Bentuk proposal.
foto: freepik.com
Berdasarkan bentuknya proposal dibagi menjadi tiga, berikut penjelasannya:
1. Proposal formal.
Proposal formal biasanya dilengkapi dengan tiga bahan utama, meliputi;
- Pendahuluan berupa sampul, halaman judul, kata pengantar, ikhtisar, daftar isi, dan lembar pengesahan.
- Isi proposal berupa latar belakang, pembatasan masalah, tujuan, ruang lingkup, susunan panitia, waktu, dan biaya.
- Data pelengkap proposal berupa lampiran, tabel, daftar pustaka, dan lainnya.
2. Proposal semiformal.
Proposal semiformal umumnya tidak selengkap proposal formal, namun masih berbentuk baku. Dalam proposal semiformal, biasanya terdapat informasi mengenai masalah, saran, pemecahan, dan permohonan.
3. Proposal nonformal.
Proposal nonformal hampir sama dengan proposal semiformal serta disampaikan dalam bentuk surat atau memorandum. Dalam proposal nonformal ini terdapat beberapa hal seperti masalah, saran, pemecahan, dan permohonan.
Sumber: Sitorus Yuniati, dkk. 2020. Metode dan Teknik Penyusunan Proposal Penelitian. Penerbit Guepedia.
Recommended By Editor
- Traveling ke Jepang jangan lupa pakai BRI Kartu Kredit JCB Platinum, bertabur promo & benefit cashback
- Frasa adalah kombinasi kata, ketahui pengertian dan jenisnya
- Jaga cashflow bulanan kini makin mudah dengan Program Cicilan BRI Kartu Kredit, bunga mulai 0%
- Pengendalian sosial adalah, pahami pengertian, jenis, dan sifatnya
- Ratusan ibu-ibu rayakan HUT RI di Taman Ahmad Yani Medan bareng Mahsuri, yuk intip keseruannya!
- Sosialisasi adalah proses pembelajaran sosial, ini penjelasannya
- Perubahan sosial adalah, ketahui pengertian dan faktor pendukungnya
- Stratifikasi sosial adalah tingkatan di masyarakat, ini penjelasannya


