×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
4 Jalur seleksi ini bisa kamu tempuh untuk kuliah di kampus negeri

0

News

4 Jalur seleksi ini bisa kamu tempuh untuk kuliah di kampus negeri

Jangan patah semangat untuk kuliah di PTN (Perguruan Tinggi Negeri) idamanmu.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Taoto SP

28 / 02 / 2019 11:55

Penerimaan mahasiswa baru selalu diadakan setiap tahun oleh pihak kampus. Dalam perkembangannya, masing-masing kampus membuka berbagai jalur seleksi bagi calon mahasiswanya dengan harapan memberikan kesempatan bagi siapa saja yang ingin menggali ilmu di kampus tersebut dan menemukan calon mahasiswa yang berkualitas untuk berkuliah di sana.

Beberapa jalur seleksi masuk ini sebaiknya diketahui dan dimengerti oleh para siswa yang ingin berkuliah, agar dapat mempersiapkan diri dengan segala kemungkinan seandainya tidak lolos di jalur seleksi pertama. Jangan sampai kita terlalu berharap dengan satu jalur seleksi dan ketika gagal, kita belum punya persiapan untuk mengikuti jalur seleksi yang lain.

Secara umum terdapat 4 jalur seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang dapat menjadi pilihan para siswa untuk diterima di kampus idaman mereka, dan berikut informasinya.

1. Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

SNMPTN

Loading...

Jalur seleksi pertama yang dapat diikuti oleh para siswa ialah SNMPTN. Dengan daya tampung minimal 20% untuk setiap PTN, seleksi ini hanya boleh diikuti siswa yang akan lulus tahun 2019. Diselenggarakan oleh Kementerian RISTEKDIKTI bekerjasama dengan LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi), jalur ini fokus kepada penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan rapor dan portofolio akademik.

Pendaftaran jalur undangan ini sudah dimulai tanggal 4 Februari sampai 14 Februari 2019, dan hasil seleksinya akan diumumkan tanggal 23 Maret 2019 di http://www.snmptn.ac.id. LTMPT melakukan pemeringkatan prestasi akademik terhadap siswa, dengan ketentuan siswa termasuk 40% terbaik di sekolah yang terakreditasi A; siswa termasuk 25% terbaik di sekolah yang terakreditasi B; atau siswa termasuk 5% terbaik di sekolah yang terakreditasi C atau lainnya.

Peserta hanya boleh memilih maksimal 2 jurusan dari universitas yang sama atau berbeda, tetapi jangan kuatir karena biaya penyelenggaraan SNMPTN sepenuhnya ditanggung pemerintah. Perlu diperhatikan, peserta yang diterima melalui jalur SNMPTN 2019 tidak diperbolehkan mendaftar SBMPTN 2019.

Peserta yang lolos dan diterima melalui jalur ini hanya dikenakan biaya UKT (Uang Kuliah Tunggal) dengan besaran yang berbeda, tergantung dari kebijakan kampus dan kemampuan finansial keluarga peserta. Silakan hubungi pihak kampus atau cek website mereka untuk informasi lebih lengkap mengenai UKT mahasiswa 2019 dan besaran tiap levelnya.

 

2. Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

SBMPTN

SBMPTN merupakan jalur yang dapat dipilih apabila gagal di SNMPTN 2019. Dengan menggunakan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) saja atau hasil UTBK dan kriteria lain yang ditetapkan bersama oleh PTN, jalur seleksi yang juga dipegang oleh LTMPT ini menjadi favorit sebagian besar calon peserta. Daya tampungnya juga cukup besar, minimal 40% untuk setiap PTN. Apalagi peserta yang lolos dan diterima melalui jalur SBMPTN tidak perlu membayar uang pangkal, hanya dikenakan biaya UKT, sama seperti peserta yang lolos jalur SNMPTN. 

Pendaftaran SBMPTN dibuka tanggal 10 sampai 24 Juni 2019, dan pengumuman hasil dapat dilihat di laman https://www.sbmptn.ac.id pada 9 Juli 2019 (pukul 15.00 WIB). Namun persaingan jalur seleksi ini sangat ketat, pasalnya UTBK dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2017, 2018, dan 2019 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat, serta lulusan Paket C tahun 2017, 2018, dan 2019. Peserta juga berhak memilih maksimal dua program studi dalam satu PTN atau dua PTN. Urutan dalam pemilihan program studi menyatakan prioritas pilihan.

