×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Bagaimanakah ciri mental yang sehat? Ini penjelasannya

0

Kesehatan

Bagaimanakah ciri mental yang sehat? Ini penjelasannya

Kesehatan mental dipengaruhi oleh peristiwa yang meninggalkan dampak besar pada kepribadian dan perilaku seseorang.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Tadarrosatul Hikmiyah

31 / 12 / 2020 14:15

10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Mental Sedunia. Lantas, tahukah kamu bagaimana kriteria mental yang sehat itu?

Menurut bkbp.bulelengkab.go.id, mental merupakan sebuah cara berpikir atau konsep pemikiran manusia untuk dapat belajar dan merespon suatu hal. Sedangkan definisi kesehatan mental menurut Merriam Webster adalah suatu keadaan emosional dan psikologis yang baik, di mana individu dapat memanfaatkan kognisi dan emosi, berfungsi dalam komunitasnya, dan memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Dilansir dari halodoc.com, kesehatan mental dipengaruhi oleh peristiwa yang meninggalkan dampak yang besar pada kepribadian dan perilaku seseorang. Peristiwa itu bisa positif atau bahkan negatif. Jika peristiwa itu negatif maka hal itu dapat menimbulkan dampak negatif pula seperti stres atau bahkan mengalami mental yang tidak sehat, lebih simpelnya disebut gangguan mental.

Menurut Jahoda, seorang tokoh pioner dalam pengembangan Psikologi Positif, kesehatan mental mencakup hal-hal berikut:

1. Sikap kepribadian yang baik terhadap diri sendiri, kemampuan mengenali diri dengan baik.

Loading...

Sebelum memiliki kepribadian yang baik terhadap orang lain, seseorang yang memiliki kriteria mental yang sehat akan memiliki kepribadian yang baik serta mengenali dirinya sendiri dengan baik. Karena dengan mengenali diri sendiri, kamu akan dengan mudah mencerna apa yang kamu lihat atau dengar dengan sisi positif. Hal ini sejenis sadar atau intropeksi diri sebelum berlaku buruk terhadap orang lain.

2. Pertumbuhan dan perkembangan serta perwujudan diri yang baik.

Pertumbuhan dan perkembangan diri yang baik akan berdampak baik pada kesehatan mental seseorang. Hal ini dikarenakan olahraga dan olahpikir sangat diperlukan oleh seseorang untuk menunjang baik dari cara pikir atau kesehatan tubuhnya. 

3. Keseimbangan mental, kesatuan pandangan, dan ketahanan terhadap tekanan.

Ketahanan terhadap tekanan merupakan suatu cara awal untuk membentengi diri agar terhindar dari gangguan kesehatan mental. Karena ketahanan itu tumbuh dari presepsi seseorang bukan dari terbiasa diberikan bimbingan mental atau yang akrab kamu temui di acara-acara diklat, baik siswa maupun mahasiswa. Acara bimbingan mental ini menurut penulis kurang akurat jika melihat dari cara penerapan yang selama ini dilakukan di Indonesia untuk melatih ketahanan mental. Sebab ketahanan mental dibentuk bukan karena dibentak, tapi diubah mindset dan cara pikir kita sendiri.

4. Otonomi diri yang mencakup unsur-unsur pengatur kelakuan dari dalam atau kelakuan-kelakuan bebas. 

5. Persepsi mengenai realitas, terbebas dari penyimpangan kebutuhan serta memiliki empati dan kepekaan sosial. 

Kepekaan sosial mungkin terlihat remeh dan biasa saja. Namun taukah kamu, jika kepekaan itu sangat berdampak baik bagi fisik atau psikis seseorang. Selain melatih rasa peka atau tanggap terhadap sesuatu, hal ini juga mengajarkan nilai sosial yang sangat tinggi.

6. Kemampuan menguasai dan berintegrasi dengan lingkungan.

Jika kamu mampu menguasai dan dapat berintegrasi dengan lingkungan. Maka kamu dengan mudah akan menjawab tantangan sosial tanpa merasa mengalami tekanan.

Setelah mengetahui kriteria kesehatan mental, kini saatnya kamu mengetahui bagaimana cara untuk mencegah terjadinya gangguan mental seperti berikut.

1. Melakukan aktivitas fisik dan tetap aktif secara fisik.

Melakukan hal yang positif sangat membantu seseorang melupakan rasa trauma terhadap hal-hal yang terjadi sebelumnya, bahkan yang terjadi di masa lampau. Jadi buat kamu yang ingin melupakan masa lalu atau move on, yuk lakukan hal-hal positif lainnya yang lebih bermanfaat supaya kamu bisa melupakan segala masalah yang terjadi.

2. Membantu orang lain dengan tulus.

Percaya atau tidak, membantu orang lain dengan tulus atau ikhlas tanpa berpikir akan dibalas apa oleh orang itu akan bikin pikiran dan mental kamu lebih fresh dan lega. Terlepas dari persoalan pahala, membantu orang juga mampu mencegah gangguan mental lho.

3. Memelihara pikiran yang positif.

Selalu postive thinking juga baik banget buat tubuh dan mental karena sesuatu itu akan baik jika diawali dengan baik. 

4. Memiliki kemampuan untuk mengatasi masalah.

Mengatasi masalah sendiri tentu rasanya akan beda jika dibandingkan dengan meminta solusi orang lain untuk mengatasi masalahmu. Karena itu adalah masalahmu sehingga kamu yang tahu bagimana cara mengatasinya. Kalau masih belum bisa, coba cari cara lain seperti membaca informasi seputar masalah itu atau dengan menelisik lebih dalam akar masalah supaya mudah diselesaikan.

5. Menjaga hubungan baik dengan orang lain.

6. Menjaga kecukupan tidur dan istirahat.

Itulah beberapa penjelasan mengenai kesehatan mental dan cara mengatasi gangguan mental yang bisa kamu coba. Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Source





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

-->
MORE
Wave red