×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
8 Cara memelihara tanaman hias dalam ruangan bagi pemula

0

Rumah

8 Cara memelihara tanaman hias dalam ruangan bagi pemula

Foto: Pexels.com/Huy Phan

Bagi pemula, penting melakukan cara ini supaya tanaman hias dalam ruangan tidak cepat mati.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

DwiS

29 / 06 / 2020 10:55

Apakah kamu hobi memelihara tanaman hias dalam ruangan? Adanya tanaman hias mampu memperindah ruangan di rumahmu. Beberapa jenis tanaman hias yang cocok berada dalam ruangan seperti Kuping Gajah, Sirih Gading, Bambu Rezeki, Beringin Karet, Lidah Buaya, Lidah Mertua, Peace Lily, Spider Plant, dan Aglaonema.

Ada juga tanaman hias Monstera dengan pesona daun-daun lebar dan seolah penuh sobekan yang menjadikannya unik. Tapi harus waspada, jangan sampai anak-anak atau hewan peliharaan di rumah tak sengaja mengunyah daun tanaman Monstera yang mengandung racun.

Bagi kamu yang hobi, tentunya sudah tahu, kan, memelihara tanaman hias juga butuh usaha. Jika tak ingin tanamanmu mati, perlu merawatnya dengan rutin dan tepat. Nah, bagaimana dengan kamu yang masih ‘awam’ tapi ingin memelihara tanaman hias dalam ruangan?

Mencari tanaman hias yang kamu inginkan langsung saja ke tokonya. Kamu bisa mengajak teman atau saudara yang sudah biasa memelihara tanaman hias dan minta mereka merekomendasikan penjual yang terpercaya. Atau, bisa melalui foto-foto contoh tanaman hias yang dijual melalui media sosial, di sana kamu bisa menanyakan beberapa hal ke penjual sebelum memesannya. Akan lebih baik kalau langsung saja ke tempatnya supaya bisa melihat kondisi asli dari tanaman hias yang akan kamu bawa pulang.

Ketika kamu mampir ke penjual tanaman hias langsung, pilihlah yang kondisi sehat dan segar. Periksa tanaman dengan teliti. Pilih yang berdaun segar dan tidak berjamur di bagian bawahnya. Tentu saja kamu boleh sedikit ‘cerewet’ menanyakan hal-hal penting berkaitan dengan pemeliharan tanaman tersebut ke si penjual, pastinya mereka lebih tahu cara perawatan. Di sana, bisa sekalian membeli pot untuk tanaman hias yang siap kamu bawa pulang.

Loading...

Selain karena tertarik, membeli tanaman hias juga harus disesuaikan dengan fasilitas dan kondisi ruangan atau lingkungan di rumahmu. Kalau memang cocok, barulah membeli tanaman tersebut supaya tidak cepat mati nantinya.

Siapkan tempat khusus untuk meletakkan tanaman hias di dalam rumah, baik itu dekat jendela kaca, teras, atau dalam ruangan yang tidak begitu terang. Beda jenis beda pula cara perawatan, jad kamu harus tahu cara pemeliharaan yang tepat dari setiap tanaman hias yang akan kamu beli.

Nah, supaya tanaman hias dalam rumahmu tumbuh subur dan sehat, berikut tips yang bisa kamu lakukan supaya tidak bingung dalam pemeliharaannya.

1. Sesuaikan ukuran pot.

Pot sebagai wadah perlu kamu sesuaikan dengan tanaman hias yang kamu pelihara. Saat baru membeli tanaman hias, mungkin kamu masih menggunakan pot ukuran agak kecil. Seiring berjalannya waktu tanaman akan semakin tumbuh, saatnya kamu mengganti pot dengan ukuran yang lebih besar. Hal ini untuk mendukung pertumbuhan tanaman hias jadi lebih baik.

