Brilio.net - Pernah nggak kamu merasa lelah dengan yang namanya kehidupan? Terpuruk, merasa paling menderita dan sengsara? Perasaan itu hampir dialami semua orang.

Jadi jangan pernah kamu merasa kalau hidupmu sia-sia. Karena roda kehidupan akan terus berputar. Kadang kamu di bawah, kadang juga di atas.

Saat kamu di atas atau mendapatkan kebahagiaan, jangan lupa untuk bersyukur dan tidak boleh sombong. Sebaliknya, jika kamu sedang ditimpa kemalangan, berdoalah meminta ampun kepada Yang Maha Pencipta. Mohon dengan tulus, supaya kamu diloloskan dari yang namanya 'ujian hidup'. Jangan lupa juga untuk berusaha bangkit dan jangan menyerah.

Supaya kamu terdorong lebih bersemangat lagi, nggak ada salahnya kamu mencari motivasi. Motivasi atau dorongan semangat bisa kamu dapatkan dari mana saja.

Keluarga, teman atau sahabat, kekasih, orang terkenal, motivator, kata-kata dari tokoh film, dan lain sebagainya. Buat kamu yang masih bingung mencari motivasi, bisa mencari cara sederhana lainnya seperti membaca kata-kata motivasi. 

Loading...

Dengan kata-kata motivasi, bisa jadi cambuk, membangkitkan semangat baru dalam diri. Saat kamu meresapi kata-kata tersebut, lalu mencerna dengan baik, akan tergugah perasaan dan jiwamu. Meskipun semua itu tetap tergantung pada diri orang masing-masing.

Apakah kamu mau kembali bangkit atau hanya memilih untuk menyerah? Semua pilihan tetap kembali pada diri sendiri.

Salah satu kata-kata motivasi yang menarik dan antimainstream adalah bahasa Jawa. Sebab beberapa kalimat bahasa Jawa mengandung makna yang dalam. Yuk langsung simak kata-kata motivasi bahasa Jawa yang sudah brilio.net rangkumkan dari berbagai sumber, Kamis (9/1).

Kata-kata motivasi bahasa Jawa untuk diri sendiri.

59 Kata-kata motivasi kehidupan bahasa Jawa, menyentuh hati © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@ka_wula_alit

Nggak mudah memang kembali bangkit dari keterpurukan. Butuh usaha dan doa supaya kamu bisa berdiri lagi di atas kakimu.

1. "Aja dadi pengecut kaya upil sing umpetan ning ngisor meja."

(Jangan jadi pengecut seperti kotoran hidung yang hanya bisa bersembunyi di bawah meja)

2. "Sepiro gedhine sengsara yen tinampa among dadi coba."

(Seberapapun masalah yang besar jika diterima dengan lapang dada dan ikhlas, maka hanya menjadi cobaan yang ringan)

3. "Gusti iku cedhak tanpa senggolan, adoh tanpa wangenan."

(Tuhan itu dekat meski kita tubuh kita tidak dapat menyentuhnya dan akal kita tak dapat menjangkaunya)

4. "Sak apik-apike uwong yen awihe pitulung kanthi cara dedemitan."

(Sebaik-baik orang adalah orang yang memberi pertolongan secara sembunyi-sembunyi)

5. "Kanthi telung tembung, aku bisa ngringkes kabeh sing aku sinau babagan urip: kudu terus maju."

(Dengan tiga kata, saya bisa meringkas semua yang saya pelajari tentang kehidupan: harus terus berjalan)

6. "Luwih becik disengiti karo sapa wae tinimbang dikasihi tapi ora dadi awake dhewe."

(Lebih baik dibenci apa adanya dirimu daripada dicintai karena bukan dirimu)

7. "Ora ana gunane kanggo mikir babagan impen lan lali urip."

(Tidak ada gunanya memikirkan mimpi dan lupa hidup)

8. "Kadhangkala pitakonan kasebut rumit lan jawaban mung sederhana."

(Kadang-kadang pertanyaannya rumit dan jawabannya sederhana)

9. "Urip kaya nunggang sepeda. Kanggo njaga keseimbangan sampeyan, sampeyan kudu terus maju."

(Hidup itu seperti naik sepeda. Untuk menjaga keseimbangan kamu, kamu harus terus bergerak)

10. "Nanging luwih disengiti saka bebener tinimbang nglipur kanthi ngapusi."

(Tapi lebih baik disakiti dengan kebenaran daripada dihibur dengan kebohongan)

11. "Apik banget yen ora ana sing kudu ngenteni sadurunge miwiti dandani donya."

(Betapa indahnya bahwa tidak ada yang perlu menunggu sesaat sebelum mulai memperbaiki dunia)

12. "Ora kena nglarani."

(Jangan melukai orang lain)

13. "Urip kang utama, mateni kang sempurna."

(Selama hidup kita melakukan perbuatan baik, maka kita akan menemukan kebahagiaan di kehidupan selanjutnya)

14. "Alam iki sejatining guru."

