×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
10 Perubahan kebiasaan setelah menikah, kamu juga mengalami?

0

Life

10 Perubahan kebiasaan setelah menikah, kamu juga mengalami?

Terkadang perilaku pasangan saat pacaran dan menikah akan mengalami perubahan.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Muthi Syahidah A

25 / 03 / 2019 11:42

 

Pernikahan adalah satu hal sangat sakral dalam sebuah ikatan suci yang menyatukan antara dua insan yang saling mencintai. Seiring berjalannya waktu, gaya hidup sebelum menikah biasanya jauh lebih berbeda dibanding ketika kamu sudah menikah. Perubahan gaya hidup sering dialami oleh beberapa pasangan. Dirangkum dari berbagai sumber, iniah 10 fakta perubahan gaya hidup yang harus kamu ketahui setelah menikah.

1. Kebiasaan tidur.

Jika sebelumnya kebiasaan waktu tidurmu durasinya lebih lama ketika masih sendiri, hal tersebut sangat berbeda dibanding setelah menikah. Jika sebelumnya kamu tidur dengan gaya sembrono, suka begadang, dan bangun kesiangan, itu tidak berlaku lagi kalau kamu sudah menikah.

Kamu akan merasa berbeda dan merasa lebih bertanggung jawab dengan waktu yang kamu gunakan bersama psangan. Jika istri harus menunggu sampai suami pulang kerja, suami harus lebih cepat pulang dan sesegera mungkin untuk beristirahat dan bangun lebih cepat untuk ke kantor. Sedangkan di pagi hari sang istri bangun lebih awal untuk membuat sarapan, mengurus suami, anak-anak, dan segala kebutuhan mereka sebelum berangkat. Hal ini memang sudah menjadi kebiasaan yang paling sering terjadi dalam kehidupan suami istri.

Loading...

 

2. Pola pikir berubah.

Semakin seseorang menghadapi berbagai masalah, semakin dewasa ia dalam bersikap. Sama halnya ketika sebelum menikah mungkin kamu pernah sangat labil dalam menghadapi keputusan dalam hidupmu, pikiranmu masih sangat kekanak-kanakan yang kadang masih punya rasa ego tinggi, dan melakukan hal-hal selalu sendiri.

Akan tetapi setelah kamu menikah secara tidak langsung kamu akan mengalami banyak perubahan dalam dirimu yang tentunya akan mengubah pola pikirmu menjadi lebih bijaksana, bertanggung jawab, dan kamu akan menceritakan segala apa yang terjadi di hidupmu bersama dengan pasangan. Misalnya ketika kamu sebagai suami melihat istrimu kelelahan membersihkan rumah, otomatis kamu akan langsung membantunya untuk membersihkan rumah. Hal ini kan membantu mempererat rumah tangga pasangan.

 

3. Masalah keuangan.

Masalah ini sangat krusial dibicarakan oleh banyak orang, termasuk pasangan suami istri. Pasalnya jika sudah sah bersama pasangan, dirimu bukan lagi hanya sendiri dan tidak lagi membiayai dirimu sendiri. Mungkin dulunya kamu memang sering menghabiskan uangmu dengan hang-out bersama teman-teman dan tidak bisa mengatur keuanganmu dengan baik.

Di saat telah menikah, kamu harus berpikir bagaimana caranya agar tetap bekerjasama dalam mengelola masalah keuangan. Dan sangat disarankan untuk terbuka terhadap apapun supaya pasangan dapat saling membantu. Jangan pernah bandingkan gaji yang kamu hasilkan bersama pasanganmu karena itu akan menimbulkan masalah dalam rumah tangga. Sebab tujuan menikah bukan ajang untuk saling iri, tetapi untuk memeroleh kebahagiaan bersama orang tercinta sampai maut memisahkan.

 

4. Peran dan fungsi sebagai suami istri.

Membahagiakan kedua orang tua adalah peran yang wajib dilakukan oleh anak sebagai penghargaan karena telah membesarkan dan merawatnaya. Jika sudah dewasa, segala hal pun dilakukan sebagai wujud rasa cintanya terhadap orang tua. Misalnya memberikan uang untuk membantu merawat dan meringankan beban orang tua.

Sama halnya ketika sang anak telah menikah, bukan berarti sudah tidak cinta dan tidak ingin merawat orang tua kembali, akan tetapi peran dan tanggung jawab akan terbagi dan bertambah di mana nantinya sebagai istri wajib untuk menghormati dan mengurus suaminya, sedangkan suami wajib menyayangi, melindungi, dan menafkahi istrinya. Hal itu tidak menjadi masalah jika keduanya dilakukan dengan saling berbagi peran, kerjasama, dan komunikasi yang baik agar keluarga pun tetap harmonis dalam menjalankan peranan masing-masing.

