Brilio.net - Beberapa ratus orang telah ditangkap terkait kasus kecurangan semasa ujian di Bihar, salah satu bagian negara India. Para orangtua itu memanjat dinding sekolah untuk memberikan jawaban pada anak-anak mereka melalui jendela ruang-ruang kelas yang ada.

Nah, berikut ini brilio.net merangkum lima kehebohan kecurangan ujian di dunia, seperti yang dikutip dari bbc.com, Selasa (24/3):

1. Pemicu Nuklir

Kalangan militer Angkatan Udara Amerika Serikat diterpa tuduhan tidak sedap. Sebanyak 34 perwira Angkatan Udara negara adidaya itu telah tertipu dalam uji kemampuan peluncuran rudal nuklir Amerika Serikat.

Pihak Angkatan Udara Amerika Serikat menyatakan bahwa ada beberapa staf mengirimkan jawaban melalui SMS kepada pihak lain di Malmstrom Air Force Base di Montana.

Perlu diketahui bahwa uji kemampuan tersebut merupakan ujian yang dilaksanakan rutin setiap bulan dan bersifat wajib.

Petugas lain ada yang mengetahui kecurangan ini tapi tidak bisa melakukan tindakan lebih lanjut.

2. Apoteker China

Di Provinsi Shaanxi, 2.440 apoteker diduga melakukan kecurangan dalam ujian lisensi nasional menurut China's State TV. Kasus ini terjadi pada akhir Oktober tahun 2014. Modusnya menggunakan alat semacam earphone.

Menurut laporan South China Morning Post, joki calon apoteker juga turut datang ke lokasi ujian untuk mendapatkan soal ujian. Lantas mereka meninggalkan lokasi ujian lebih awal untuk mendapatkan jawaban.

Nah, calon apoteker yang telah membayar joki dengan harga yang sesuai akan menerima jawaban yang benar melalui earphone tersebut.

3. Atlanta Schools

Kasus ini disebut-sebut sebagai skandal kecurangan ujian terbesar di Amerika Serikat. Lebih dari 170 guru dan kepala sekolah ditemukan melakukan kecurangan selama ujian pada tahun 2009.

Saat itu, penyidik menyatakan bahwa jawaban yang keliru pada kertas ujian telah dihapus dan para siswa mengatakan jawaban yang benar dalam beberapa kasus. Alasan para guru dan kepala sekolah tersebut melakukan kecurangan adalah karena insentif yang diberikan bila nilai ujian bagus berupa bonus keuangan.

Setelah kasus tersebut, pihak berwenang sedang memutuskan nasib 12 tenaga pendidik yang mengaku tidak bersalah.

4. Dartmouth College

Di kampus yang terletak di New Hampshire, Amerika Serikat, ini terdapat jargon bertajuk "Sports, Ethics and Religion". Tapi ternyata terdapat penyimpangan etika di dalamnya. Menurut pemberitaan Boston Globe sudah ada 64 mahasiswa yang melakukan kecurangan selama di kelas pada bulan Januari. Mereka ketahuan mencontek selama ujian.

5. Kuba

Uang di atas segalanya. Tak pelak di negara ini ada kasus delapan orang, lima di antaranya guru, ditangkap pada tahun 2014 karena menjual soal ujian masuk perguruan tinggi. Surat kabar Granma menyatakan bahwa ribuan siswa menengah di Havana terpaksa mengikuti ujian akibat kasus tersebut.

(brl/gib)