×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Menurut ilmuwan ini, manusia sendirian di alam semesta

0

Ilmiah

Menurut ilmuwan ini, manusia sendirian di alam semesta

Apakah kita sendirian di alam semesta ini? Atau kita yang terlampau tak berdaya untuk mengungkap misteri jagat raya yang maha luas ini?

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Hadi Alkatiri

06 / 05 / 2019 12:46

Sejak memasuki abad 20, saat manusia mengetahui jika Bumi merupakan bagian kecil dari sesuatu yang maha besar, yaitu alam semesta, pertanyaan mengenai apakah masih ada makhluk cerdas lainnya di alam semesta merebak. Mengingat jumlah planet, bahkan galaksi dan planet yang tak terhitung pertanyaan itu pun kian populer.

Namun ilmuwan terkemuka asal Inggris, Profesor Brian Cox dalam suatu episode Human Universe yang tayang di channel BBC mengklaim bahwa manusia adalah satu-satunya makhluk cerdas yang ada di alam semesta. Artinya, kehidupan mahluk luar angkasa atau alien tidak mungkin ada.

Menurut Profesor Cox, manusia adalah makhluk yang unik. Proses biologis yang menyebabkan terbentuknya kehidupan cerdas di Bumi hanya kebetulan semata dan kemungkinan untuk hal itu terulang sangatlah kecil.

Dalam sebuah film dokumenter BBC, Human Universe, Profesor Cox mengatakan kurangnya bukti nyata tentang kehidupan alien di planet lain telah menimbulkan kemacetan evolusi. Bagi Profesor Cox, hanya ada satu peradaban teknologi yang begitu maju di galaksi ini dan itu adalah kita. Dan kita adalah makhluk yang unik.

Terkait asal-usul bentuk kehidupan yang kompleks, Profesor Cox berkata, "Kami masih terus berusaha memahami bagaimana itu bisa terjadi. Benar-benar tidak masuk akal. Kami yakin hal itu hanya terjadi sekali di kehidupan laut Bumi purba."

Loading...

2014 lalu, para ilmuwan mengklaim bahwa cara terbaik menemukan bentuk kehidupan alien adalah dengan meneliti tumbuh-tumbuhan, bukan binatang. Dua ahli astrofisik Princeton University mengatakan ilmuwan seharusnya mengalihkan perhatian pada jejak klorofil di planet-planet di luar galaksi kita (exoplanet). Namun mereka mengatakan hal itu hanya bisa dilakukan di masa yang akan datang dengan menggunakan teleskop NASA yang khusus meneliti exoplanet.

Dilansir dari sciencedaily.com, Timothy Brandt dan David Spiegel mengatakan kita mungkin bisa mendeteksi jejak air, oksigen, dan klorofil di planet asing. Bahkan, NASA memprediksi 100 juta planet di galaksi kita dapat dihuni oleh alien. NASA juga yakin bahwa dalam 20 tahun mendatang mereka akan menemukan kehidupan alien yang kemungkinan besar berada di luar galaksi kita.

Namun tentu saja keberadaan alien sejauh ini masih sebatas teori. Kenyataan manusia adalah makhluk cerdas satu-satunya di alam semesta masih sebatas teori dan satu-satunya hal yang harus kita terima dulu saat ini.

Tapi jika benar manusia adalah makhluk cerdas satu-satunya di alam semesta yang tidak terkira luasnya beserta jumlah planet dan galaksi yang tidak terhitung ini, sungguh Tuhan telah menciptakan sesuatu yang sia-sia.

Source





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red