Aturan SBMPTN 2019 cukup berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini, peserta terlebih dahulu mengikuti UTBK, kemudian hasilnya digunakan untuk mendaftar SBMPTN. Bagi peserta yang memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah Portofolio yang dapat dicek di laman http://download.sbmptn.ac.id. Selain itu, peserta juga diperbolehkan untuk mengikuti 2 kali tes dengan jenis soal yang sama, namun pertanyaannya berbeda dan peserta dapat menggunakan nilai tertinggi tesnya untuk mendaftar di jurusan yang diinginkan. Peserta wajib membayar uang pendaftaran UTBK sebanyak Rp200.000 pada setiap tes.

Aturan lain yang perlu diperhatikan yaitu seluruh jawaban peserta SBMPTN 2019 akan diproses dengan memberi skor 1 pada setiap jawaban yang benar, dan skor 0 untuk setiap jawaban yang salah/tidak dijawab/kosong. Terdapat juga tingkat kesulitan soal-soal yang dikategorikan mudah, sedang, maupun sulit. Sehingga setiap peserta yang dapat menjawab jumlah soal yang sama dengan benar, kemungkinan akan memperoleh nilai yang berbeda tergantung pada soal mana saja yang mereka jawab dengan benar.

 

3. Jalur Seleksi Mandiri.

Jalur mandiri

Jalur seleksi yang juga bisa jadi pilihan ialah jalur mandiri. Daya tampung untuk jalur ini maksimal 30% tiap kampus, dan biaya pendaftaran serta pelaksanaannya disesuaikan dengan kebijakan masing-masing kampus. Ada kampus yang melakukan seleksi tanpa tes, hanya menggunakan hasil SBMPTN 2019. Kampus lainnya memilih mengadakan seleksi tertulis serentak di beberapa kota besar, dan tidak sedikit pula kampus yang melakukan seleksi tertulis di tempat asal kampus tersebut.

Perlu diperhatikan bahwa sebagian besar kampus memberlakukan UKT level tertinggi bagi peserta yang lolos dari jalur mandiri ini. Bahkan, berdasarkan Permenristekdikti 39/2017 Pasal 8, pihak kampus juga diperbolehkan memungut uang pangkal/gedung dengan tetap memperhatikan kemampuan ekonomi mahasiswa, orang tua mahasiswa, atau pihak lain yang membiayainya. Ada baiknya kamu mengubungi pihak kampus untuk informasi lengkap jalur mandiri yang mereka adakan tahun ini.

 

4. Ujuan Masuk Bersama Perguruan Tinggi (UMB-PT).

UMB-PT

Banyak yang belum tahu dengan jalur seleksi ini. UMB-PT sebenarnya termasuk jalur mandiri, hanya saja pilihan universitasnya sedikit dan ujian tulisnya diadakan serentak di beberapa lokasi di Indonesia. Pertama kali diadakan tahun 2008 dengan nama UMB-PTN, terdapat 5 PTN yang tergabung dalam Perhimpunan SPMB Nusantara (PSPMBN) sebagai penyelenggara seleksi ini, yaitu Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Hasanuddin. Namun setiap tahunnya, jumlah PTN yang bergabung mengalami pasang surut. Tahun 2009 misalnya, jumlah kampus yang bergabung bertambah 3 PTN dan 27 PTS. Tetapi tahun 2010, Universitas Indonesia tidak lagi membuka jalur seleksi ini.

Sementara tahun 2013, International Development Program sebagai syarat untuk kuliah di Amerika dan Australia membuka tes UMB-PT. Informasi terakhir mengenai UMB-PT adalah telah diadakan tahun 2016 dengan 13 PTN yang tergabung dan pendaftaran online hingga pengumuman hasil antara tanggal 16 Mei - 31 Juli 2016.

Dengan peserta universitas yang terkadang berubah tiap tahunnya, dan pengumuman resmi yang belum tersedia di laman http://www.spmb.or.id, maka kamu jangan terlalu berharap di jalur seleksi ini. Semoga di tahun 2019 UMB-PT dapat dilaksanakan kembali.

 

Semangat berjuang bagi kamu yang ingin melanjutkan kuliah di kampus idamanmu. Selalu berikan usaha maksimalmu di setiap kesempatan dan jangan patah semangat apabila gagal seleksi.





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red