×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Daftar 40 tutur atau panggilan dalam bahasa Gayo

0

Serius

Daftar 40 tutur atau panggilan dalam bahasa Gayo

Masjid Raya Baiturrahman ikon Aceh / Foto: ZUL MAHDI dari Pixabay

Tutur atau panggilan ini digunakan oleh masyarakat Gayo dalam kehidupan sehari-hari.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Julisa handayani

01 / 04 / 2020 14:24

Tutur dalam bahasa Gayo merupakan panggilan yang biasanya digunakan oleh masyarakat yang bersuku Gayo. Gayo adalah sebuah suku bangsa yang mendiami wilayah Aceh. Suku Gayo secara mayoritas terdapat di Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues. Suku Gayo beragama Islam dan juga menggunakan bahasa yang disebut Bahasa Gayo.

Masyarakat Gayo hidup dalam komuditi kecil yang disebut kampong. Setiap kampong dikepalai oleh seorang gecik. Kumpulan dari beberapa kampong disebut kemukiman yang dipimpin oleh seorang mukim. Sistem pemerintahan tradisional yang dimiliki suku Gayo disebut Sarak Opat yang terdiri dari Reje (Raja), Petue (orang yang dituakan), Imem (Imam), dan cerdik pandai yang mewakili rakyat.

Bahasa Gayo termasuk dalam rumpun Bahasa Melayo-Polinesia seperti yang disebutkan Domenyk Eades dalam bukunya A Grammar of Gayo: A Language of Aceh, Sumatra. Masyarakat Gayo juga memiliki 'tutur' atau panggilan yang mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti berikut:

1. Rekel: Generasi paling tua

2. Entah: Turunan dari rekel

Loading...

3. Muyang: Moyang, dibawah entah

4. Datu: Datu adalah tutur yang digunakan bagi orang dibawah moyang

5. Datu rawan: Ayah dari kakek dan nenek

6. Datu Banan: Ibu dari kakek dan nenek

7. Awan Pedih: (Kakek) Ayah dari Ayah

8. Anan Pedih: (Nenek) Ibu dari Ayah

9. Awan Alik: (Kakek) Ayah dari Ibu

10. Anan Alik: (Nenek) Ibu dari Ibu

11. Uwe: Kakak tertua dari Ibu kandung

12. Ama Kul: Saudara laki-laki sulung dari Ayah

13. Ine Kul: Istri sulung dari saudara laki-laki Ayah

14. Ama: Ayah

15. Ine: Ibu

16. Ibi: Adik atau Kakak kandung Ayah

17. Kil:Suami dari Ibi

18. Abang: Abang

19. Aka: Kakak

20. Eng: Adik

21. Ume: Besan/Bisan

22. Empurah: Mertua (orang tua dari istri)

23. Tuen: Mertua (Ayah dari istri)

24. Inen Tuen: Mertua (Ibu dari Istri)

25. Lakun: Sebutan sesame ipar

26. Inen Duwe: Istri abang dengan istri adiknya abang

27. Kawe: Istri abang dengan saudara perempuan dari suaminya

28.Era: Adik laki-laki dari dari abang dengan istri abang yang bersangkutan

29. Temude: Abang dari Istri

30. Kumpu: Cucu

31. Piut: Cicit

32. Ungel: Anak semata wayang

33. Aman uwin: Anak pertamanya laki-laki (untuk Ayah)

34. Inen uwin: Anak Pertamanya laki-laki (untuk Ibu)

35. Aman Ipak: Anak pertamanya perempuan (Untuk Ayah)

36. Inen Ipak: Anak Pertamanya Perempuan (untuk Ibu)

37. Aman Mayak: Laki-laki yang baru menikah dan belum punya anak

38. Inen Mayak: Perempuan yang baru menikah dan belum punya anak

39. Win: panggilan untuk anak laki-laki

40. Ipak: panggilan untuk anak perempuan

Itulah beberapa 'tutur' atau panggilan yang digunakan oleh masyarakat Gayo dalam kehidupan sehari-hari.

Source





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

-->
MORE
Wave red