×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
8 Penemuan ini justru disesali oleh penemunya sendiri, ini alasannya

0

Duh

8 Penemuan ini justru disesali oleh penemunya sendiri, ini alasannya

Padahal tujuan awal pembuatannya sebenarnya baik.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Istimrora Raka

29 / 03 / 2019 11:27

Sebuah ide yang lahir di pikiran seseorang bisa menjadi penemuan yang hebat. Akan tetapi ketika ide itu sudah eksis di dunia, bukan hanya si pembuat ide yang bisa mengolahnya. Orang lain yang punya kepentingan berbeda pun akan menyesuaikan ide atau penemuan tersebut sesuai dengan keinginannya. Ada yang niatnya baik tetapi ada pula yang berniat buruk, bahkan rasanya lebih banyak yang berniat jelek daripada yang niatnya baik. Oleh sebab itu, banyak penemu jenius yang sebenarnya sudah mengubah dunia dengan penemuannya, tetapi di satu sisi juga menyesal karena penemuan mereka juga memiliki dampak negatif bagi dunia, masyarakat, bahkan bagi dirinya sendiri.

Siapa saja ya 8 penemu yang menyesali temuannya? Berikut daftarnya. Check this out!

1. Albert Einstein dan J. Robert Oppenheimer – Bom Atom.

Oppenheimer's Nuclear Bomb

Dua sosok jenius ini merupakan tokoh di balik terciptanya bom nuklir atau bom atom yang mengubah tatanan sejarah dunia pada tahun 1945. Bom atom diciptakan pertama kali oleh Oppenheimer yang saat itu menjabat sebagai direktur pengembangan bom nuklir di Los Alamos Lab. Meskipun begitu, bom atom tidak akan ada tanpa peran Einstein yang membantu tim pengembangan dengan teori-teorinya.

Loading...

Setelah Perang Dunia II, Oppenheimer menghabiskan masa hidupnya dengan penyesalan karena telah menciptakan senjata mengerikan. Hingga pada akhir hayatnya, Oppenheimer selalu berpesan bahwa perang bukanlah cara terbaik untuk menyelesaikan suatu konflik. Dia juga menyesali tindakan pemerintah Amerika Serikat yang tidak memberikan peringatan terlebih dahulu akan mengerikannya bom nuklir kepada Jepang ataupun dunia.

Einstein juga sama, beberapa tahun setelah Perang Dunia II dia menyesal telah menandatangani perjanjian dengan Franklin D. Roosevelt, presiden AS pada masa PD II. Perjanjian itu membantu penelitian dan pengembangan bom atom karena pada saat itu ia setuju untuk membantu karena percaya bahwa Jerman juga melakukan hal yang sama dengan AS.

 

2. Mikhail Kalashnikov – AK-47.

kalashnikov's AK-47

Penggemar berat game Counter Strike pasti sudah hafal betul dengan senjata satu ini sebab di dalam game, si AK-47 merupakan senjata paling mematikan karena memiliki damage yang besar namun harganya tidak membuat kantong kempes.

Hal ini ternyata sejalan dengan yang di dunia nyata, AK-47 memang benar-benar menjadi senjata murah nan mematikan. Sisi ekonomis inilah yang membuat senjata ini menjadi favorit bagi para teroris dan pemberontak.

Kalashnikov menjadi sosok di balik terciptanya senjata ini. Dia mendesain sendiri setelah melihat peperangan tanpa henti pada masa Perang Dunia II. Ironisnya, Kalashnikov yang tutup usia pada tahun 2014 juga hidup cukup lama untuk menyaksikan penemuannya bertanggung jawab atas kematian banyak orang di dunia. Pada tahun 2010, dia mengirim surat kepada Gereja Kristen Orthodox Rusia yang berbunyi “Selama ini timbul pertanyaan dalam diriku sendiri, apakah aku berhak disalahkan atas kematian banyak orang meski mereka adalah musuhku?

 

3. Alfred Nobel – Dinamit.

Nobel' Dynamite

Di zaman sekarang, nama Nobel berkaitan dengan penghargaan paling prestisius di bidang ilmu pengetahuan, tekonologi, dan perdamaian. Nama penghargaan tersebut memang dibuat untuk menghormati sang penemu dinamit yang menyesal telah menciptakan penemuannya sendiri.

Nobel merupakan seorang industrialis dan insinyur yang dulu memutar otak untuk mencari cara meledakkan sebuah batu besar secara efisien. Akhirnya, pada tahun 1860 Nobel berhasil mencampurkan bahan nitrogliserin dan silika untuk menciptakan pasta yang mudah menguap yang bernama dinamit. Sayangnya, penemuan yang sebenarnya diciptakan untuk keperluan publik justru dimanfaatkan untuk membunuh dan menghancurkan. Nobel pun sangat menyesali penemuannya tersebut.

Menjelang akhir hayatnya, dia berkomitmen untuk menyumbangkan royaltinya yang menjadi hadiah buat orang yang ingin membawa pengaruh positif terhadap dunia, baik itu dalam ilmu pengetahuan maupun perdamaian. Komitmennya inilah yang menjadi inspirasi penghargaan Nobel.

 

4. Ethan Zuckerman – Iklan Otomatis.

Pop Up Ads

Tentunya kalian semua suka berselancar ria di dunia maya dan juga mungkin pernah kesal karena ketika sedang asyik browsing ada iklan yang muncul tiba-tiba dan menutup halaman yang sedang kalian lihat. Tapi, lain kali jangan marah-marah di depan laptop atau komputer sendiri karena yang patut disalahkan atas iklan-iklan itu ialah Ethan Zuckerman, sang penemu sistem iklan otomatis.

