Cara mengatasi mimisan pada anak.

11 Penyebab mimisan pada anak © 2021 brilio.net

foto: freepik.com

Sebagai orang tua, sangat normal jika merasa panik ketika melihat anak mengalami mimisan. Namun untuk mengatasi masalah mimisan ini pastikan kamu harus tenang dan fokus terlebih dahulu.

Jangan panik, tenangkan buah hati agar tidak melakukan tindakan yang memperparah mimisan seperti menyeka hidung dengan keras. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi mimisan pada anak.

1. Posisikan duduk tegak ke arah depan.

Sebaiknya ketika anak atau bayi mimisan jangan biarkan pada posisi berbaring atau menundukkan kepala anak. Sebab kondisi ini akan membuat mimisan yang mereka alami akan semakin parah. Cara lain yang harus dihindari yaitu mengangkat kepala ke atas atau membuat anak menengadah dengan maksud menahan aliran darah agar tidak keluar.

Cara yang benar, yaitu dengan memosisikan anak tetap tegak dan arahkan tubuh sedikit ke depan. Tutup lubang hidung yang mimisan dengan jempol dan telunjuk. Posisi ini bisa menghindari potensi darah masuk ke paru-paru.

2. Menggunakan daun sirih.

Cara mengatasi mimisan pada anak atau bayi selanjutnya yaitu menggunakan daun sirih. Siapkan daun sirih secukupnya, cuci bersih dan gulung sesuai ukuran lubang hidung anak yang mengalami mimisan. Sumpalkan daun sirih pada lubang hidung anak selama 20 menit untuk menghentikan pendarahan.

3. Kompres es batu.

Jika kamu tidak mendapatkan daun sirih sebagai cara untuk mengatasi mimisan, kamu dapat menggunakan alternatif lain yakni es batu. Ambil es batu lalu bungkus dengan kain bersih dan tempelkan tepat di tengah-tengah antara kening dan hidung. Es ini dapat berfungsi mengecilkan pembuluh darah yang melebar atau pecah sehingga mimisan akan terhenti.

4. Seka menggunakan tisu.

Darah mimisan yang keluar dari lubang hidung, bisa bersihkan dengan tisu atau kain yang lembut. Seka hingga bersih, namun hindari memasukkan tisu atau kain ke dalam lubang hidung.

5. Jika mimisan tak kunjung berhenti, segera ke dokter.

Jika darah tak kunjung mereda dan perubahan selama lebih dari 20 menit, maka kamu perlu membawa anak ke klinik atau dokter terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Setelah melakukan diagnosis penyebab mimisan dokter dapat memberikan pengobatan yang sesuai.