×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
5 Cara untuk menghilangkan sifat malas dalam diri

0

Kepribadian

5 Cara untuk menghilangkan sifat malas dalam diri

Kemalasan adalah sifat negatif yang tidak seharusnya ada. Sebelum berdampak buruk bagi kehidupanmu, simak cara untuk menghilangkannya ini.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Danu Putra A

30 / 04 / 2019 12:18

Setiap orang tentu tidak pernah lepas dari kemalasan, terkadang hiruk pikuk aktivitas yang padat membuat kita jenuh dan ingin sejenak bersantai untuk sesuatu yang kurang produktif atau pada kondisi tertentu tubuh kita susah diajak kompromi, maunya hanya mengerjakan aktivitas pasif yang tidak ada nilai manfaatnya.

Terkadang terasa sangat susah bahkan hanya sekadar beranjak dari kasur, juga terkadang berat untuk diajak ketempat tempat penuh manfaat lainnya seperti meghadiri aktivitas sosial dan kegiatan bermanfaat lainya. Inilah gejala gejala sifat malas yang harus kita lawan.

Berikut penulis sajikan langkah langkah ampuh untuk membebaskan diri dari kemalasan sehingga setiap waktu dalam kehidupan kita terisi dengan aktivitas yang indah untuk dikenang di masa masa berikutnya.

1. Tidak menunda aktivitas.

Semangat Beraktivitas

Loading...

Semangat Beraktivitas (Sumber: oknews.co.id)

Sering kali kamu dihadapkan pada sebuah aktivitas atau tanggung jawab namun terbesit untuk mengerjakannya di lain waktu, padahal aktivitas tersebut dapat dilakukan pada saat itu. Hal ini akan menjadi hutang pekerjaan di waktu berikutnya. Semakin banyak aktivitas yang ditunda maka akan semakin menumpuk pekerjaan di waktu yang akan datang yang justru akan membuat kita stress dan tidak mampu menyelesaikannya sehingga kita dihadapkan pada kondisi yang melalaikan.

Mari lakukan aktivitas yang bisa dikerjakan saat ini. Secara psikologis, beban tanggung jawab yang selesai lebih awal membuat kita lebih tenang dan waktu luang di masa berikutnya dapat kamu gunakan untuk membantu orang lain atau mempelajari hal baru lainnya, sehingga meningkatkan nilai diri kamu.

 

2. Dilakukan bersama-sama.

Tolong Menolong

Tolong Menolong (Sumber: static1.squarespace.com)

Sebagai makhluk sosial kita diciptakan untuk berkoloni dan bekerja sama. Akan ada banyak hal yang dapat dilakukan bersama keluarga atau sahabatmu. Kemalasan dapat dilawan dengan melakukan aktivitas secara bersama-sama, sebab ketika kamu mulai merasa malas tentu akan ada salah satu dari mereka yang mengingatkan. Bahkan ketika menemui kesusahan dalam mengerjakan sesuatu, kamu akan mudah menerima saran dan solusi sehingga memudahkanmu menyelesaikan tanggung jawab tersebut.

Dalam ilmu manajemen, bekerja bersama dalam kelompok akan memberikan hasil yang memuaskan sebab pekerjaan akan lebih cepat dan efektif. Secara psikologis beban tanggung jawabnya juga akan terbagi dan tuntutannya tidak saja tertuju pada kamu, namun semua ikut terlibat. Dari sini kita belajar kebersamaan, seperti bunyi pepatah lama, Ringan sama dijinjing berat sama dipikul.

Pada akhirnya semua tanggung jawab akan selesai, cepat atau lambatnya tergantung kamu. Milikilah jiwa militansi dalam tugas, daripada diselesaikan esok dan belum tentu selesai, lebih baik diselesaikan saat ini dan orang-orang pun akan lebih mengapresiasi usaha kamu.

