Brilio.net - Kabar mengenai kondisi kesehatan aktor senior Tio Pakusadewo menarik perhatian publik setelah rekan sejawatnya, Agus Wibowo, mengunggah foto sang aktor di ranjang rumah sakit melalui akun Instagram terverifikasi pada 15 Mei 2026.

Foto di Ranjang RS Jadi Perhatian Publik

Dalam foto yang beredar, Tio Pakusadewo terlihat mengenakan seragam pasien berwarna biru muda. Unggahan tersebut langsung mendapat respons dari sejumlah rekan artis yang turut mendoakan kesembuhan aktor peraih dua Piala Citra itu.

"Semangat sotong, loe bisa. Semangat, cepat pulih, terus berkarya lagi," tulis Agus Wibowo pada unggahan tersebut, dikutip brilio.net dari Merdeka dan KapanLagi, Selasa (19/5/2026).

Sejumlah nama dari industri hiburan turut menyampaikan harapan di kolom komentar. Lulu Zakaria menulis, "Get well soon Om Tio Pakusadewo," sementara Malvino Fajaro berharap, "Lekas pulih kembali om Tyo." Oline Mendeng juga menyampaikan, "Cepet sembuh Om Tyo," dan Haposan Batubara bertanya, "Bro Tio sakit apa? Semoga lekas pulih kembali."

Ginjal dan Asam Lambung Jadi Penyebab Perawatan

Agus Wibowo kemudian menjelaskan kondisi yang dialami sahabatnya itu kepada awak media.

"Ginjal sama asam lambung," ungkap Agus Wibowo kepada awak media di Jakarta, Senin (18/5/2026) kemarin.

Tio Pakusadewo diketahui mendapat penanganan dari tim dokter ahli untuk menghadapi komplikasi yang menyerang organ dalam tubuhnya. Bintang film Lagu Untuk Seruni dan Identitas ini memerlukan perawatan intensif sejak kondisi fisiknya mengalami penurunan.

Kondisi Kini Stabil, Dukungan Terus Mengalir

Agus Wibowo memastikan kondisi Tio sudah menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa hari terakhir.

"Sudah membaik, kok," ucapnya.

Kehadiran rekan-rekan kerja yang datang menjenguk disebut turut memberikan semangat bagi aktor yang kini berusia 62 tahun tersebut. Pihak keluarga juga terus mendampingi selama proses perawatan berlangsung.

Jejak Karier Panjang Tio Pakusadewo

Tio Pakusadewo lahir dengan nama Kanjeng Raden Tumenggung Irwan Susetyo Pakusadewo di Jakarta, 2 September 1963. Debutnya di dunia seni peran dimulai pada 1987 lewat film Bilur-Bilur Penyesalan yang disutradarai Nasri Cheppy.

Karier Tio semakin berkembang setelah bekerja sama dengan sutradara Garin Nugroho dalam film Cinta Dalam Sepotong Roti (1990). Setahun berikutnya, ia meraih Piala Citra pertamanya untuk kategori Pemeran Utama Pria Terbaik melalui film Lagu Untuk Seruni.

Tio menjadi salah satu aktor yang turut berkontribusi dalam kebangkitan perfilman Indonesia melalui Kuldesak (1998), yang dianggap menandai kembalinya gairah industri film nasional setelah masa stagnasi hampir satu dekade. Piala Citra keduanya diraih melalui film Identitas, dan sejak itu namanya terus hadir dalam sejumlah film besar seperti Quickie Express, Habibie & Ainun, The Raid 2 Berandal, Mencuri Raden Saleh, dan Suzzanna Malam Jumat Kliwon.