Brilio.net - Kehidupan Gen Halilintar memang selalu jadi sorotan. Keluarga fenomenal ini bisa dibilang menjadi rajanya YouTube Indonesia. Pasalnya, konten video yang dibuat 11 bersaudara dari pasangan Halilintar Anofial Asmid (50) dan Lenggogeni Faruk (46) ini selalu mencuri perhatian publik.

Salah satu yang cukup fenomenal yakni video musik Gen Halilintar berjudul 'Ziggy Zagga'. Video berdurasi 3 menit 59 detik yang pertama kali diunggah pada 15 Februari 2019 lalu itu, telah ditonton 137 juta kali. Salah satu yang mengejutkan, video ini tak hanya menjadi trending di Indonesia, tetapi juga di sejumlah negara Asia.

Dengan jumlah penonton hingga ratusan juta, anak ke-4 dari keluarga Gen Halilintar, Thariq Halilintar buka-bukaan soal penghasilan yang diperoleh dari video 'Ziggy Zagga'. Dia mengungkap pendapatan yang diperoleh dari satu unggahan video yang fenomenal di youtube tersebut.

Besaran uang Gen Halilintar dari video Ziggy Zaga di YouTube © 2019 youtube.com

foto: YouTube/Gen Halilintar

Loading...

Thariq mengaku jika penghasilan dari video Ziggy Zagga mencapai ratusan juta tanpa menyebut angka detail.

"Banyak yang bertanya kalau penghasilan dari video itu sampai ratusan juta? Iya memang mencapai ratusan juta. Apalah balik modal? Enggak. Dari modal materil ya kita hitung dari segi uang tapi kalau dinilai dari kepuasan fans kita, orang yang nonton bisa membawa banyak dampak positif dari video itu dan aku sangat seneng bisa semaksimal mungkin membuat karya tersebut," ungkapnya seperti dikutip brilio.net, Jumat (20/12).

Sementara itu, Ziggy Zagga ini merupakan video musik yang disutradarai langsung oleh dirinya dan juga sang adik, Saaih Halilintar. Lagu ini ditulis oleh kakak keduanya, Sohwa Mutamimah Halilintar.

"Ziggy Zagga itu adalah musik video yang disutradarai aku dan Saaih. Aku sebagai produsernya langsung dan aku sebagai editornya langsung. Untuk lagu spesifiknya dibikin sama Sohwa Halilintar," kata Thariq Halilintar seperti dikutip dari channel YouTubenya.

Besaran uang Gen Halilintar dari video Ziggy Zaga di YouTube © 2019 youtube.com

foto: YouTube/Gen Halilintar

Video musik yang satu ini dibuat dengan mengambil tempat di dalam dan luar negeri. Untuk pegunungan salju mengambil lokasi didi kawasan The Greater Chimgan. Tempat ini berada di Uzbekistan. Selain itu ada juga lokasi pengambilan gambar di Nami Island dan Korea.

"Nulis script Ziggy Zagga itu aku sama Saaih nuangin ide. Penulisan itu susahnya nyari ide. Jadi menghabiskan waktu dari malam sampai pagi di kedai kopi. Itu sampai 2 hari atau 3 harian kita nulis scriptnya. Akhirnya script mateng di akhir bulan November. November kita mulai syuting," ungkapnya.

Proses syutingnya sendiri menurut Thariq memakan waktu satu bulan. Selama proses ini, tantangan yang paling susah yakni saat harus mengumpulkan 10 saudaranya yang memiliki kesibukan masing-masing. Belum lagi dengan kedua orang tuanya yang juga punya kesibukan.

"Kalau kita rampungin sebulan kurang. Yang susah itu ngatur jadwalnya. Apalagi ngumpulin 11 anak plus orangtua. Kesibukannya beda beda," kata Thariq.

Besaran uang Gen Halilintar dari video Ziggy Zaga di YouTube © 2019 youtube.com

foto: YouTube/Gen Halilintar

Ziggy Zagga sendiri berhasil menjadi trending YouTube, tak hanya di Indonesia tapi juga di 5 negara lain diantaranya Malaysia, Singapura dan Thailand.

"Dan trending juga di 5 negara lain di Malaysia, Thailand, Singapura. Kaget sih bener-bener kaget. Lihat juga di YouTube yang reaction ada dari seluruh dunia, dari Amerika Inggris, Korea, Jepang segala macam. Hampir semua bangsa mengapresiasi dengan karya kita bikin. Dan itu ga ada di ekspektasi aku dan engga ada di otak aku bakal kayak gitu," ucapnya.

"Bersyukur banget ya Allah sekarang view-nya 137 juta. Kaget banget dan ga kepikiran bisa sampe segitu," katanya.

Meski meraup banyak pendapatan dari video tersebut, namun bagi Thariq dan saudara-saudaranya, video ini bukan hanya soal uang semata. Sebab ada hal yang lebih membahagiakan yakni respons positif dari masyarakat.

"Emang dari materil nggak nutup tapi kalau kita nilai dari segi itu kalau menurut aku lebih dari nutup. Puas dengan respons masyaraakat. Bukan puas dengan karya kita ya tapi puas dengan dampak dari video itu," katanya.