×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
7 Mitos terkait Covid-19 berdasarkan WHO

0

Duh

7 Mitos terkait Covid-19 berdasarkan WHO

Merebaknya virus Covid-19 menjadikan sebagian masyarakat di seluruh dunia panik, tak terkecuali di Indonesia.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

huwaidah nabila

19 / 05 / 2020 11:55

Tingginya jumlah pasien yang positif terjangkit Covid-19 membuat sebagian bahkan hampir seluruh masyarakat di Indonesia panik. Merebaknya wabah Covid-19 ke seluruh wilayah di Indonesia juga dibarengi dengan menyebarnya beragam informasi yang salah terkait virus tersebut.

Berikut ini merupakan 7 mitos terkait Covid-19 berdasarkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

1. Memakan bawang putih dapat mencegah Corona.

Bawang putih memang merupakan makanan yang sehat dan berkhasiat sebagai antibiotik alami dalam tubuh, namun belum ditemukan adanya bukti yang mengatakan bahwa bawang putih dapat melindungi seseorang dari virus ini.

2. Menyemprotkan alkohol atau klorin ke seluruh tubuh dapat membunuh virus Corona jenis baru.

Loading...

Informasi yang satu ini sering dipercayai oleh sebagian besar masyarakat yang panik akan penyebaran Covid-19 sehingga banyak yang menyemprotkan bahan tersebut ke seluruh tubuh mereka. Padahal pada kenyataannya menyemprotkan alkohol atau klorin ke seluruh tubuh tidak akan membunuh virus yang telah memasuki tubuh, melainkan dapat berbahaya bagi pakaian maupun selaput lendir (seperti mata dan mulut).

3. Vaksin pneumonia dapat melindungi kita dari virus Corona jenis baru.

Vaksin memang merupakan bahan antigenik (merangsang respon imun untuk menghasilkan antibodi) yang digunakan untuk menghasilkan kekebalan terhadap suatu penyakit. Namun vaksin ini tidak memberikan perlindungan terhadap Covid-19 karena jenis virus ini yang masih sangat baru dan berbeda sehingga perlu adanya vaksin yang berbeda.

4. Thermal scanner efektif dalam mendeteksi orang yang terinfeksi Covid-19.

Thermal scanner dapat berfungsi secara efektif dalam mendeteksi seseorang yang memiliki demam (suhu tubuh yang tinggi diambang batas normal) yang disebabkan oleh infeksi Covid-19. Namun alat ini tidak dapat mendeteksi seseorang yang terinfeksi tapi belum mengalami demam. Hal ini dikarenakan butuh waktu sekitar 2 hari dan 10 hari sebelum seseorang yang terinfeksi tersebut mengalami demam.

5. Minum methanol, etanol, atau pemutih dapat mencegah atau menyembuhkan Covid-19.

Informasi ini sangatlah berbahaya jika dilakukan. Sebab methanol, etanol, dan pemutih merupakan racun yang jika diminum dapat merusak organ internal kita dan menyebabkan kecacatan hingga kematian.

6. Lalat menularkan Covid-19.

Hingga kini, tidak ada bukti maupun informasi apa pun yang menunjukkan bahwa penularan Covid-19 dapat melalui lalat.

7. Menyemprotkan dan meminum pemutih atau disinfektan lain dapat mencegah Covid-19.

Pemutih atau disinfektan lain merupakan zat yang dapat beracun jika tertelan dan dapat menyebabkan iritasi hingga kerusakan kulit dan mata. Zat tersebut digunakan hanya untuk mendisinfektan permukaan saja dan penggunaannya pun haruslah dengan hati-hati.

Source





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Tags

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red