×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
5 Pertolongan pertama untuk mengatasi keracunan makanan basi

0

Kesehatan

5 Pertolongan pertama untuk mengatasi keracunan makanan basi

Foto: Gbor Adonyi dari Pixabay

Mengonsumsi makanan basi dapat menyebabkan tubuh keracunan. Begini langkah awal mengatasinya.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Dadang Supena

04 / 12 / 2019 16:10

 

Mungkin kamu mengira bahwa memasak makanan secara langsung dalam jumlah yang banyak akan mempermudah sekaligus menghemat pengeluaran dan juga dapat mencukupi jatah makan untuk beberapa hari ke depan. Namun siapa sangka jika terlalu lama menyimpan makanan dapat menyebabkannya menjadi basi dan tidak layak dikonsumsi. Apabila dikonsumsi, makanan basi tersebut dapat menyebabkan terjadinya keracunan.

Apabila kamu atau orang-orang di sekitar kamu sudah terlanjur mengonsumsi makanan basi dan mengalami keracunan makanan, maka kamu perlu melakukan tindakan atau pertolongan pertama untuk memulihkannya. 

Sebelum membahas tentang pertolongan pertama, ada baiknya jika kamu mengetahui gejala dari keracunan makanan basi.

1. Mual dan muntah.

Loading...

Mual dan muntah merupakan gejala paling umum yang terjadi ketika seseorang mengalami keracunan makanan. Jika kondisi ini dibiarkan terus menerus akan menyebabkan cairan di dalam tubuh terkuras sehingga dapat menyebabkan tubuh lemas akibat dehidrasi.

2. Perut kram dan kembung.

Kondisi ini dapat menjdi salah satu pertanda bahwa ada yang tidak beres dengan sistem pencernaanmu. Apabila perut kram dan kembung berbeda dari biasanya (sangat nyeri) hingga menyebabkan selalu ingin buang air besar, maka hal tersebut bisa jadi pertanda adanya bakteri jahat di dalam usus yang mungkin saja berasal dari makanan basi.

3. Diare.

Apabila makanan basi yang dikonsumsi mengandung bakteri E.Coli atau Campylobacter, maka kemungkinan kamu akan mengalami diare, bahkan dengan tinja yang berdarah.

Berikut ini beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk mengatasi keracunan makanan basi.

1. Perbanyak minum air putih, terutama jika mengalami mual dan muntah terus menerus. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi dehidrasi.

2. Kamu juga dapat mengonsumsi obat tablet berupa karbon aktif untuk menyerap racun di dalam saluran pencernaan.

3. Selain karbon aktif, konsumsi susu putih juga dapat meningkatkan racun di dalam saluran pencernaan dan merangsang penderita untuk muntah. Hal ini bertujuan untuk mengeluarkan racun agar tidak beredar di dalam tubuh. Namun minum susu tidak dianjurkan jika penderita mengalami diare.

4. Jika ingin muntah, maka usahakan untuk muntah dengan posisi kepala yang menunduk. Hal ini bertujuan agar cairan muntah tidak masuk kembali ke dalam tubuh.

5. Lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapat penanganan yang lebih tepat.

Source






Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red