×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
5 Tips beres-beres rumah anti stres yang patut kamu praktikkan

0

Rumah

5 Tips beres-beres rumah anti stres yang patut kamu praktikkan

Foto: unsplash.com

Drama beres-beres yang nggak pernah kelar akan selesai kalau kamu baca tips ini.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Lelana Jagat

06 / 04 / 2020 12:05

Disadari maupun tidak, rumah adalah tempat paling nyaman dan aman. Siapa yang sering kangen rumah kalau lagi bepergian jauh? Pas lagi keluar kota dalam waktu lama, yang terbayang adalah enaknya leyeh-leyeh sambil makan makanan favorit di atas kasur dan menonton film serial.

Nah, ngomong-ngomong soal kenyamanan rumah, pasti nggak lepas dari yang namanya kepusingan soal beberes yang bisa jadi nggak kelar-kelar. Berikut tips beres-beres rumah anti-stres yang bisa kamu, apalagi seorang ibu praktikkan di rumah supaya bisa punya waktu lebih buat nyalon atau sekadar me time sejenak.

1. Atur skala prioritas.

Menjadi ibu memang harus kuat dan bisa segalanya, tapi harus diingat juga bahwa nggak semua hal harus selesai dikerjakan dalam satu waktu sekaligus. Kerjaan bisa saja beres, tapi ibu akhirnya menjadi terlalu lelah dan malah nggak bisa me-maintain kebersihan rumah dengan maksimal.

Mengatur skala prioritas apa aja yang mesti dibersihkan secara harian, mingguan, dan bulanan bisa banget membantu agar rumah rapi tanpa harus membebani ibu terlalu banyak setiap harinya. Semisal nyapu dan ngepel menjadi tugas harian, maka mengepel dan menyapu atau mem-vacuum secara lebih seksama bisa dilakukan per minggu. Mengatur skala prioritas ini membantu agar ibu atau siapa pun nggak kelupaan pada hal-hal yang penting karena adanya distraksi pada hal-hal yang sebenarnya bisa saja ditangguhkan pengerjaannya.

Loading...

2. Make it realistic.

Ibu bukan wonder women. Ibu juga manusia yang bisa saja stres dan sakit kalau kurang waktu buat istirahat. Jangan memaksakan diri harus menyelesaikan 10 hal sekaligus tiap hari, tapi malah nggak ada yang beres secara tuntas dibereskan. Lebih baik kamu batasi lima check-list tapi maksimal.

Kalau agenda mencuci bisa dibuat 3-4 hari sekali, maka nggak perlu mencuci tiap hari. Apalagi jika pakaian-pakaian yang kotor nggak terlampau banyak dan nggak ada keharusan untuk segera dicuci, seperti pakaian yang terkena noda atau baju bayi.

3. Minta bantuan anggota keluarga yang lain.

Beberes rumah bisa jadi sangat-sangat melelahkan jika dilakukan sendirian. Yuk, bagi tugas dengan pasangan dan anak-anak yang sudah cukup besar untuk dimintai tolong. Kesalahan yang kerap terjadi adalah minta tolong dengan jadwal atau jenis pekerjaan yang berbeda tiap kalinya. Hal ini suatu saat akan menimbulkan chaos karena pasangan atau anak harus menunggu disuruh untuk melakukan sesuatu.

Lebih baik beri jadwal yang kontinu pada anak. Yang usianya lebih kecil bisa melakukan pekerjaan ringan seperti melipat baju dan menjemur setiap kali jadwal mencuci tiba. Sedangkan untuk anak yang lebih besar bisa dimintai bantuan untuk menyapu halaman setiap sore dan mencuci piring setelah selesai makan malam. Agar kegiatan teamwork ini menjadi lebih menyenangkan, ibu bisa membuatkan makanan kesukaan keluarga setelah rumah sudah bersih dan rapi sebagai hadiahnya.

4. Jangan terus-terusan melakukan perbandingan.

Hentikan melakukan perbandingan dengan rumah orang lain yang nampak lebih tertata, seperti saat melihat rumah-rumah yang terdekorasi secara cantik di Pinterest atau postingan teman di media sosial, lantas membandingkannya dengan kondisi rumahmu yang jauh dari sempurna. Semua orang punya tingkat kepiawaian bersih-bersih berbeda, disesuaikan dengan kondisi lingkungan tempat tinggalnya tentunya. Rumah yang berada di sisi jalan akan lebih mudah berdebu sehingga harus disapu dan dipel setiap hari. Ibu-ibu yang baru saja melahirkan anak pertama akan fokus mencari formula yang tepat untuk menjadi orang tua baru bagi anaknya.

Kamu bisa mulai dari hal yang paling kecil untuk dibenahi seperti menyortir barang-barang yang sudah tidak terpakai, barang yang masih bagus bahkan bisa didonasikan kepada orang yang membutuhkan. Atau bisa juga dengan membiasakan diri untuk mengembalikan barang-barang yang habis dipakai sehingga mudah ditemukan saat akan digunakan.

5. Sisihkan waktu untuk diri sendiri.

Kalau kamu menjalani berbagai peran sekaligus, sebagai ibu, istri, karyawan, dan lain sebagainya, jangan lupa untuk tetap punya waktu meskipun sebentar untuk diri sendiri, ya! Karena bagaimanapun, kondisi imunitasmu melemah jika berada dalam kondisi stres secara terus-menerus.

Me time ini nggak harus selalu yang mahal dan butuh waktu lama. Masak makanan favorit dan makan nggak sambil pegang handphone bisa jadi salah satunya. Atau sekadar luluran dengan wewangian yang menenangkan, seperti aroma lavender.






Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red