×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
10 Fakta unik Gurun Sahara, gurun pasir terbesar di Bumi

0

Global

10 Fakta unik Gurun Sahara, gurun pasir terbesar di Bumi

Walaupun kering, tapi ternyata bisa tumbuh rumput dan juga turun salju.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Istimrora Raka

06 / 05 / 2019 10:35

Apa di antara kalian sudah ada yang pernah ke Gurun Sahara? Gurun ini merupakan gurun panas terluas di dunia yang luasnya mencapai 9,4 juta km persegi. Ternyata banyak yang kita tidak ketahui tentang gurun pasir panas ini. Nah, artikel ini akan membahas apa saja fakta-fakta menarik tentang gurun terkenal di Benua Afrika ini. Simak daftar berikut!

1. Berubah menjadi padang rumput.

Sahara Berumput

Mungkin menjadi hal yang sangat mustahil ketika gurun berubah menjadi kawasan hijau seperti padang rumput, tetpai inilah yang benar-benar terjadi di Gurun Sahara. Ternyata peristiwa langka ini terjadi setiap 41.000 tahun sekali, lho! Perubahan ini disebabkan oleh perubahan poros Bumi saat planet mengorbit matahari. Proses ini memengaruhi jumlah sinar matahari di antara musim. Ketika suhu Bumi berubah, jumlah sinar matahari yang menyinari Gurun Sahara menjadi berkurang sehingga menghasilkan kondisi hujan yang menjadikan lingkungannya lebih basah sehingga tumbuhan hijau tumbuh dan gurun yang luasnya seperempat dari benua Afrika ini menjadi seperti savanna luas. Kalau dihitung dari sekarang, peristiwa ini baru akan terjadi kembali sekitar 15.000 tahun lagi.

 

Loading...

2. Lautan Sahara (Sahara Sea).

Proyek Sahara Sea

The Sahara Sea atau Lautan Sahara merupakan sebuah hipotesis proyek macro-engineering yang bertujuan untuk membanjiri Sahara dengan air dari Samudera Atlantik atau Laut Mediterania. Tujuan dari proyek yang belum terealisasi ini adalah untuk menciptakan sebuah laut pedalaman yang akan mencakup bidang-bidang besar dari gurun Sahara yang terletak di bawah permukaan laut. Proyek ini sudah banyak dikemukakan oleh para ilmuwan dan insinyur yang berbeda mulai awal 1800-an sampai 1900-an, terutama dari kekuatan kolonial Eropa di Afrika. Pada tahun 1977, insinyur kebangsaan Inggris, Donald MacKenzie, mengusulkan pembuatan Lautan Sahara. Ia mengusulkan pembuatan saluran dari Cape Juby di selatan Maroko ke cekungan raksasa yang dikenal sebagai El Djouf. Cekungan ini akan menciptakan sebuah laut pedalaman seluas 155.400 km persegi.

 

3. Dulunya merupakan danau.

Danau Mega-Chad

Bagaimana mungkin sebuah daerah yang kini bersuhu rata-rata 38 derajat celcius ini dulunya merupakan sebuah danau? Namun beberapa ilmuwan dari Royal Holloway University of London dan King’s College London yang melakukan penelitian di daerah tersebut mengungkapkan fakta yang mengejutkan. Fakta tersebut mengungkapkan bahwa asal muasal dari gurun tersebut adalah sebuah danau yang bernama Mega-Chad. Danau air tawar segar ini berada di Afrika bagian tengah di antara Niger, Nigeria, Kamerun, dan Chad. Awalnya memiliki luas sekitar 360.000 km persegi atau 3 kali luas Pulau Jawa, tetapi dalam 1000 tahun terakhir ukurannya terus menyusut. Saat ini ukurannya hanya tersisa 355 km persegi. Meskipun begitu, keberadaan danau yang tersisa ini begitu penting bagi 20 juta penduduk dari 4 negara yang ada di sekitarnya.

 

4. Membentang di 11 negara.

Sahara Map

Luas Gurun Sahara sekitar 9,4 juta km persegi, hampir sama dengan luas negara China sebesar 9,6 juta km persegi. Karena areanya yang begitu luas, Sahara yang ditetapkan UNESCO sebagai gurun terluas di dunia ini wilayahnya mencakupi seperempat dari Benua Afrika. Gurun Sahara dimiliki oleh 11 negara yang berbeda, yaitu Algeria, Chad, Mesir, Libya, Mali, Mauritania, Maroko, Niger, Sudan, Tunisia, hingga Sahara Barat.

 

5. Rumah bagi orang Tuareg.

Orang Tuareg

Meskipun sangat panas dan hanya menerima curah hujan kurang dari 3 mm setiap tahunnya, Gurun Sahara tetap berpenghuni. Adalah orang Tuareg yang menjadikan gurun ini sebagai tempat tinggal mereka selama ribuan tahun. Sebuah sumber menyebutkan jika kata “Tuareg” ini berasal dari bahasa Arab yang artinya “ditelantarkan oleh para dewa”. Sumber lain mengatakan bahwa kata ini berasal nama sebuah kota, Targa, di wilayah Fezzan dari Libya dan seorang Tuareg adalah penghuni dari kota itu. Tidak hanya hawa panas yang menjadi kendala bagi orang Tuareg, tapi juga intimidasi dari negara-negara yang ingin menguasai wilayahnya. Tidak heran jika mereka sering kali memberontak dan menyuarakan kemerdekaan. Sayangnya, hingga kini belum ada solusi yang pasti tentang kehidupan mereka.

