×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Marmer melayang, tren arsitektur yang sedang hits di Indonesia

0

Rumah

Marmer melayang, tren arsitektur yang sedang hits di Indonesia

Meski terkenal berat, batu marmer kini bisa diaplikasikan pada desain melayang yang futuristik.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Sofyan Nur Hidayat

27 / 02 / 2020 11:50

Pameran dan konferensi arsitektur Indonesia, Arch:ID 2020 menghadirkan banyak tren baru di bidang arsitektur. Salah satunya adalah tren marmer melayang. Marmer yang terkenal berat bisa dibuat melayang dengan memanfaatkan teknologi terkini.   

Teknologi marmer melayang tersebut ditampilkan oleh PT Fajar Gelora Inti (Fagetti) pada pameran yang berlangsung di ICE BSD City Tangerang selama tanggal 27-29 Februari 2020.  

Chief Executive Officer (CEO) Fagetti Helen Gumanti mengatakan, selama ini batu marmer identik dengan material yang berat sehingga pemasangan pada bangunan umumnya hanya ditempelkan pada lantai atau dinding. Tapi saat ini, Fagetti mampu membuat batu marmer menjadi lebih ringan sehingga bisa diaplikasikan dalam berbagai variasi desain.

"Fagetti ingin menunjukkan bahwa pemasangan marmer tidak harus menempel di lantai atau dinding, tapi bisa dipasang untuk desain yang lebih kreatif seperti desain melayang," kata Helen di sela-sela pameran Arch:ID 2020, Kamis 27 Februari 2020.

Desain melayang seperti drop ceiling sebenarnya sudah banyak ditemui pada bangunan modern, namun biasanya hanya menggunakan material yang terkenal ringan seperti gypsum, PVC, kayu dan triplek. Sedangkan desain melayang dengan menggunakan material batu marmer atau batu alam lainnya masih sangat jarang ditemui.   

Loading...

Meskipun marmer dibuat menjadi ringan, Helen memastikan kekuatan marmer bisa diandalkan. “Fagetti berharap dapat memberikan inspirasi baru bagi para arsitek, desainer dan pemilik properti yang akan merancang bangunan dengan menggunakan batu marmer,” tutur Helen.  

Selain marmer melayang, Fagetti juga menampilkan artwork yang terbuat dari batu marmer berupa lukisan burung. Lukisan burung tersebut merupakan hasil kreasi dari mesin water jet. Mesin tersebut dapat membuat karya seni marmer dalam bentuk 2D. Sedangkan desain 3D dikerjakan Fagetti dengan menggunakan mesin CNC.

Fagetti juga memperkenalkan beberapa jenis special finishing pada permukaan marmer di antaranya adalah polished yang membuat permukaan marmer menjadi glossy, honed yang membuat permukaan menjadi doff dan leather yang membentuk tekstur pada permukaan sesuai dengan sifat marmer.

Fagetti merupakan produsen dan supplier batu alam grade premium yang memiliki pabrik di Cibitung, Bekasi. Perusahaan ini memiliki lebih dari 900 jenis batu alam. Portofolio batu alam yang dimiliki di antaranya adalah marmer, onyx, granit, travertine dan limestone.

Perusahaan yang berdiri sejak tahun 1986 ini menjalankan bisnis batu alam secara terintegrasi. Fagetti memosisikan diri sebagai total solution company yang menyuplai kebutuhan batu alam bagi customer, memproses batu alam sesuai desain yang diminta customer, instalasi batu alam pada proyek atau bangunan customer dan after sales service.





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

-->
MORE
Wave red