Brilio.net - Selain anjing, kucing dan ikan, kura-kura menjadi salah satu yang kerap dijadikan hewan peliharaan. Biasanya kura-kura baik yang berukuran besar atau kecil dirawat di sebuah akuarium.

Tapi tahukah kamu ternyata ada beberapa spesies kura-kura yang dilindungi? Selain itu enam dari 10 spesies yang ada di bumi terancam dan bahkan sudah punah. Ya, kura-kura menjadi kelompok hewan yang paling terancam punah. Lebih rentan dari burung, mamalia, ikan atau amfibi.

Namun sayangnya fakta ini jarang dihiraukan oleh masyarakat Indonesia maupun dunia. Masih banyak kura-kura yang diburu untuk kemudian diperjual belikan.

fakta miris kura-kura © pixabay.com

foto: pixabay.com


Dikutip brilio.net dari laman antaranews, Kamis (27/9), profesor ekologi Whit Gibbons dari Universitas Georgia mengatakan, ini menjadi tugas bersama untuk memberitahu publik tentang pentingnya peran kura-kura dalam ekologi global.

Salah satu alasan mengapa kura-kura sangat berpengaruh terhadap ekologi adalah sifatnya yang karnivora, herbivora dan omnivora. Keragaman cara makan ini mempengaruhi struktur komunitas biologis lain di habitat mereka. Misalnya, kura-kura laut yang melindungi rumput laut dan karang.

fakta miris kura-kura © pixabay.com

foto: pixabay.com


Kura-kura juga menjadi sumber makanan untuk spesies lain. Ketika kura-kura laut sedang berkumpul membuat sarang di pantai, telur-telur mereka bisa menjadi makanan buat hewan-hewan pemangsa.

Selain perburuan dan perdagangan, polusi plastik juga menjadi ancaman. Kantong plastik yang teksturnya mirip ubur-ubur sering dimakan oleh kura-kura. Akibatnya sampah plastik tersebut bisa menyumbat sistem pencernaan mereka.

Kura-kura merupakan salah satu hewan purba yang masih eksis hingga kini. Mereka telah ada sejak 200 juta tahun lalu. Namun kondisi ini membuat mereka untuk mempertahankan kelangsungan hidup spesiesnya makin tergerus.