Zuckerman saat ini menjadi kepala bagian media kewarganegaraan di Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat. Ia pernah mengirimkan sebuah essay berjudul “The Internet’s Original Sin” kepada surat kabar di Atlantic. Dalam essay itu ia menyatakan bertanggung jawab atas kekesalan orang terhadap iklan otomatis temuannya yang dianggap mengganggu.

Pada saat menemukan sistem iklan otomatis tersebut, Zuckerman sedang bekerja di perusahaan web-hosting bernama Tripod. Dia menjelaskan bahwa perusahaan yang menyediakan jasa laman internet gratis ini telah menghabiskan waktu selama 5 tahun untuk menghasilkan keuntungan. Pada akhirnya, ide Zuckerman yang diterima sampai menjadi iklan berbaris yang sampai sekarang masih menjadi momok bagi para pengguna internet.

 

5. Vincent Connare – Comic Sans.

Connare's Comic Sans

Nama Comic Sans pasti sudah tidak asing lagi bagi kalian yang suka mengetik di Microsoft Office. Ya, Comic Sans adalah salah satu font yang didesain mirip tulisan anak-anak atau tulisan ala buku komik. Font ini didesain oleh Vincent Connare bersama Microsoft.

Pada awalnya, font ini diciptakan untuk menjadi alternatif bagi font yang bergaya kaku seperti Times New Roman. Connare pun membuatnya untuk mengincar segmen anak-anak. Lucunya font ini malah disukai oleh orang dewasa yang tidak sadar kalau font ini terkesan kekanak-kanakan. Connare pun tidak menyangka bahwa temuannya menjadi sepopuler itu. “Kalau kalian sering menggunakannya, berarti kalian tidak tahu banyak tentang tipografi”, ujar Connare kepada Wall Street Jornal.

 

6. John Sylvan – Kopi Kapsul.

Sylvan's Capsule Coffee

Salah satu jenis kopi instan yang digemari oleh para pekerja yang butuh efisiensi waktu kerja adalah kopi kapsul atau mesin pembuat kopi. Selain dikenal karena kepraktisannya, kopi ini juga dianggap enak dan bikin mata menjadi segar kembali setelah lelah bekerja. Kopi kapsul juga tetap digemari meski butuh mesin khusus untuk menyajikannya.

Pada awalnya, kopi kapsul diciptakan sebenarnya untuk mempromosikan mesin kopi espresso dan tassimo. Selain itu, Sylvan juga ingin semua orang di dunia bisa lebih mudah mendapatkan asupan kafein. Sayangnya, kopi kapsul ternyata dibenci oleh penemunya sendiri. “Saya menyesal, ternyata kopi kapsul ini ternyata sama saja seperti kopi biasa torocco, sama-sama bikin nagih”, ujar Sylvan.

 

7. Tim Berners-Lee – Tanda Irisan Ganda.

Berners Lee's Double Slash

Berners-Lee bisa dibilang adalah penemu yang paling berjasa di masa kini. Ini karena tanpa sistem world wide web (www) dan html buatannya, kalian tidak akan bisa internetan seasyik sekarang. Meskipun ia sudah berhasil mengubah wajah dunia internet dengan temuannya, ternyata Berners-Lee punya secuil penyesalan yaitu adanya tanda irisan ganda atau double slash (//) yang terdapat sebelum nama halaman atau situs.

Saat pertama kali menciptakan htmml, tanda irisan ganda awalnya digunakan untuk memisahkan protokol dan nama alamat situs. Seiring berkembangnya zaman, protokol (http) dan tanda irisan ganda pun jadi tidak dibutuhkan lagi dikarenakan browser zaman sekarang sudah otomatis langsung menyertakan http:// sebelum kalian memasukkan nama situs, sedangkan sebelumnya kalian harus menulis susunan huruf yang cukup susah untuk diingat tersebut secara manual. “Kalau dipikir-pikir lagi, sebenarnya tanda irisan ganda ini memang tidak penting. Kalau saja menyadari ini sebelumnya, mungkin tidak akan pernah ada tanda itu sekarang”, ujar Berners-Lee.

 

8. Dong Nguyen – Flappy Bird.

Nguyen's Flappy Bird

Tidak bisa dipungkiri bahwa kesuksesan instan atau yang datang tiba-tiba menjadi impian banyak orang di dunia. Salah satu orang beruntung yang pernah mengalaminya adalah Dong Nguyen, serorang pengembang game independen asal Vietnam. Nyatanya kesuksesan instan yang diraihnya ternyata tidak membuat dirinya bahagia sama sekali.

Pada tahun 2013, dunia gempar oleh hadirnya game Flappy Bird yang diciptakan oleh Nguyen. Game yang disukai karena kesederhanann gameplay-nya yang cuma mengharuskan kita melewati rintangan tanpa mengenainya sama sekali. Meskipun sederhana, namun tingkat kesulitan Flappy Bird cukup besar sehingga membuat para pemainnya tertantang untuk mendapatkan skor setinggi mungkin. Hasilnya, Flappy Bird meledak sampai di-download lebih dari 50 juta kali.

Keuntungan yang diperoleh oleh Nguyen lewat game buatannya ini ditaksir mencapai 45.000 dollar Amerika atau sekitar 630 juta seharinya. Sayangnya, Nguyen hanya bisa menikmati keuntungan materi saja karena secara psikologis dia hancur. Nguyen tidak siap dengan kesuksesan instan yang diraihnya tersebut. Dia mengaku hidupnya berantakan setelah diteror habis-habisan lewat telepon, email, maupun cuitan di sosmed untuk dirinya.  

Source






Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red