Brilio.net - Perempuan memang dikenal sebagai kaum yang gemar membelanjakan uangnya untuk berbagai barang. Adanya promo harga murah atau potongan harga kerap menjadikan perempuan kalap dalam berbelanja.

Kali ini seorang perempuan sekaligus istri asal Rusia mengalami hal yang sama. Perempuan yang tidak disebutkan identitasnya tersebut masuk dalam jajaran perempuan yang menggilai belanja. Hal tersebut diamini oleh sang suami, juga tidak disebutkan identitasnya. Karena kebiasaan berbelanja tersebut, hubungan sang istri dengan suami pun merenggang. Puncak kemarahan dari suami ini terjadi saat sang istri mengganti namanya tanpa izin. Sang istri mengubah nama suaminya dengan nama supermarket.

istri gila belanja © 2017 brilio.net

foto: odditycentral.com

Jika dirunut ke belakang, alasan sang istri mengganti nama suaminya dengan supermarket karena tergiur promo. Sebuah supermarket di Petersburg, Rusia, menawarkan promo kepada pelanggan berupa uang 880 dolar atau sekitar dengan Rp 11 juta per bulan. Syarat utama dalam promo tersebut adalah pelanggan harus bersedia mengubah namanya mirip merek supermarket.

istri gila belanja © 2017 brilio.net

foto: odditycentral.com

Mengetahui aksi sang istri, sang suami pun memberikan peringatan keras pada istrinya. Peringatan yang dilakukan sang suami ini berbeda dengan biasanya. Kamu pasti akan terperangah dengan aksi sang suami.

Dengan bantuan salah satu temannya, ia memesan sebuah mesin molen berisi adonan semen. Adonan tersebut kemudian diarahkan ke mobil sang istri. Ia pun menuangkan adonan semen ke dalam mobil.

istri gila belanja © 2017 brilio.net

foto: odditycentral.com

Tak main-main, ia benar-benar menuangkan adonan semen ke kursi bagian depan. Hal tersebut, suami lakukan lantaran geram dengan sang istri. Aksi ini terekam kamera oleh salah satu temannya. Rekaman ini pun menjadi viral di Rusia.

Berikut ini video yang menunjukkan aksi sang suami menuangkan semen di mobil berwarna merah, sebagaimana dilansir brilio.net dari Odditycentral, Kamis (20/4).


Banyak netizen berpendapat dengan aksi yang dilakukan laki-laki asal Rusia tersebut. Ada yang menilai, tindakan tersebut adalah sebuah prank atau permainan jebakan saja. Bagaimana menurutmu?