×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
7 Fakta menarik mengenai Piala AFF (ASEAN Football Federation) 2018

0

Olahraga

7 Fakta menarik mengenai Piala AFF (ASEAN Football Federation) 2018

Piala AFF tahun ini sangat berbeda dari sebelumnya.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Hasni Husaini

05 / 11 / 2018 12:39

Piala AFF 2018 akan segera dimulai. Turnamen sepak bola paling prestisius di Asia Tenggara ini akan berlangsung mulai 8 November hingga 15 Desember 2018.

Pada tahun ini, Piala AFF memasuki edisi yang ke-12 sejak diselenggarakan pada tahun 1996. Dan mungkin, turnamen kali ini adalah yang paling ditunggu-tunggu oleh pencinta sepak bola Asia Tenggara. Pasalnya, Piala AFF tahun ini menyuguhkan sesuatu yang baru dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Nah, berikut fakta-fakta menarik seputar Piala AFF 2018.

1. Format baru.

Format baru

Loading...

foto: liputan6.com

Seperti diketahui, Piala AFF 2018 menggunakan format baru, yaitu home and away. Diikuti oleh 10 negara yang terbagi dalam dua grup berisi 5 tim, masing-masing tim akan memainkan dua laga home dan dua laga away. Perubahan format ini bertujuan untuk menarik lebih banyak penonton yang datang ke stadion. Sementara itu, format untuk babak semifinal dan final masih sama seperti sebelumnya. Tim yang lolos ke semifinal dan final akan bertanding home and away dan menggunakan sistem agregat gol.

 

2. Logo baru.

Logo baru aff

foto: gilabola.com

Selain menggunakan format baru, Piala AFF 2018 juga memperkenalkan logo baru. Ada tiga elemen yang dikombinasikan dalam logo baru ini. Yaitu jantung hati, tiang gawang, dan tangan fans yang terangkat. Elemen-elemen itu melambangkan "kebanggaan, loyalitas, sepak bola, rivalitas, dan passion".

 

3. Topscorer edisi sebelumnya tidak bermain.

Teerasil Dangda

foto: tribunnews.com

Pada Piala AFF 2016, Teerasil Dangda berhasil menjadi topscorer turnamen dengan 6 gol. Tapi pada Piala AFF kali ini, penggawa Sanfrecce Hiroshima itu tidak akan bermain. Itu lantaran pelatih timnas Thailand, Milovan Rajevac, tidak menyertakan namanya dalam skuad tahun ini. Sang pelatih memutuskan untuk tidak memanggil Teerasil dan pemain Thailand lain yang berkarir di luar negeri. Tanpa adanya Teerasil, tentu akan muncul pemain lain yang menjadi topscorer. Mungkinkah pemain timnas Indonesia?

 

4. Pemain terbaik Piala AFF sebelumnya tidak bermain.

Chanatip Songkrasin

foto: bola.net

Chanatip Songkrasin adalah pemain terbaik Piala AFF 2014 dan 2016. Tapi seperti halnya Teerasil, Chanatip juga tidak akan bermain di Piala AFF 2018. Pemain Consadole Sapporo ini juga tidak dipanggil oleh sang pelatih karena alasan yang sama. Dengan ketidakhadiran Chanatip, tentu menarik ditunggu siapa yang akan menjadi pemain terbaik Piala AFF tahun ini. Akankah pemain timnas Indonesia mengikuti jejak Firman Utina di Piala AFF 2010?

 

5. Stadion debutan.

Olympic Stadium Cambodia

foto: en.wikipedia.org

Dalam Piala AFF tahun ini, ada 12 stadion yang akan digunakan sebagai home. Empat stadion di antaranya belum pernah menjadi tuan rumah sejak Piala AFF diselenggarakan. Keempat stadion itu adalah Olympic Stadium, Phnom Penh (Kamboja), New Laos National Stadium (Laos), Mandalarthiri Stadium (Myanmar), dan Panaad Stadium (Filipina).

 

6. Timor Leste menjalani laga kandang rasa tandang.

timor leste

foto: timoroman.com

Meski menggunakan format home and away, timnas Timor Leste adalah satu-satunya tim yang tidak akan bermain di depan publiknya sendiri. Ini terjadi karena Dili Municipal Stadium yang diajukan sebagai home oleh Timor Leste tidak memenuhi persyaratan AFF. Sebagai akibatnya, mereka akan menjalani laga home di Rajamangala Stadium saat melawan Thailand, dan melawan Filipina di Kuala Lumpur Stadium. Laga kandang tapi serasa bermain tandang, ya.

 

7. Hadirnya beberapa pelatih top.

pelatih top

foto: suara.com

Piala AFF 2018 sepertinya akan sangat menarik dari segi taktik permainan tim. Pasalnya, beberapa pelatih yang akan beradu strategi merupakan pelatih top. Sebut saja Milovan Rajevac, pelatih timnas Thailand, yang pernah melatih timnas Ghana pada Piala Dunia 2010. Kemudian ada Sven-Goran Eriksson, pelatih timnas Filipina yang merupakan mantan pelatih timnas Inggris. Ada juga Keisuke Honda, mantan pemain timnas Jepang yang kini menjabat sebagai manajer dan pelatih timnas Kamboja. Sementara timnas Indonesia akan dilatih oleh Bima Sakti Tukiman, mantan pemain top timnas Indonesia.

Piala AFF 2018 akan resmi dimulai pada 8 November. Sedangkan timnas Indonesia akan memulai laga perdana pada 9 November melawan timnas Singapura dalam laga tandang.

Dengan format baru turnamen, tentu membawa semangat yang juga baru. Terlebih dengan timnas Indonesia yang belum pernah menjadi juara. Karena itu, ayo kita dukung timnas Indonesia agar menjadi juara Piala AFF 2018!





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

MORE
Wave red