Melonjaknya kasus positif Covid-19 membuat pemerintah mengambil kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. Pembatasan kegiatan ini masih berlanjut bahkan diperpanjang hingga 25 Juli 2021. Pos penyekatan digalakkan di sejumlah wilayah. Selain itu, ada tim patroli gabungan yang cukup ketat.

Masyarakat pun diimbau untuk mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Salah satunya dengan memakai masker saat bepergian. Momen mematuhi protokol kesehatan ini seringkali mengundang cerita yang nggak terduga.

Salah satunya terjadi di Desa Tik Tebing Kecamatan Lebong Atas, Lebong, Bengkulu, pada Rabu (21/7). Seorang petani bernama Jum baru saja pulang berkebun dengan putranya. Lantaran tak memiliki masker di rumah, keduanya pun berinisiatif membuat sendiri dengan daun.

Bupati Lebong Kopli Ansori pun tertawa dibuatnya. Bahkan mengaku salut, karena ingin berusaha mentaati aturan meski caranya unik.

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

Tak punya masker, aksi petani kenakan daun ini bikin salut © 2021 instagram.com

foto: Instagram/@andreli48

Sejumlah anggota TNI bertugas di pos penyekatan. Mereka mencegat dua pria berboncengan yang mengenakan daun sebagai masker untuk menutupi hidung dan mulut.

Heran melihat kedua petani itu, mereka pun diinterogasi. Lantaran tampak unik dan kocak, tak sedikit warga yang ada di lokasi ikut tertawa.

"Dua-duanya? Ini (masker daun) untuk apa? Sebenarnya bapak bisa lepas baju, bajunya jadiin masker. Bukan daun," kata seorang tentara.

Tak punya masker, aksi petani kenakan daun ini bikin salut © 2021 instagram.com

foto: Instagram/@andreli48

Kepada petugas, petani berusia 42 tahun itu mengaku tak memiliki masker medis maupun kain di rumah. Selain itu, saat hendak berangkat berkebun di pagi hari belum ada penyekatan.

Tak disangka, saat pulang, posko perbatasan tengah aktif merazia masker. Melihat hal itu, Jum dan anaknya berinisiatif membuat masker dari daun yang diikat ke telinga.

Bupati Lebong Kopli Ansori tengah melakukan pemantauan di sejumlah posko. Kebetulan menjumpai dua petani tadi.

Bukannya marah, Ansori lantas tertawa dan memberi apresiasi sembari memakaikan masker medis. Aksi Jum beserta putranya dinilai kreatif demi mentaati aturan protokol kesehatan.

"Jadi bapak saking takutnya terpapar Covid, saking maunya bapak prokes. Terima kasih atas partisipasinya pak. Pakai masker dengan baik ya pak. Tidak ada masker, daun pun jadi. Saya apresiasi pak," ujar Bupati Lebong yang sontak membuat warga tertawa.

(brl/red)