Brilio.net - Paus Fransiskus sempat membatalkan retret pra Paskah untuk pertama kalinya sejak diangkat menjadi Paus. Pembatalan tersebut dilakukan karena Paus Fransiskus menderita flu. Kabar tersebut menyebar, banyak orang menduga Paus terjangkit virus Corona.

Namun kabar Paus Fransiskus terjangkit virus Corona bukan sebuah kebenaran. Paus menjalani tes dan hasilnya dinyatakan negatif Corona sebagaimana dilaporkan oleh surat kabar Italia, Il Messaggero pada Selasa (3/3).

Dilansir dari merdeka.com,  juru bicara Vatikan, Matteo Burni menyampaikan dia belum bisa berkomentar terkait laporan tersebut.

Pemimpin bagi umat Katolik ini sempat melakukan pengangkatan salah satu paru-parunya beberapa dekade lalu. Pada saat itu, Paus juga membatalkan beberapa pertemuan.

Paus Fransiskus seharusnya menghadiri retret selama seminggu dengan para petinggi senior Vatikan yang dimulai Minggu malam di kediamannya di selatan Roma. Namun beberapa jam sebelum acara berlangsung, Paus Fransiskus memberi pengumuman dadakan, yang mengatakan dia akan mengikutinya dari kediamannya di wisma tamu Vatikan.

Loading...

Paus Fransiskus sendiri dikabarkan telah jatuh sakit pada saat Italia sedang berjuang melawan virus Corona yang mematikan.

Jumlah korban karena corona di Italia melonjak menjadi 52 orang pada Senin, padahal di hari sebelumnya baru 34 korban. Jumlah total kasus yang dikonfirmasi di Italia naik melewati angka 2.000 kasus.