2. Jaga suhu ruangan.

Suhu yang tepat untuk tanaman hias dalam ruangan itu sekitar 22 derajat Celsius hingga 24 derajat Celsius. Lebih dari angka itu, bantu pertumbuhan tanaman dengan memberikan udara segar. Caranya? Letakkan tanaman hiasmu dekat jendela yang terbuka supaya tidak cepat mati dalam suhu yang terlalu panas.

3. Atur kelembapan.

Tanaman hias akan tumbuh subur dalam ruangan dengan kelembapan yang tepat. Tapi, tanaman akan mudah layu dan kering jika dalam ruangan dengan penyejuk udara atau air conditioner (AC) yang kelembapannya menurun. Untuk mengakalinya, kamu bisa mengisikan air dalam wadah dan tempatkan di dekat tanaman hias. Atau, meletakkan tanaman hias berdekatan satu sama lain. Cara lainnya, tempatkan pot tanaman di atas wadah yang berisikan kerikil, pasir dan air untuk menjaga kelembapan.

4. Siram tanaman secukupnya.

Hati-hati jika menyiram tanaman hias dalam ruangan. Terlalu sering menyiraminya akan membuat tanaman cepat mati dan akarnya membusuk. Kamu tidak perlu mengairi kalau tanahnya masih terasa lembap. Sirami jika tanah dalam pot sudah agak kering. Menyiram tanaman saat pagi lebih baik sebelum air menguap terkena sinar matahari di siang hari.

Perkirakan jadwal menyirami tanaman, misalnya tiga hari atau seminggu sekali tergantung jenisnya. Saat menyirami tanaman, pastikan airnya cukup hingga mengalir ke bagian dasar dan keluar melalui lubang drainase. Tentu kamu tidak ingin, kan, melihat akar tanaman hias kesayanganmu jadi tumbuh ke atas akibat kurang mendapat kelembapan?

5. Berikan cukup cahaya.

Tanaman hias dalam ruangan bagaimanapun tetap membutuhkan sinar matahari. Kamu perlu sesekali meletakkan tanaman hias di luar ruangan untuk mendapatkan cahaya matahari. Lakukan rutinitas ini sekali atau dua kali seminggu.

Nah, supaya bentuk tanaman hias dalam pot bentuknya bagus, putarlah sesekali supaya semua sisi terkena sinar matahari yang memang memengaruhi arah pertumbuhannya. Tapi, kamu juga perlu ingat, kebanyakan terpapar cahaya matahari berpengaruh terhadap tampilan daun-daun tanaman hias. Jadi, kamu perlu meletakkan tanaman tersebut agak berjarak dari jendela kaca sehingga tidak terpapar langsung sinar matahari dari luar.

6. Berikan pupuk rutin.

Tanaman hias dalam ruangan juga membutuhkan pupuk untuk tumbuh subur. Gunakan pupuk yang mengandung cukup nitrogen, fosfor, dan kalium yang dibutuhkan tanaman. Kamu bisa memupuk tanaman tersebut dengan rutin misalnya dua minggu sekali.

7. Pangkas bagian yang rusak.

Pangkas bagian tanaman yang rusak, berpenyakit, atau tumbuhnya tidak kamu inginkan. Misalnya, memotong bagian daun yang sudah tua atau terkena hama.

Mengusir penyakit pada tanaman, kamu bisa gunakan neem oil cake atau insektisida yang aman untuk tanaman. Hal ini untuk menjaga agar tanaman hiasmu tetap dalam kondisi sehat. Selain itu, bagian tanaman yang rusak hanya akan mengganggu keindahan tampilannya.

8. Bersihkan tanaman.

Supaya tetap tampil cantik, tanaman hias dalam ruangan perlu kamu bersihkan dengan rutin. Debu yang menempel membuat daun-daunnya tampak kusam. Kamu bisa menyeka daun-daun tanaman hias menggunakan kain lembut.

Keindahan tanaman hias yang tumbuh sehat berdaun bersih memberikan kebahagiaan tersendiri bagi sang pemiliknya. Jadi, usahamu merawat tanaman hias tersebut jadi tidak sia-sia, bukan?

 

Source






Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red