×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Mengenal lebih dalam mengenai stres positif dan negatif

0

Serius

Mengenal lebih dalam mengenai stres positif dan negatif

Foto: John Hain dari Pixabay

Ternyata ada juga lho stres yang baik.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Amelia Fernanda

03 / 12 / 2019 11:05

Seperti yang kita ketahui, stres berasal dari situasi negatif. Namun ternyata, ada pula stres positif (eustress) yang berasal dari situasi positif pula. Stres ini menimbulkan kegembiraan dan memberi harapan. Contohnya stres karena sering membantu atlet untuk meraih prestasi yang lebih baik dalam pertandingan. Contoh lainnya ialah mendapatkan pekerjaan baru dan melahirkan anak.

Di sisi lain, stres negatif (distress) terjadi jika kita merasa lepas kendali atau berada di bawah tekanan yang terus menerus sehingga menjadi sulit berkonsentrasi dan merasa kesepian. Keluarga, keuangan, dan kesehatan merupakan beberapa penyebab umum stres negatif. Oleh karena itu sebenarnya semua orang membutuhkan stres tertentu dalam hidup untuk membuat hidup tetap menarik. Masalah selanjutnya ialah bagaimana menemukan keseimbangan yang tepat. Intinya, kita harus mampu mengelola dan mengetahui jenis stres yang baik sehingga bisa lebih produktif dan bahagia.

Apa itu stres positif (eustress)?

Perbedaan mendasar dari eustress dan distress adalah dari cara kamu mengolah kejadian yang menimpa dirimu. Jika kamu menerimanya dengan perasaan berat hati, rasa takut, rasa ingin kabur, maka kemungkinan kamu mengalami distress.

Hal paling bijak yang dapat kamu lakukan adalah menghadapi masalah langsung ke intinya atau “kabur” dan mencari hal yang dapat menjauhkanmu dari sumber stres. Tapi jika kamu menerimanya tanpa rasa takut dan malah menjadi termotivasi, merasa hidupmu penuh dengan tantangan yang harus kamu selesaikan seperti bermain video game, itulah eustress.

Loading...

Ciri-ciri stres yang baik (eustress).

Perlu diketahui ada beberapa karakterisik eustress agar kamu lebih memahaminya dengan contoh kondisimu sehari-hari. Berikut adalah karakteristik dari eustress:

1. Memotivasi dirimu.

2. Membuatmu merasa tergugah.

3. Menaikkan performa kamu dalam bekerja.

4. Biasanya terjadi hanya sebentar.

5. Merupakan cara untuk menanggulangi stres itu sendiri.

4. Stres yang buruk bisa diubah jadi stres yang baik.

Kuncinya adalah merasakan bahwa dirimu adalah seorang jagoan dalam video game. Kamu harus merasa bahwa dirimu “bisa”, dan melihat bahwa dari semua yang kamu alami sekarang pasti akan ada pelajaran yang kamu dapatkan demi masa depan yang lebih baik. Dengan mengubah pandanganmu ke arah yang lebih positif, diharapkan kamu juga dapat memerangi rasa takutmu menjadi rasa tertantang.
 
Gejala distress.

Ciri awal dari gejala stres adalah tubuh dan otak serasa tertekan, kepala sakit, susah tidur, terjadi gangguan lambung, perubahan pada pencernaan, bahkan kadang muncul kebiasaan lama seperti menggigit kuku jika sedang kebingungan. Kadang kala gejala stres yang dirasakan sangat memengaruhi kejiwaan. Misalnya orang yang mengalami stres merasa lebih sensitif terutama pada orang terdekat, bersikap lebih sinis, pesimistis, cepat tersinggung, cemas, menutup diri, mudah menangis atau tertawa, dan kadang kala memperlihatkan sikap yang tidak pantas.

Penyebab distress.

Stres merupakan reaksi fisiologis manusia terhadap rangsangan tertentu (stressors). Reaksi stres ini akan menggerakkan sistem tubuh sehingga dapat membantu manusia menghadapi tuntutan dan perubahan yang sering muncul dalam hidup. Stres disebabkan oleh faktor luar berupa pekerjaan, keluarga, masyarakat, lingkungan dan hal-hal yang tidak terduga. Stres juga bisa berasal dari faktor dalam seperti sikap tidak realistis atau mempunyai harapan yang terlalu tinggi, terlalu sempurna, rasa cemas, sikap dan perasaan negatif, perilaku yang tidak bertanggung jawab, kesehatan yang buruk, dan perilaku yang tidak sehat.

Cara mengatasi distress.

Stress dapat diatasi dengan berbagai cara berikut:

1. Kenali atau identifikasi penyebab stres.

2. Bersikaplah lebih toleran.

3. Belajarlah mengelola amarah.

4. Berpikirlah positif.

5. Aturlah atau carilah langkah perbaikan ke depan.

6. Pikirkan jika merasa memerlukan bantuan tenaga profesional.

Source





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red