Brilio.net - Memang paling enak mandi setelah payah beraktivitas seharian di luar rumah. Ternyata eh, ternyata, mandi bukan sekadar untuk membersihkan badan maupun stres yang melanda, lho.

Dikutip brilio.net dari laman Dailymail, Kamis (4/6), penelitian terbaru menunjukkan bahwa mandi juga penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menyehatkan kulit, dan bahkan mengurangi gangguan medis serius.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine, menunjukkan bahwa penderita diabetes yang hanya berendam setengah jam di bak mandi air panas (tentu secara rutin), dapat mengurangi kadar gula darah sekitar 13%.

Air panas ini bisa melebarkan pembuluh darah mereka, sehingga aliran darah meningkat dan tubuh dapat menggunakan insulinnya (hormon yang mengubah gula darah menjadi energi) dengan baik.

Lebih lanjut, penelitian di Jepang menunjukkan bahwa berendam dengan air hangat selama sepuluh menit dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular pada pria dan wanita usia lanjut. Jelas saja, penemuan ini mematahkan hasil penemuan sebelumnya yang menyatakan bahwa mandi air panas atau hangat bisa berbahaya bagi pasien penyakit jantung, karena tekanan darah mereka bisa naik.

Loading...

Penulis buku 48 Hours to a Healthier Life, Suzi Grant, sekaligus anggota dari British Association of Nutritional Therapist, berujar, "Saya menganjurkan mandi untuk dapat mencegah flu dan virus, mengurangi stres, memperbaiki tidur, memperkuat sirkulasi darah, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan detoksifikasi tubuh."

Nah, lalu bagaimana caranya mandi yang berguna untuk mengusir sakit? Ini dia tipsnya.

1. Detoksifikasi

Kamu bisa mandi air hangat dengan suhu 32-35°C. Air hangat bisa membuka pori-pori dan mendorong keringat keluar, yang bisa membantu melepaskan racun.

Selain itu, mandi air hangat juga dapat membantu menurunkan tingkat gula darah, meredakan nyeri sendi dan otot, dan menjaga perut bekerja dengan baik. Caranya adalah berendamlah selama 10-20 menit.

2. Stres

Kala stres, kamu bisa mandi dengan air dingin dengan suhu 12-18°C. Mandi air dingin saat stres akan lebih bagus daripada mandi dengan air panas, sebab air dingin mampu mengencerkan darah dan meningkatkan kadar gula darah.

Perlu kamu tahu, saat stres kondisi tubuh tegang, sirkulasi darah menjadi tidak lancar, dan kadar gula darah menurun. Caranya adalah berendam cepat selama enam sampai 30 detik.

3. Eksim

Eksim membuat kulit bermasalah seperti gatal-gatal atau ruam. Nah, untuk mengatasinya dengan mandi air hangat yang bercampur baking soda. Baking soda ini bisa menjadi antiseptik ringan, membuka pori-pori, dan mengurangi gatal dan iritasi kulit. Caranya adalah berendam 10-20 menit.

4. Relaksasi

Mandi bisa menjadi sarana relaksasi. Kamu bisa menambahkan 3 sendok makan garam ke dalam air dingin yang kamu pakai untuk mandi. Semakin pendek waktu yang dihabiskan di kamar mandi dengan "ramuan" tersebut akan bersifat tonik (zat yang digunakan untuk mengembalikan kondisi normal jaringan). Nah, kamu bisa mandi selama 10-20 menit saja untuk relaksasi.

5. Pilek dan sakit kepala

Merendam kaki dengan air panas bisa meringankan pilek dan sakit kepala, sebagaimana menyegarkan kaki yang lelah. Kamu cukup menuangkan air panas ke dalam bak mandi. Bisa juga kamu tambahkan minyak esensial seperti lavender, pepermint, atau lemon, sebanyak beberapa tetes. Selesai merendam kaki dan pergelangan kaki selama 10-20 menit, kamu bisa membilas kaki dengan air dingin.

6. Insomnia

Kalau kamu mengalami insomnia, ada baiknya merendam kakimu dalam air dingin sampai benar-benar merasa nyaman dingin. Rendam selama atau sesuai kekuatanmu bertahan merendam kakimu.

7. Sirkulasi

Kalau kamu bermasalah dengan sirkulasi darah atau varises, kamu bisa mencoba merendam kaki dengan air panas dan dingin secara bergantian. Mulai rendamlah kaki selama satu sampai dua menit dalam air panas, kemudian 30 detik berikutnya di dalam air dingin.

Nah, saat berganti dari air panas ke dingin, pastikan jeda selama 15 menit. Dan, jangan lupa untuk mengakhiri proses ini dengan merendam air dengan air dingin.