×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Hidroponik otomatis, solusi bertani untuk lahan sempit

0

N/A

Hidroponik otomatis, solusi bertani untuk lahan sempit

Sistem hidroponik otomatis menjadi salah satu solusi untuk mengatasi sempitnya lahan pertanian.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Wina Sumiar

04 / 09 / 2019 13:49

 

Indonesia merupakan negara agraris yang sebagian penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Pertanian menjadi hal yang utama dalam pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi saat ini Indonesia dihadapkan dengan berbagai faktor yang cukup mengganggu ketahanan pangan. Di antaranya faktor cuaca, global warming, hama, bahkan sampai lahan pertanian yang digunakan untuk keperluan masyarakat dalam pembuatan bangunan dan sebagainya.

Keterbatasan akses lahan menjadi masalah utama peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Pada tahun 2016, hanya ada 33 persen wilayah Indonesia yang dapat digunakan untuk pertanian. Luas lahan pertanian pun menyusut setiap tahun. Situasi itu berdampak terhadap penurunan produksi pertanian, terutama padi. 

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan luas lahan baku sawah terus menurun. Pada tahun 2018, luas lahan tinggal 7.1 juta hektare, turun dibanding 2017 yang masih 7.75 juta hektare bahkan diprediksikan akan berkurang 1.4 juta hektare di tahun 2019.

Semakin menyempitnya lahan pertanian, terdapat alternatif lain untuk menanggulangi permasalahan tersebut agar masyarakat tetap dapat becocok tanam. Masyarakat dapat bercocok tanam menggunakan metode penanaman hidroponik. Hidroponik merupakan metode bercocok tanam yang tidak menggunakan media tanah, melainkan air. 

Loading...

Dengan metode ini hasil produksi pertanian akan lebih higienis dan praktis. Metode bercocok tanam ini biasa digunakan oleh masyarakat untuk memanfaatkan lahan pertanian yang sempit. Hasil yang didapatkan pun lebih maksimal dan terbukti lebih menguntungkan.

Metode penanaman hidroponik pada umumnya dikontrol secara berkala dari penanaman, perawatan, hingga pemanenan oleh petani. Tetapi saat ini seiring berkembangya teknologi dan komputerisasi, metode penanaman hidroponik dapat dibuat secara otomatis yang dapat mengefisiensikan kerja petani. 

Metode penanaman hidroponik otomatis lebih efektif digunakan karena alat otomatisasi ini dapat melakukan pemberian nutrisi secara otomatis dengan mengatur pH yang dibutuhkan oleh tanaman holtikultura. 

hidroponik otomatis

Pada alat ini pembangunan ulang pengontrolan otomastis tanaman hidroponik dengan menggunakan mikrokontroler Arduino Leonardo yang memperoleh input dari sensor pH, TDS, dan ultrasonik. Data input tersebut akan diproses oleh mikrokontroler Arduino untuk melakukan pencampuran nutrisi AB mix dan pengalirannya ke instalasi hidroponik.

*Wina Sumiar, Ridwan Siskandar






Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red