×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
La Galigo, naskah epik asli Indonesia yang mengalahkan Mahabharata

View Image

0

BRILIO » News

La Galigo, naskah epik asli Indonesia yang mengalahkan Mahabharata

La Galigo merupakan epik terpanjang di dunia dengan panjang naskah memiliki 300.000 baris, 6.000 halaman dan terdiri dari 12 jilid.

23 / 07 / 2015

Brilio.net - Epik atau epos merupakan cerita rakyat yang biasanya menceritakan tentang kisah seorang pahlawan. Epik yang sangat terkenal di dunia adalah kisah Mahabharata. Epik Mahabharata yang berasal dari India tersebut sangat terkenal di seluruh dunia.

Jika sebelumnya epik Mahabharata dianggap sebagai epik terpanjang di dunia, maka hal itu telah dikalahkan oleh keberadaan epik La Galigo. La Galigo merupakan epik terpanjang di dunia dengan panjang naskah memiliki 300.000 baris, 6.000 halaman dan terdiri dari 12 jilid. Sedangkan epik Mahabharata hanya terdiri dari dari 160.000 hingga 200.000 baris.

La Galigo, naskah epik asli Indonesia yang mengalahkan Mahabharata

"Naskah La Galigo memang merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia khususnya dari Sulawesi Selatan, tapi karena keberadaan naskah asli yang berada di Belanda, maka akses memang terbatas, dinas pariwisata baiknya mengupayakan untuk mengirim tim menyalin dan menerjemahkan naskah tersebut," ujar Anto, staf Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sulawesi Selatan, kepada brilio.net, Kamis (23/7).

Saat ini Galigo juga telah diakui dunia sebagai salah satu warisan sastra dunia. Sampai sekarang La Galigo yang menceritakan awal mula kehidupan di bumi, khususnya di Sulawesi Selatan, belum diketahui siapa penulisnya, namun naskah tersebut berhasil ditulis ulang oleh Aisyah We Tenriolle, seorang anak bangsawan kerajaan Tanete yang menulis naskah tersebut dalam bahasa Bugis kuno.

Loading...

Disayangkan bahwa keberadaan naskah asli dari La Galigo berada di museum di Eropa, khususnya di perpustakaan Leiden. Adalah BF Matthes yang berhasil menerjemahkan naskah tersebut dan membawanya ke Belanda. Matthes merupakan seorang peneliti dari Belanda yang saat itu diutus untuuk mengurusi kitab-kitab. Naskah La Galigo sempat dipentaskan dalam bentuk teatrikal dan musikal disalah satu pementasan internasional yang digarap oleh seniman Amerika pada tahun 2004 silam.

BACA JUGA:

Tetap sahabatan dengan lawan jenis saat sudah pacaran, mungkinkah?

5 Resep jitu agar persahabatan kamu bisa langgeng

Berapakah jumlah teman yang seharusnya kamu miliki dalam kehidupan?

5 Jenis teman yang unik ini pasti kamu miliki

Ingin punya banyak teman? Kamu harus lebih sering tersenyum

7 Arti pesan singkat dari teman yang perlu kamu tahu

9 Cara mengetahui kawan kamu beneran teman sejati atau bukan

Jangan sembarangan menyimpan cokelat favoritmu, begini caranya

Cokelat bisa bikin berat badanmu jadi turun, ayo coba gaya diet ini





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    20%

  • Ngakak!

    20%

  • Wow!

    20%

  • Sedih

    20%

  • Marah

    20%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more