×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Seberapa vitalkah organ-organ tubuh kita? Ini penjelasan ilmiahnya

0

Ilmiah

Seberapa vitalkah organ-organ tubuh kita? Ini penjelasan ilmiahnya

Kita banyak tidak tahu seberapa vitalkah organ-organ tubuh kita. Simak hasil penelitian berikut ini.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

SOETRISNO PRAYOGI

06 / 03 / 2019 13:45

Tindakan pengobatan medis yang terakhir adalah tindakan operasi yang sering kali mengorbankan sebagian dari organ tubuh kita untuk dibor, dipotong, atau disayat. Pelubangan organ tubuh berupa batok kepala atau tenggorokan sudah dilakukan oleh medis kedokteran sejak abad 19 hingga di era Milenium. Cara ini masih saja dilakukan dengan alasan mengejar kesembuhan pada satu penyakit, tetapi menimbulkan dampak yang buruk pada organ tubuh yang dioperasi ektomi atau pemotongan baik sebagian atau keseluruhan hal-hal yang dianggap remeh seperti organ Amandel dan usus buntu.

Pemotongan Amandel dan Apendix/Usus buntu juga sudah dilakukan sejak abad 19 dan juga sampai saat ini masih dilakukan. Menurut medis, kedua organ tubuh kita itu tidak vital dan meyakinkan pasien bahwa mereka baik-baik saja tanpa organ tubuh yang dipotong sebagian atau secara keseluruhan tanpa disebutkan dampaknya bagi kesehatan di masa depan.

"Sering kali di pelajaran sekolah banyak yang ditulis bahwa Amandel, atau usus buntu biasa-biasa saja untuk dibuang atau dihilangkan dari Anggota organ tubuh kita tanpa disebutkan konsekukuensinya apa setelah dioperasi Ektomi", terang Heather Smith, Direktur Laboratorium Anatomi, Universitas MidWestern AS.

Padahal faktanya tidak seperti itu. Seperti misalnya usus buntu berhubungan dengan Imunitas dan bakteri bakteri usus yang membantu. Sementara Amandel sebagai indikator untuk patogen yang masuk melalui makanan atau udara berbahaya yang masuk ke tubuh serta berhubungan dengan imunitas.

"Jadi tindakan "Ektomi" pada organ tubuh bukan tanpa dampak atau konsekuensi pada kesehatan manusia", lanjut Heather Smith.

Loading...

Dari jurnal kesehatan yang diterbitkan pada Juli 2018, 1,2 juta anak Denmark yang telah melakukan operasi ektomi (pemotongan Amandel) semuanya mendapatkan serangan sesak napas, alergi, dan asma setelah 10 hingga 30 tahun operasi ektomi yang dilakukan pada mereka di saat berusia 9 tahun.

Sementara itu Sean Byars, seorang peneliti senior dari Melbourne School of population and Global Health menambahkan jika kelenjar Gondok dan Amandel bertindak sebagai pertahanan pertama melawan Patogen yang masuk melalui saluran pernapasan dan makanan dan mengirimkan pesan peringatan ke otak dan terhubung ke kelenjar gondok yang memengaruhi imunitas manusia.

Jadi apa yang selama ini dipercaya dan berusaha diyakinkan secara umum oleh medis bahwa sebagian organ tubuh kita tidak terlalu vital dan tidak ada konsekuensinya jika dihilangkan adalah salah. Dari sini kita musti menghargai dan berhati-hati pada organ tubuh kita yang bisa jadi semua organ kita adalah vital karena mereka saling terhubung satu sama lain dan saling memengaruhi.

Source






Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red