×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
4 Rekomendasi spot wisata dan kuliner khas Semarang, autentik

0

Jalan-Jalan

4 Rekomendasi spot wisata dan kuliner khas Semarang, autentik

Tempat wisata dan lokasi kuliner ini bakal membuat kamu selalu ingat keseruan di Semarang.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Oei,Jason Wiharja

27 / 12 / 2021 17:36

Semarang terkenal sebagai Kota Atlas ataupun kota yang terkenal dengan lumpianya. Kota yang menempati posisi sebagai kota terbesar ke-5 di Indonesia ini juga merupakan ibu kota provinsi Jawa Tengah. Ya, bisa disebut bahwa Semarang adalah kota terbesar yang ada di Provinsi Jawa Tengah.

Semarang memang tidak bisa disetarakan dengan Jakarta atau Surabaya dari segi perkantoran, fasilitas, dan juga kebersihannya. Namun Semarang selalu berupaya supaya bisa mengikuti perbedaan itu.

Sebagai seorang yang lahir dan besar di Semarang, penulis sangat bangga dan senang tinggal di kota ini. Nah, untuk kamu yang ingin berwisata atau hanya sekadar jalan-jalan guna menghilangkan penat, penulis sangat menyarankan untuk berkunjung ke kota Semarang. Alasannya tak lain sebab Semarang punya banyak tempat yang sangat seru untuk kamu kunjungi.

1. Gereja Blenduk dan Kota Lama.

Pertama adalah Kota Lama. Jika kamu sudah sangat sering mendengar kawasan Kota Tua yang ada di Jakarta, Semarang juga tidak kalah. Semarang mempunyai Kota Lama yang bisa diadu dengan wilayah Kota Tua yang ada di Jakarta. Biasanya para wisatawan berkunjung ke Kota Lama untuk berfoto-foto atau hanya sekadar berjalan-jalan sambil menikmati pemandangan arsitektur bangunan-bangunan tua yang sangat dijaga keberadaannya.

Loading...

Tidak hanya itu, di Kota Lama juga ada bangunan bersejarah yang dinamakan Gereja Blenduk. Gereja Blenduk dibangun pada tahun 1753. Gedung ini merupakan salah satu gedung yang sangat bersejarah di Semarang, khususnya di kawasan Kota Lama. Hingga saat ini Gereja Blenduk masih digunakan untuk tempat beribadah umat Kristiani. Namun pada hari biasa, saat siang hari para wisatawan berkunjung ke Gereja Blenduk untuk berfoto. Meskipun cuaca siang hari sangatlah panas, para wisatawan tak mempermasalahkannya demi mendapatkan foto yang cantik.

Tidak hanya di waktu siang hari, kawasan sekitaran Gereja Blenduk juga ramai pada saat malam hari. Pada malam hari di sekitaran Gereja Blenduk banyak dihiasi oleh lampu kota yang tetap bernuansa vintage. Pemandangan yang sangat indah tersebut sehingga membuatmu sulit untuk tidak mengabadikannya, baik dengan berfoto sendiri, bersama keluarga, ataupun dengan pasangan.

Kota Lama juga menarik jika dikunjungi bersama adik atau anak. Anak kamu akan senang karena pada saat malam hari banyak pedagang yang menjual balon dengan berhiaskan lampu warna-warni yang berkelap-kelip dengan sangat indah. Kamu pun dapat membelinya tanpa harus mengeluarkan biaya yang mahal. Biasanya balon tersebut dijual dengan harga Rp 40 ribu.

2. Lawang Sewu (Pintu 1000).

Sudah berjalan-jalan dan melihat indahnya bangunan yang ada di Kota Lama, mari berpindah ke sekitaran jalan utama di Kota Semarang. Siapa yang suka berkunjung ke tempat-tempat horor dan mistis? Anak-anak muda zaman sekarang pasti banyak yang suka mengunjungi tempat bernuansa seram, bukan? Semarang juga punya solusinya, yaitu Lawang Sewu.

Lawang Sewu adalah salah satu bangunan bersejarah di kota Semarang. Bangunan ini dibuat pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1918. Pintu yang terdapat di bangunan ini berjumlah 1000 pintu, maka dari itu bangunan ini disebut Lawang Sewu (Seribu Pintu).

Sama dengan wilayah Kota Lama, Pada hari biasa bangunan ini dikunjungi oleh wisatawan untuk berfoto. Di dalam Lawang Sewu terdapat beberapa benda bersejarah dan juga penjelasan mengenai sejarah awal perkeretaapian di Indonesia khususnya di Semarang, yang dapat menambah pengetahuan dan wawasan.

