×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Kegiatan vaksinasi Covid-19 di Indonesia

0

Kesehatan

Kegiatan vaksinasi Covid-19 di Indonesia

Indonesia melakukan program vaksinasi covid-19. Bagaimana program vaksinasi tersebut berjalan?

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

ilmiyanti rahayu putri

15 / 07 / 2021 12:35

Virus Corona adalah penyebab penyakit Covid-19 dengan gejala utama berupa gangguan pernapasan. Virus Corona pertama kali muncul di akhir tahun 2019 tempatnya di Kota Wuhan, Cina. Virus Corona menyebar secara cepat ke berbagai negara seperti Jepang, Korea Selatan, India, dan termasuk Indonesia. Hingga kini pandemi virus Corona belum juga berakhir.

Di Indonesia sendiri sudah banyak sekali orang yang terkena Covid-19, bahkan banyak pula yang meninggal dunia. Penggunaan protokol kesehatan pun masih kurang efektif untuk mencegah penyebaran Covid-19 karena masih ada saja masyarakat yang melanggar aturan. Untuk mengurangi kasus positif Covid-19 yang terus bertambah, pemerintah Indonesia memberlakukan pemberian vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat. Pemerintah berharap dengan pemberian vaksin ini merupakan solusi yang tepat untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

Vaksin virus Corona sampai di Indonesia pada Minggu, 6 Desember 2020. Vaksin ini berasal dari Cina dengan jumlah 1,2 juta dosis. BPOM juga sudah melakukan uji klinis untuk aspek keamanan vaksin Covid-19 tersebut. Pada tahap awal, vaksinasi Covid-19 akan digunakan untuk orang yang berada di bagian terdepan dengan risiko tinggi terpapar Covid-19, yaitu tenaga kesehatan dan petugas pelayanan publik.

Saat ini, vaksin Covid-19 tengah disebarluaskan ke seluruh masyarakat Indonesia. Pemerintah pun memastikan semua orang mendapatkannya. Tetapi tidak sedikit masyarakat yang belum setuju akan anjuran pemerintah untuk menjalani vaksinasi Covid-19 karena masih kurang percaya dengan keamanan vaksin itu sendiri.

Cara kerja vaksin Covid-19 adalah dengan membentuk sistem kekebalan tubuh dengan mengenali dan melawan virus yang menyebabkan Covid-19. Meskipun tidak melindungi 100% seseorang dari infeksi virus Corona, pemberian vaksin dapat memperkecil kemungkinan terjadinya gejala yang berat akibat Covid-19. Vaksin Covid-19 diharapkan bisa menjadi solusi untuk menyudahi pandemi yang telah memakan banyak korban jiwa. Partisipasi masyarakat dalam program vaksinasi ini akan membantu pemulihan kondisi negara. Melakukan vaksinasi Covid-19 maka diharapkan bisa melindungi tubuh dengan menciptakan respons antibodi pada tubuh tanpa harus sakit karena Covid-19.

Loading...

Orang yang disarankan untuk menerima vaksin atau menjadi prioritas untuk program vaksinasi Covid-19 antara lain orang dewasa yang berusia di atas 18 tahun, dan kelompok lanjut usia (lansia) yang tidak memiliki penyakit tertentu, misalnya seperti diabetes atau hipertensi. Jadi, dengan melakukan vaksinasi Covid-19, orang yang layak divaksinasi tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga melindungi orang-orang yang di sekitar yang tidak bisa melakukan vaksinasi Covid-19. Orang yang pernah tertular dan sudah sembuh dari Covid-19 selama lebih dari tiga bulan perlu divaksinasi. Karena risiko kesehatan terkait Covid-19 dan fakta bahwa infeksi ulang Covid-19 sangat mungkin terjadi. Vaksinasi harus dilakukan pada seseorang yang pernah terinfeksi Covid-19.

Efek samping yang timbul setelah melakukan vaksinasi dapat beragam, pada umumnya bersifat ringan dan sementara, dan tidak semua orang mengalaminya. Efek samping ringan contohnya seperti demam dan nyeri otot pada lengan bekas suntikan adalah hal yang wajar terjadi. Gejala ini normal dan sebagai tanda bahwa tubuh sedang membangun sistem kekebalan terhadap virus penyebab Covid-19. Dengan melakukan pengembangan dan pengujian vaksin, efek samping yang berat dapat terlebih dahulu terdeteksi sehingga dapat dievaluasi lebih lanjut. Manfaat vaksinasi lebih besar dibandingkan dengan risiko sakit karena terinfeksi virus bila tidak divaksin.

Kekebalan tubuh yang didapatkan dari kekebalan alami bervariasi pada setiap orang. Sebagian besar bukti awal menunjukkan bahwa kekebalan alami mungkin tidak bertahan terlalu lama. Namun, hal tersebut masih dipelajari lebih lanjut. Sementara itu, prioritas kegiatan pemberian vaksin akan diprioritaskan pada mereka yang belum tertular Covid-19 terlebih dahulu. Di bagian akhir proses vaksinasi, tubuh seseorang akan belajar bagaimana cara melindungi diri dari infeksi dikemudian hari. Respons kekebalan dari pembuatan antibodi tersebut itulah yang akan melindungi tubuh dari infeksi virus yang masuk ke tubuh seseorang.

Melakukan vaksinasi Covid-19 dapat membawa banyak manfaat dengan melindungi kita dari penularan virus Corona. Jadi, pastikan untuk selalu mempertahankan daya tahan tubuh, baik menunggu giliran untuk diberikan vaksin maupun setelahnya. Setelah melakukan vaksinasi pun harus tetap menerapkan protokol kesehatan, baik selama menunggu giliran untuk divaksin maupun setelah mendapatkan vaksin. Sebisa mungkin juga menghindari kerumunan dengan banyak orang dan selalu mencuci tangan.

Source





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

-->
MORE
Wave red