 

6. Sahara pernah bersalju.

Sahara Bersalju

Salju setebal 40 cm menyelimuti Kota Ain Sefra di Aljazair dan beberapa bukit-bukit di sekitarnya. Peristiwa ini terjadi tanggal 7 Januari 2018 di pagi hari. Ini adalah kedatangan salju yang ketiga selama kurun waktu 40 tahun terakhir di tempat yang terkenal dengan sebutan “Gerbang Gurun” tersebut. Pada tanggal 18 Februari 1979, salju juga pernah turun di beberapa tempat di Aljazair bagian selatan bahkan sampai terjadi badai salju selama 30 menit yang memberhentikan lalu lintas di Ghardaia. Turunnya salju di gurun panas ini disebabkan oleh kelembapan mutlak yang cukup tinggi saat musim dingin.

 

7. Aerosol biologi Sahara berguna.

Aerosol Biologi Sahara

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2013 lalu menemukan fakta bahwa dampak aerosol terhadap awan dan curah hujan di Sierra Nevada, Amerika Serikat, di mana keadaan itu dipengarui oleh apa yang terjadi di Gurun Sahara. Seorang  peneliti dari Earth System Research Laboratory (ESRL) milik Badan Oseanografi dan Atmosfer Amerika di Boulder menyatakan penelitian itu menunjukkan bagaimana debu dan aerosol biologi dari gurun Sahara terlibat dalam pembentukan es di awan yang memengaruhi jatuhnya air di California. Debu dan mikroorganisme yang terbawa dari Sahara ini membantu proses presipitasi pasokan air penduduk California.

 

8. Kadal Sahara berenang di pasir.

Kadal Sandfish

Kadal Sandfish merupakan salah satu satwa yang banyak ditemukan di Gurun Sahara. Kadal ini menjadikan gurun pasir panas ini bagai lautan luas. Kadal ini mampu membenamkan diri dan meliuk-liukkan tubuhnya. Kemampuan unik reptil yang mempunyai panjang tubuh sekitar 10 cm ini dipengaruhi oleh bentuk tubuhnya. Moncong panjang runcing memudahkannya menggali pasir, kemudian tubuh rampingnya yang berselimut sisik halus dan mengkilap itu efektif untuk memperkecil gaya gesek dengan pasir. Lalu, kaki pendek nan kokoh dengan jari-jari yang pipih itu memanjang serta ekor lancip membuat kadal ini bisa dengan cepat membenamkan diri ke dalam pasir. Tim ilmuwan dari Georgia Institute of Technology di Atlanta, Amerika Serikat, mengatakan bahwa Sandfish hanya perlu waktu setengah detik untuk menyelam dari permukaan ke dalam pasir. Begitu berada di bawah permukaan, si kadal tidak lagi menggunakan kakinya untuk bergerak melainkan bergerak maju dengan meliuk seperti ular untuk mencari makan.

 

9. Disebut-sebut sangat angker.

Badai Pasir

Banyak sekali cerita misteri yang diungkapkan oleh orang-orang yang pernah pergi ke gurun Sahara. Konon katanya bagi mereka yang baru pertama kali ke sana akan mengalami hal aneh yang tidak masuk akal seperti mendengar suara angin yang menyeramkan bak suara raksasa sampai badai gurun dengan panas yang sangat menyengat yang membuat orang berhalusinasi. Selanjutnya mereka akan tertipu dengan munculnya fatamorgana di mana dari jauh terlihat seperti ada oase ataupun lahan yang sangat hijau, namun ketika didekati hanya ada gurun datar yang tandus. Ada pula yang melihat dari kejauhan sebuah danau yang begitu menentramkan jiwa karena kesegaran airnya, tapi begitu didekati ternyata hanyalah hamparan pasir saja.

 

10. Ada 2800 spesies tumbuhan.

Vegetasi Sahara

Tanaman yang mampu tumbuh di gurun ini tidak begitu banyak. Selain kaktus, kurma, dan yucca atau lily gurun, hanya ada sekitar 2800 spesies tumbuhan berpembuluh. Sekitar 700 spesies atau seperempat dari spesies tersebut merupakan tanaman endemik yang berarti hanya bisa hidup di Gurun Sahara saja. Ciri tanaman yang bisa tumbuh di Gurun Sahara ini memiliki fisik yang kurus dan kecil atau tidak berdaun, memiliki kutikula tahan air juga tentunya. Selain itu, tanaman tersebut biasanya juga memiliki banyak duri yang keras untuk mencegah para herbivora. Tanaman ini juga memanfaatkan kelembapan tanah untuk bertahan hidup sehingga rata-rata memiliki sistem akar yang kuat dan bisa merambat jauh di dalam Bumi.

Source





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red