Brilio.net - Pramuniaga memang dibutuhkan di berbagai toko mulai dari gerai yang kecil hingga yang berskala super. Tapi ingat, meskipun hanya sekedar melayani, pramuniaga alias pelayan toko jangan kamu anggap berat. Pekerjaan mereka ternyata juga berat dan menguras tenaga.

Tidak percaya? Berikut adalah curhatan yang ingin dilontarkan setiap pramuniaga, sebagaimana dikutip brilio.net dari Lifehack, Selasa (28/7):

1. Senyum selama delapan jam

Apapun keadaannya, saat sedang sakit gigi atau patah hati, seorang pramuniaga harus tetap senyum saat bekerja. Bayangkan mereka harus melakukan hal tersebut selama delapan jam kerja. Yang tidak enak lagi, mereka harus tetap ramah meski menghadapi pelanggan yang emosi.

2. Mendengarkan musik yang sama

Loading...

Mereka juga bosan dengan musik-musik yang didengarkan di gerai perusahaan mereka. Bagaimanapun juga, mereka tetap memendam perasaan tersebut untuk melayani para pelanggan dengan prima.

3. Memakai seragam yang sama terus

Mau weekend atau weekdays, seragam mereka tetap sama. Bahkan banyak desain yang tidak disukai. Akan tetapi, karena hal tersebut merupakan peraturan dari perusahaan, tetap saja harus ditaati.

4. Pelanggan yang suka merayu

Tipe pelanggan yang seperti ini memang membingungkan. Memang tugas utama dari seorang pramuniaga adalah melayani dengan sepenuh hati. Akan tetapi pelanggan yang suka merayu merupakan permasalahan tersendiri.

5. Libur pas weekdays

Libur tanggal merah dan weekend bukanlah libur yang sesungguhnya bagi mereka. Terkadang mereka juga harus masuk karena kebutuhan pelanggan. Biasanya mereka libur di hari-hari biasa saat semua orang sibuk bekerja.

6. Tidak tahu secara detail tentang perusahaan

Banyak pelanggan yang marah karena stok barang yang diinginkan habis. Selain itu, mereka juga sering melontarkan komentar negatif terhadap soal kebijakan perusahaan. Padahal, seorang pramuniaga tidak tahu secara detail tentang perusahaan.

7. Pelanggan yang suka dengan diskon

Para pramuniaga harus bersabar saat menghadapi orang yang suka potongan harga. Mereka harus bersabar untuk menjelaskan ketentuannya. Selain itu, mereka juga harus berhadapan dengan antrean yang sangat melelahkan dalam periode sale.