Tidak hanya itu, sebelum terjadi pandemi Corona ini Lawang Sewu juga sering digunakan untuk tempat pembuatan film atau acara di televisi yang bertemakan horor maupun mistis. Terdapat juga ruangan bawah tanah yang dahulu konon digunakan sebagai tempat untuk menyiksa para tahanan perang yang terjadi pada masa penjajahan Indonesia. Sayangnya saat ini ruangan bawah tanah tidak bisa dimasuki oleh para wisatawan. Larangan tersebut diterapkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Namun kamu tetap bisa melihat keunikan-keunikan lainnya di Lawang Sewu ini.

Jika kamu ingin membeli oleh-oleh khas Semarang, di sekitaran Lawang Sewu juga terdapat beberapa penjual pernak-pernik khas. Namun kamu harus pintar-pintar menawar karena penjual di sana tidak mempunyai tarif yang tetap terhadap para pembelinya.

Setelah membahas mengenai tempat-tempat wisata unik yang berada di Semarang, tak lengkap rasanya jika tidak membahas makanan khas kota ini. Semarang adalah kota yang terletak di Provinsi Jawa tengah, maka dari itu biasanya makanan Khas Semarang mempunyai rasa yang cenderung lebih manis daripada makanan khas kota lainnya. Inilah yang menambah citarasa dan membuatmu ingin menambah porsi makananmu secara terus-menerus ketika menyantapnya.

3. Lumpia Semarang.

Siapa yang tidak tahu makanan khas Kota Semarang ini? Lumpia adalah makanan khas Semarang yang berisi campuran rebung dan juga udang. Lumpia merupakan makanan yang berasal dari budaya Tionghoa dan juga Jawa, membuat rasa dari Lumpia lebih cenderung manis. Lumpia merupakan makanan yang tergolong ke dalam jenis snack atau makanan ringan. Namun jika kamu adalah orang yang biasanya makan dengan porsi sedikit, hanya dengan satu buah lumpia pun cukup mengenyangkan perut.

Lumpia Semarang mempunyai dua tipe yaitu lumpia basah dan juga lumpia goreng. Keduanya mempunyai isian yang sama persis. Perbedaannya adalah seperti namanya, lumpia goreng disajikan dengan cara digoreng dan lumpia basah tidak. Namun keduanya mempunyai rasa yang sama-sama enak.

Di Semarang mempunyai beberapa tempat yang bisa dikatakan legendaris. Soal rasa tak perlu ditanya, tentu istimewa. Pertama Lumpia Mataram yang terletak di jalan MT Haryono No 533 A. Harganya dibanderol Rp 14 ribu per buah. Kedua ada Lumpia Gang Lombok, terletak pada jalan Gang Lombok nomor 11. Tempatnya berdekatan dengan Klenteng Tay Kak Sie. Harganya dibanderol Rp Rp 15 ribu. Ketiga adalah Lumpia Delight, terletak di Jalan Gajah Mada 107. Lumpia Delight ini adalah salah satu gerai lumpia terbesar dan terlengkap yang ada di Semarang. Lumpia ini menyediakan banyak variasi isian, mulai dari daging, jamur, dan kepiting semua tersedia lengkap di sini. Untuk harganya dibanderol Rp 8 ribu - Rp 20 ribu.

4. Bandeng presto.

Salah satu oleh-oleh khas Semarang yang selalu dicari para wisatawan sebagai buah tangan adalah bandeng presto. Bandeng presto terbuat dari ikan bandeng yang diolah dengan cara dimasak menggunakan uap panas air dengan tekanan yang sangat tinggi, serta ditambahkan bumbu khusus yang menjadikan makanan ini mempunyai rasa gurih.

Bagi wisatawan yang bertempat tinggal jauh, jangan khawatir karena Bandeng presto ini awet dan tidak mudah rusak. Jika di luar ruangan bandeng presto bisa tahan hingga satu minggu apabila kemasan belum dibuka. Jika kurang lama, kamu juga dapat membelinya dengan varian vacuum yang ketahanannya bida mencapai satu bulan bahkan lebih.

Ada beberapa merek bandeng presto yang sangat favorit di Semarang. Pertama ada merek Bandeng Presto yang merupakan pelopor dari makanan bandeng presto ini. Lokasinya ada di jalan Pandanaran no. 67-69. Harga per kilo Rp 65 ribu hingga Rp 70 ribu. Kedua ada Bandeng Juwana Elrina. Ini adalah favorit keluarga penulis. Jika penulis ingin mengunjungi keluarga atau teman yang ada di luar kota, biasanya akan memberikan bandeng presto Elrina. Menurut keluarga penulis, bandeng di sini mempunyai rasa yang lebih kuat sehingga menjadikan bandeng ini lebih enak. Bandeng juwana Elrina berada di jalan Pandanaran No. 57. Untuk harganya dibanderol Rp 71 ribu - Rp 80 ribu per kilonya.

Itulah beberapa tempat wisata dan juga makanan khas Semarang yang bisa kamu coba kunjungi dan rasakan kenikmatannya. Jangan lupa untuk berkunjung ke Semarang dan rasakan sendiri keseruan berlibur di kota ini.






Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red