Apakah anakmalas atau kesulitan dalam belajar? Wajar. Sebagian besar anak remaja mengalaminya. Penyebab anak kesulitan belajar dan akhirnya menjadi malas adalah karena tidak tahu teknik belajar yang tepat. Lalu, bagaimana teknik belajar yang tepat?

Ada tiga teknik belajar yang bisa kamu ajarkan kepada anakmu atau adik kamu. Berikut di antaranya:

1. Libatkan indra.

Setiap anak sangat spesial dan memiliki teknik belajar sendiri yang berbeda dengan lainnya. Ada tiga hal yang paling utama, yaitu visual (penglihatan), auditori (pendengaran), dan kinestetik (gerak tubuh).

Tugasmu adalah mencari tahu mana di antara ketiga indratersebut yang dominan dalam diri anakmu. Misalnya kalau ternyata anakmu dominan visual maka teknik belajar yang efektif baginya adalah dengan video maupun gambar. Atau kalau anakmu tipe auditori maka teknik belajar yang efektif adalah dengan audio.

2. Experiential learning.

Ada sebuah teori bernama Cone of Learning yang mengatakan bahwa belajar dengan membaca hanya menyerap 10% pembelajaran, tetapi dengan melakukan (atau melewati sebuah pengalaman) mampu menyerap hingga 90%! Dahsyat, bukan?

Itulah kenapa muncul istilah learning by doing. Sejauh ini, di Indonesia baru Merry Riana Learning Centre yang mencetuskan teknik belajar ini dengan nama Experiential Learning Technologies. Sebuah teknik belajar melalui simulasi nyata dan games edukatif yang menyenangkan untuk menyerap 90% hasil.

3. Teknik pomodoro.

Atur waktu selama 25 menit untuk fokus belajar. Sesudah itu, gunakan lima menit berikutnya untuk istirahat otak. Proses seperti ini dapat meningkatkan motivasi dan juga tidak jenuh atau bosan. Lalu atur waktu 25 menit lagi dan ulangi prosesnya.

Itulah tiga teknik belajar yang bisa diterapkan, bahkan sebenarnya bukan hanya untuk anak tapi juga semua usia. Semoga bermanfaat.