×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
5 Film kucing-kucingan seru dari sudut pandang polisi dan kriminal

0

Film

5 Film kucing-kucingan seru dari sudut pandang polisi dan kriminal

Bisakah si pelaku mengelabui pengejarnya atau justru sebaliknya?

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Hafizh Alfarisi

14 / 08 / 2020 12:35

Kejar-kejaran, khususnya antara polisi dan kriminal, telah menjadi adegan yang umum digunakan oleh banyak film. Aksi tersebut tak ayal menjadi formula pamungkas untuk lebih menarik atensi penonton. Ada banyak sekali film yang mengangkat tema ini, terlebih seputar polisi dan detektif seperti Se7en (1995) dan Memories of Murder (2003) atau seputar polisi dan napi yang bekerja sama menangkap kriminal lain seperti The Silence of the Lambs (1991).

Ketika film-film di atas berfokus pada usaha pengejar mencari petunjuk yang mengarah ke tempat pelaku, beberapa film di bawah ini justru menjadikan polisi dan kriminal yang dikejarnya sebagai tokoh utama. Dari awal kamu bisa melihat gerak-gerik hingga unsur drama yang ditampilkan keduanya. Tak jarang malah keduanya memberi simpati sehingga penonton sulit memihak pada siapa.

1. Catch Me If you Can - 2002 (Steven Spielberg).

Bicara soal kucing-kucingan, Catch Me if You Can dari sutradara Steven Spielberg bakal jadi film yang pertama kali terbersit mengingat film ini identik sekali dengan hal tersebut. Film yang diangkat dari kisah nyata ini memiliki bumbu klasik ‘kejar-kejaran’ antara Frank Abagnale Jr. (Leonardo DiCaprio) dan Carl Hanratty (Tom Hanks).

Loading...

Frank muda yang terampil menggandakan uang lewat cek dan dokumen palsu yang dibuatnya selama menjadi pilot dan profesi gadungan lainnya ini kerap mengelabui Carl yang tak lelah mengejarnya. Entah kenapa Frank mulai menjalin hubungan khusus dengan pengejarnya ini, selain dengan ayahnya yang hancur karena dicurangi istrinya dan status ekonomi yang kacau.

Meski dibawakan secara ringan, film ini cukup terampil menampilkan adegan kucing-kucingan yang menegangkan serta kelamnya latar belakang Frank si penipu ulung.

2. Heat - 1995 (Michael Mann).

Film Heat jadi salah satu film laga paling ikonik lewat adegan pencurian bank berujung tembak-tembakan. Film ini pun berfokus pada kelihaian otak kriminal Neil McCauley (Robert De Niro) dan rekan-rekannya dalam melancarkan pencurian bernilai jutaan dolar. Di sisi lain, Letnan Vincent Hanna (Al Pacino) mencari celah agar dapat menangkap mereka saat beraksi.

Getir kehidupan Neil dan Vincent terlihat jelas di film ini. Obsesi keduanya pada pekerjaan pun punya dampak yang signifikan dalam kehidupan masing-masing. Hal ini juga yang mengantarkan mereka pada adegan ikonik lainnya di mana keduanya duduk santai di sebuah resto, saling menyampaikan pikiran secara intim sebelum esoknya merampungkan aksinya. Hubungan khas antara protagonis dan antagonis ini memang sudah tak asing di tangan sutradara Michael Mann.

3. The Departed - 2006 (Martin Scorsese).

The Departed menawarkan kisah kucing-kucingan yang samar namun ironis dibanding film lainnya dengan tema yang sama. Colin Sullivan (Matt Damon) dikirim masuk oleh bos mafia Frank Costello (Jack Nicholson) ke dalam kepolisian sebagai pengintai. Di lain sisi, Kapten Queenan (Martin Sheen) mengirim kadernya, Billy Costigan (Leonardo DiCaprio), untuk menyusup dan menjadi intel di bawah bayang-bayang Frank.

Selama bertahun-tahun menumpas kejahatan, Colin akhirnya sukses mendapat kedudukan layak di kepolisian selagi membocorkan informasi kepada atasannya, Frank, sedangkan Billy harus menurunkan moralnya yang dibangun sebagai polisi demi bisa sampai menjadi tangan kanan si bos mafia tersebut. Aksi kucing-kucingan antara para pembocor informasi sekaligus pengkhianat ini begitu terasa menegangkan di setiap scene-nya.

4. Inside Man - 2006 (Spike Lee).

Film ini dibuka dengan pengakuan 5W+1H Dalton Russell (Clive Owen) setelah aksi utamanya dalam perampokan dan penyandaraannya di sebuah bank besar di Wall Street. Adegan dilanjutkan dengan perjalanan Dalton dan krunya mengitari New York sambil diiringi lagu Bollywood Chaiyya Chaiyya ciptaan A.R. Rahman, dan setelahnya mereka memulai perampokan tersebut.  

Tarik ulur antara Dalton dengan Detektif Keith Frazier (Denzel Washington) sebagai orang yang menangani kasus ini terasa begitu menegangkan, terlebih saat mereka sadar bahwa sang detektif turut andil dalam pertaruhan nyawa para sandera. Pertanyaan akan “siapa penjahat sebenarnya?” mulai terlihat kabur setelah Dalton menjelaskan apa yang ingin dicurinya.

5. Hell or High Water - 2016 (David Mackenzie).

Toby Howard (Chris Pine) bersama saudaranya, Tanner Howard (Ben Foster), yang baru keluar dari penjara merampok beberapa cabang Texas Midlands Bank untuk melunasi utang peternakannya yang disita bank tersebut. Kepandaian Toby menutup jejak dicelakai saudaranya sendiri sehingga dapat terendus oleh polisi Marcus Hamilton (Jeff Bridges) dan rekan keturunan Indiannya Alberto Parker (Gil Birmingham). Hubungan kakak-adik Toby dan Tanner beserta permasalahan ekonomi yang mereka hadapi begitu kental di film ini, begitu juga pertemanan rumit antara Marcus dan Alberto.

Itu dia lima film yang menceritakan kisah dari sudut pandang pengejar dan pelaku utama. Kalau kamu punya film dengan tema yang sama, beri tahu di kolom komentar di bawah ini ya.





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

-->
MORE
Wave red