 

5. Bertelepon lebih singkat.

Kamu pasti pernah merasakan dan mengungkapkan rasa rindu ingin bertemu dan ingin mendengar suara merdu si dia via telepon. Saat sedang kasmaran pasti rasanya tiap hari ingin selalu bertelepon dengan sang kekasih yang akhirnya sampai lupa waktu alias berjam-jam. Dibandingan setelah menikah, sepertinya kamu sudah tidak ingin berlama-lama dalam telepon. Yang terpenting kamu dan pasangan sudah tahu kabar dan saling memberikan perhatian. Alasannya karena memang sudah tiap jam, menit, dan hari-harimu ditemani oleh pasangan. Apalagi zaman sudah canggih, sehingga lebih nyaman dan aman untuk melakukan video call di dunia maya untuk mengetahui keberadaaanya.

 

6. Kurang memedulikan penampilan.

Sewaku masih single, penampilan adalah hal paling nomor satu yang selalu kamu perhatikan. Segala perawatan yang kamu lakukan, mulai dari ujung rambut sampai ujung kepala dan sampai-sampai kamu rela uang tabunganmu habis demi perawatan maksimal agar selalu tampil cantik dan sempurna untuk dirimu dan orang banyak.

Namun itu tidak berlaku lagi setelah menikah. Ketika kamu dan pasangan sudah menjadi satu dan selalu bersama, kamu tidak tampil secantik atau setampan waktu masih single. Bagi kalian, penampilan berlebihan menjadi suatu hal yang tidak perlu dilakukan lagi karena kamu berpikir bahwa kamu dan pasangan sudah menjadi pasangan sejati yang akan bersatu selamanya dan sangat fokus untuk masa depan kalian agar lebih bahagia.

 

7. Beradapsi dengan kebiasaan pasangan.

Setiap orang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Ada baiknya sebelum menikah, kamu harus tahu terlebih dahulu kebiasaan pasangan agar setelah menikah kamu dan pasangan tidak kaget dengan kebiasaan yang dilakukan. Karena biasanya jika salah satu pihak baru mengetahui kebiasaan buruk yang dilakukan, dan tidak berkompromi dengan hal tersebut, bisa-bisa pasanganmu akan meminta berpisah dengan kamu dan kasus ini sudah marak terjadi ditengah masyarakat. Kecuali, kamu pasangan kamu mengerti memberikan kamu kesempatan untuk mengubah kebiasaan kamu.

Hal yang terpenting adalah kamu sebaiknya harus saling beradaptasi dan saling memahami dengan kebiasaan yang dilakukan agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan. Namun, jika rasa cinta lebih besar dari segalanya, lambat laun kamu dan pasangan akan saling mengerti dan memahami kebiasaaan yang dilakukan pasangan.

 

8. Waktu bersama teman lebih sedikit.

Jika kamu dulunya masih sendiri dan dikelilingi teman yang banyak, pasti kamu sering nongkrong bersama atau berdiskusi dimanapun tempat yang kalian tentukan tanpa batasan waktu apapun. Namun setelah menikah, kegiatan yang kamu lakukan bersama teman-temanmu terpaksa ditinggalkan semua. Bukan lantaran kamu tidak menyukainya lagi, akan tetapi kamu sudah punya hal yang menjadi prioritasmu, yaitu waktu bersama pasangan atau keluarga.

Biasanya pasangan yang sudah menikah akan jauh dari hingar-bingar dunia maya dan teman karena kamu dan pasanga berpikir bahwa kamu punya tanggung jawab lebih besar dibanding harus sering menghabiskan waktu dengan teman. Pertemuan bersama teman-teman biasanya bisa dilakukan asal kamu bisa terlebih dahulu berkomunikasi bersama pasanganmu agar kalian tidak ada masalah miskomunikasi.

 

9. Berat badan berubah.

Beberapa pasangan setelah menikah mengalami banyak perubahan, terutama pada berat badan. Hal ini lantaran setelah menikah banyak tugas yang dilakukan, terutama wanita yang sibuk mengurus suami dan anaknya sehingga ia tidak memperhatikan berat badan dan penampilannya lagi. Biasanya berat badan wanita semakin kurus karena sangat sibuk dan belum lagi kalau ia juga bekerja di luar pasti akan merasa sangat kelelahan. Beberapa ibu pun ada yang mengalami kenaikan berat badan karena lupa menjaga berat badan idealnya. Sungguh hal ini sangat berbeda ketika masih gadis dan lajang di mana diet dan olahraga adalah hal penting untuk tampil cantik dan sempurna.

 

10. Kadang lupa romantis dengan pasangan sendiri.

Fakta membuktikan bahwa dari 10 pasangan, hanya 2 pasangan yang cara mencintai pasangannya sama dengan ketika ia masih pacaran. Yang dulunya sebelum pacaran sang suami sangat memperjuangkan cintanya hanya untuk pasangannya sampai rela berkorban apapun demi pasangannya bahagia dan sangat romantis bersama pasangan.

Berbeda halnya ketika setelah menikah, romantis menjadi sebuah legenda yang akan kamu temui. Ia akan berubah yang dulunya apapun sangat diperhatian, setelahnya menikah biasanya pasanganmu akan cuek dan akan terlihat berbeda. Tapi jangan salah ya, bukan berarti dia nggak cinta, pasanganmu tetap sayang dan cinta dengan cara yang berbeda. Rasa sayang dan cinta akan terlihat ketika kamu menikah karena dengan hal tersebut itu akan mendewasakan pola pikir kalian.

Source





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

-->
MORE
Wave red