 

3. Dikerjakan dengan bahagia.

Dikerjakan dengan Bahagia

Tolong Menolong (Sumber: Islami.co)

Akan lebih indah jika setiap tanggung jawab yang dibebankan kepada kamu dilakukan dengan penuh kegembiraan. Rasa bahagia akan menumbuhkan semangat menyelesaikan tanggung jawab melebihi batas tanggung jawab tersebut. Otak bawah sadar akan bekerja dengan baik, selanjutnya ia akan menstimulus organ organ tubuh lainnya agar bekerja secara maksimal. Dampaknya ialah kamu akan menyelasaikan tanggung jawab tersebut dengan sangat baik sebab semua organ tubuh mendukung penuh aktivitasmu.

Pada study keilmuan NLP (Neuro Linguistic Programming), setiap benda atau lingkungan dapat dipengaruhi oleh otak bawah sadar. Ketika kamu berpikir kebahagiaan dalam melakukan sesuatu, maka semua akan mengikuti dan mendukung sesuai dengan yang dipikirkan. Kamu adalah apa yang kamu pikirkan, kebahagiaan dalam setiap kondisi tentu harus diusahakan untuk diwujudkan.

Dengan usaha kamu melakukan tanggung jawab tersebut dalam kondisi bahagia maka lingkungan pun akan mendukung dan secara otomatis kemalasan akan hilang. Kamu pun akan menjadi orang yang penuh optimis dan bersemangat dalam melakukan segala hal.

 

4. Berprasangka positif.

Berprasangka Positif

Berpikir Positif (Sumber: icmi-diy.or.id)

Ketika kamu merasa malas maka cobalah untuk merenung bahwa banyak orang yang sedang menunggu kehadiranmu, menanti gagasan hebatmu, dan banyak hal yang dapat dilakukan dengan melawan kemalasan. Prasangka positif terhadap diri kita seperti ini akan membuka kesadaran bahwa waktu sangat berharga dan tidak dapat kembali. Waktu kamu saat ini akan menjadi kenangan dan esok adalah sebuah misteri.

Prasangka positif adalah bentuk penghargaan terhadap diri. Kemalasan bisa saja akibat dari kurangnya kamu menghargai diri kamu sendiri sehingga berimbas pada perilaku tidak menghargai waktu yang menimbulkan kemalasan. Maka menghilangkannya ialah dengan berpikir postif, dengan demikian secara bertahap kemalasan akan hilang dari kamu.

 

5. Bertanya pada diri sendiri.

Bertanya Pada Diri Sendiri

Bertanya Pada Diri Sendiri (Sumber: rahmanucup.com)

Suatu hal yang manusiawi jika tiba tiba kita merasakan tidak bersemangat dalam melakukan sesuatu hal, merasa jenuh atau bosan akhirnya tidak mengerjakan sesuatu yang produktif ini merupakan gejala kemalasan. Namun tidak perlu khawatir hal ini dapat dicegah asalkan kamu mau, yaitu cobalah untuk mengutarakan kalimat kalimat yang memicu diri kamu seperti; Apa yang saya lakukan saat ini?, Mengapa saya seperti ini? atau Apakah yang saya lakukan benar?

Bertanya pada diri sendiri akan menjadi pengingat bahwa ketika dalam kondisi malas kita dalam kesalahan dan harus segera mengambil tindakan. Tindakan dapat berupa segera bergegas melakukan hal hal produktif, dimulai dengan melakukan hal-hal yang sederhana seperti bergegas mandi agar tubuh kembali segar, meminum segelas air putih, atau sekadar mencuci muka. Hal-hal sederhana ini akan mengembalikan suasana hati yang positif dan selanjutnya kamu dapat beraktivitas kembali dengan penuh semangat.

 

Demikian 5 cara untuk menjauhkan diri dari kemalasan. Kemalasan adalah sifat negatif yang harus diusahkan untuk dihindari, jika tidak ia akan menjadi kebiasaan buruk yang susah dihilangkan. Selamat menjalankan waktu produktif kamu.

Source





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red