki malah loro, nek dirasake dadi tambah loro. Tur nek loro tambah loro jumlahe dadi papat." (Kalau dipikir kelamaan nanti sakit (loro=sakit), kalau dirasakan tambah sakit. Tapi kalo sakit di tambah sakit (loro=dua) jumlahnya jadi empat.)

52. "Sak abot-abote masalahmu, nek ditimbang yo ra bakal payu." (Seberat apapun masalahmu, kalau ditimbang juga tidak akan laku.)

53. "Urip yo mesti akeh cobaan. Yen akeh saweran lha yo jenenge dangdutan." (Hidup itu pasti banyak cobaan. Kalau banyak saweran ya namanya dangdutan.)

54. "Yen ngomong ojo kelegen, mundak lambemu dirubung semut." (Kalau bicara jangan kemanisan, nanti mulutmu dikerubungi semut)

55. "Urip kui ibarate kopi asli tanpo gendis. Yen koe ora iso carane nikmati, mesti rasane pait." (Hidup itu ibarat kopi asli tanpa gula. Missal tidak bisa menikmati, pasti rasanya pahit.)

56. . "Wong Jowo kui jos! Bensin dadi bengsin, cokelat dadi soklat, mobil dadi montor, utang dadi lali." (Orang jawa itu memang mantap! Bensin jadi bengsin, cokelat jadi soklat, mobil jadi montor, hutang jadi lupa.)

57. "Guyon ora popo, sing penting ojo jotos-jotosan, yo." (Bercanda tidak apa apa, yang penting jangan berantem ya.)

58. "Uripmu wis koyo wit gedhang, duwe jantung nanging ora duwe ati." (Hidupmu seperti pohon pisang, punya jantung tapi tidak punya hati.)

59. "Dosa sing paling menyedihkan iku dosambat ora duwe duit." (Dosa yang paling menyedihkan adalah pada sambat tidak punya duit.)

60. "Misale guyon ki yo ojo kelewatan. Nek kelewatan ngko mutere kadohan." (Bercanda jangan kelewatan, kalau kelewatan putar baliknya jauh.)