Brilio.net - Tanaman hias kini menjadi primadona di kalangan masyarakat Indonesia. Minat orang akan tanaman hias meningkat di tengah pandemi. Mengingat aktivitas di luar rumah harus dikurangkan, sehingga untuk menghilangkan jenuh, banyak orang akhirnya berkebun.

Banyak orang tertarik menghias rumah mereka dengan tanaman hias. Tidak hanya itu saja, tanaman hias juga bisa menyejukkan rumah, sekaligus memberikan udara segar bagi penghuninya. Salah satu tanaman hias yang menarik perhatian adalah keladi.

begini cara merawat keladi warna merah agar tetap cerah Instagram

foto: Instagram/@yohancaladiumkediri

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

Keladi sendiri memiliki banyak jenis dan corak warna yang berbeda. Salah satu yang cukup digemari adalah keladi merah. Tanaman yang memiliki nama latin Caladium bicolor ini memang terlihat begitu indah dengan warna merah dan paduan hijau pada guratan daunnya.

begini cara merawat keladi warna merah agar tetap cerah Instagram

foto: Instagram/@b23.plant

Keladi berasal dari Amerika Selatan terutama di daerah yang beriklim tropika. Tanaman ini menjadi salah satu sumber pendapatan warga karena peminatnya cukup tinggi. Batangnya membentuk umbi di bagian bawah permukaan tanah. Bunganya berbentuk bulat memanjang dan tertutup oleh selubung yang bermanfaat untuk tempat pengembangbiakan.

Karakteristik tanaman keladi

- Nama ilmiah: Caladium

- Nama lain: Angle wings

- Varietas: Gingerland

- Jenis tanaman: Umbi

- Habitat asli: Amerika

- Waktu menanam terbaik: Musim semi

- Tinggi tanaman: 12 inci.

- Tampilan daun: Berbentuk hati

- Warna daun: Perpaduan warna putih krem dengan bintik-bintik merah tua dan semburat hijau

Bagi kamu yang memiliki keladi merah, maka harus merawatnya dengan baik agar warnanya tetap cerah dan indah. Berikut caranya seperti dilansir Brilio.net dari berbagai sumber, Kamis (18/3).

1. Letakkan di tempat yang teduh.

Caladium atau keladi harus diletakkan di tempat yang teduh agar tidak terkena sinar matahari secara langsung. Kamu bisa meletakkannya di dalam ruangan atau di teras rumah.

2. Penyiraman.

Berikan air secukupnya pada keladi. Namun yang perlu diperhatikan, jangan biarkan tanaman ini terendam hingga menggenang. Karena justru hal tersebut akan membuat tanaman akan cepat mati karena proses pembusukan.

3. Pupuk.

Tanaman keladi tidak membutuhkan banyak pupuk. Pemberian pupuk secara berlebihan dapat membuat daunnya menjadi tidak segar. Kamu bisa memberikan pupuk setiap satu minggu sekali atau dua minggu sekali.

4. Tanah.

Tanaman keladi akan tumbuh subur pada tanah yang lembap dan memiliki drainase yang baik. Hal ini akan membantu proses pertumbuhannya agar semakin sehat. Selain itu kamu juga bisa menunjang dengan pemberian pupuk yang tepat.

Secara umum, tanaman keladi diberi pupuk saat ia berumur empat hingga lima minggu. Kamu bisa menggunakan pupuk organik lengkap seperti pelet udang (Crustaceae). Pupuk ini mengandung 16 asam amino yang mampu merangsang pertumbuhan serta antibodi tanaman keladi.

(brl/tin)