Brilio.net - Typo barangkali merupakan hal yang sangat lumrah saat ini. Sebab, semua media sosial atau aplikasi chat memiliki fitur pesan berbasis teks. Manusia pun jadi lebiht terbiasa untuk mengirim pesan via teks daripada berbagai ngobrol langsung. Dari kebiasaan baru itulah muncul persoalan typographical error atau biasa kita sebut typo.

Persoalan ini mungkin terkesan biasa saja. Apalagi, beberapa typo bisa dengan mudah dipahami. Toh, kebanyakan typo terjadi karena ketidaksengajaan memencet keypad. Bisa jadi juga, typo terjadi bukan karena kesalahan pengguna, tapi malah fitur koreksi otomatis pada gawai. Sayangnya, sebagian typo tak termaafkan, apapun alasannya.

Typo tak termaafkan itu ketika ia sudah mengubah makna kata jadi sepenuhnya lain. Contoh gambarnya, bisa kamu lihat pada beberapa gambar di bawah, dihimpun brilio.net dari berbagai sumber pada Selasa (15/8). Pada gambar tersebut, pesan yang niatnya serius malah konyol karena typo kecil.