Brilio.net - Selain gaji yang layak, tingkat stres juga harus menjadi pertimbangan ketika kamu memilihi sebuah profesi. Kenapa harus demikian? Stres akibat dari pekerjaan bisa memengaruhi kondisi fisik dan mental kamu.

Indikator stres ini meliputi keharusan untuk bepergian keluar kota, deadlines, persaingan di kantor dan potensi perkembangan, kondisi lingkungan dan stadar kesehatan fisik, bertemu dengan banyak orang dan risiko lainnya.

Jika kamu tidak tahan dengan tingkat stres yang tinggi, sebaiknya harus lebih hati-hati sebelum melamar pekerjaan. Dikutip oleh brilio.net dari careercast.com, Selasa (7/4), inilah 9 profesi dengan tingkat stres yang tinggi di tahun 2015.

1. Tenaga pemadam kebakaran

Profesi ini mengharuskan seseorang untuk siap siaga menunggu panggilan kebakaran. Jadi fisik yang kuat menjadi faktor utama dalam menjalankan profesi sebagai tenaga pemadam kebaran. Tingkat stres profesi ini adalah 71,59%. Selain memadamkan api, tenaga kebakaran juga sering menangani hal-hal darurat dalam hal medis dan bencana alam.

Loading...

2. Angkatan militer dengan pangkat di bawah perwira

Memang tugas dari profesi ini sangat berat. Mereka bertanggung jawab untuk menjaga keutuhan sebuah bangsa dan negera. Risiko dengan pangkat di bawah perwira adalah harus siap ditempatkan dimanapun, termasuk luar negeri. Tingkat stres untuk profesi ini adalah 70,78%.

3. Pilot

Jika kamu bercita-cita menjadi pilot sejak kecil, sebaiknya kamu harus mempertimbangkan lagi. Tingkat stres dari seorang pilot ini adalah 60,46%. Sebelum menerbangkan pesawat, seorang pilot mendapatkan training yang banyak yang berhubungan dengan keselamatan penumpang. Selain itu, fisik dan piskis juga mempengaruhi seorang pilot dalam mengendalikan pesawat.

4. Polisi

Cukup berat juga menjadi seorang polisi, apalagi di Indonesia. Begitu banyak kejahatan dan kriminal yang terjadi di negara ini. Akan tetapi tingkat stres dari polisi lebih rendah dibandingkan dengan angkatan militer, yakni 50,82%.

5. Selebriti

Sepertinya enak sih menjadi terkenal di media massa karena profesi ini. Belum lagi, profesi ini bisa membuat hidup seseorang lebih dari kecukupan. Akan tetapi, ketika tampil bepergian ke luar kota yang sering dilakukan dan jadwal yang padat, profesi ini masuk dalam kategori pekerjaan yang bikin stres. Tingkat stres dari profesi ini adalah 50,33%.

6. Penyiar radio

Berhubungan dengan publik luas memang menjadi tantangan tersendiri bagi para penyiar radio meskipun hanya dikenal dengan suaranya. Selain itu, profesi ini juga mengharuskan untuk berhati-hati dengan perkataan yang dikeluarkan saat on air. Tingkat stres dari pekerjaan ini berada di level 50,30% tidak jauh dengan para selebriti.

7. Event organizer (EO)

Pekerjaan ini menuntut detail yang tinggi. Seorang EO dalam sebuah perhelatan acara, harus memastikan perlengkapan, peralatan, dan semuanya dengan tepat waktu. Selain itu, pekerjaan ini juga berhubungan dengan orang banyak yang mengharuskan seorang EO untuk fleksibel. Tingkat stres dari pekerjaan ini adalah 49,93%.

8. Foto-jurnalis

Berterima kasihlah kepada foto-jurnalis yang bisa mengabadikan momen dalam sejarah untuk disebarkan melalui media cetak atau internet. Tidak mudah bagi orang dengan profesi ini untuk merekam sebuah fenomena melalui lensa kameranya. Tingkat stres dari profesi ini adalah 49,22%.

9. Reporter koran

Deadline yang ketat dan penuh risiko harus dialami oleh profesi yang satu ini. Sebagi reporter koran, mereka dituntut untuk selalu update dengan berita-berita baik lokal maupun internasional. Tantangan lainnya adalah koran diterbitkan setiap hari. Tingkat stres dari profesi ini adalah 48,76%.