(Alam adalah guru yang sejati)

15. "Aja mbedakake marang sapadha-padha."

(Hargai perbedaan, jangan membeda-bedakan sesama manusia)

Kata-kata motivasi bahasa Jawa tentang cinta.

60 motivasi Jawa  instagram

foto: Instagram/@ka_wula_alit

Cinta bisa tumbuh karena kebiasaan bersama. Seringnya bertemu, menimbulkan benih-benih cinta membara.

16. "Ra usah kakean cangkem, sing penting kui buktine."

(Tidak usah banyak mulut, yang penting itu buktinya)

17. "Nek pancen tresno kui kudu dijogo, ora malah keno godo karo wong liyo."

(Kalau memang cinta harus dijaga, bukan malah termakan godaan orang lain)

18. "Tresno iku ora patokan karo ganteng, ayune rupamu, akehe bondomu, lan opo penggaweanmu."

(Cinta itu tidak berpatokan pada ketampanan, cantiknya parasmu, banyaknya hartamu, dan pekerjaanmu)

19. "Gusti yen arek iku jodohku, tulung dicedakaken, yen mboten jodohku tulung dijodohaken."

(Tuhan jika orang itu adalah jodohku tolong didekatkan, dan jika bukan tolong dijodohkan)

20. "Beras kui bakale soko pari, kandas kui asale soko ngapusi."

(Beras itu ada dari padi, putus cinta ada dari sebuah kebohongan)

21. "Mending kelangan timbang ati tansah kelaran."

(Lebih baik kehilangan dari pada sakit hati terus menerus)

22. "Nek cinta ora iso mbalekne koe ning aku urip ning ndunio iki, pestilah cinta akan nyatukke dewe ning kehidupan mengarepe engko."

(Jika cinta tidak dapat menyatukan cinta kita di kehidupan ini, pastilah cinta akan menyatukan kita di kehidupan selanjutnya)

23. "Saat dewe podo–podo adoh, siji sing kudu koe ngerti; bakal tak jogo tresno iki sampe matek."

(Saat jarak memisahkan kita, Satu hal yang harus kamu tau; akan selalu ku jaga cinta ini sampai ku mati)

24. "Nyenderlah neng pundakku, sampek koe ngrasakke nyaman. Mergo wes kudune koyo ngunu aku nggawe nyaman atimu."

(Bersandarlah di pundakku sampai kau merasa nyaman, Karena sudah seharusnya aku membuatmu nyaman)

25. "Kadang koe kudu nguwei keputusan nggo ngalah, Opo koe arep kelangan dekne sing tenanan mbok tresnoi mergo koe keras kepala."

(Kadang kamu harus memberikan keputusan untuk mengalah, atau kamu akan kehilangan dia orang yang kau sayang karena kamu keras kepala)

26. "Nek koe tenanan tresno, ojo koe nggawe eluh banyu motone, ojo nyakiti atine, ojo nggawe atine loro."

(Jika kamu benar–benar cinta, jangan membuatnya menangis, jangan menyakiti hatinya, jangan membuat hatinya terluka)

27. "Tresno adalah caraku cerito soal koe, caraku mandengke koe lungo, caraku ngguyu waktu ndelok indah wajahmu."

(Cinta adalah caraku bercerita tentang kamu, caraku memandangimu saat pergi, caraku tertawa saat menatap indah wajahmu)

28. "Tangis iki siji-siji cara kepiye moto ngomong saat bibir iki wes ora sanggup njelaske opo sing nggawe ati loro."

(Tangisan ini adalah satu-satunya cara bagaimana mata berbicara ketika bibir ini tak sanggup lagi menjelaskan apa yang membuat hati terluka)

29. "Cintaku nang awakmu iku koyok kamera, fokus nang awakmu tok liyane ngeblur."

(Cintaku padamu seperti kamera, fokus di kamu saja, yang lain blur)

30. "Akeh cara dienggo bahagia, salah sijine ngeculke uwong sing nyia-nyiake kowe."

(Banyak cara untuk bahagia, salah satunya melepaskan orang yang menyia-nyiakan kamu)

Kata-kata motivasi menjalani kehidupan.

60 motivasi Jawa  instagram

foto: Instagram/@ka_wula_alit

Menjalani hidup memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Kendati demikian, bukan berarti kamu menjadi manusia yang mudah mengeluh.

31. "Sabar kuwi rasa jembar. Jembar donyane, jembar jiwane, jembar pikirane, jembar pasedulurane, lan jembar kamulyane."

(Sabar itu adalah tentang keluasan rasa. Luas dunianya, luas jiwanya, luas pikirannya, luas persaudaraannya, dan luas kemuliaannya)

32. "Sapa sing gelem gawe senenge tindak iku bakal oleh pawelas kang luwih gede, timbang apa kang di tindak ake."

(Siapa yang bisa membuat orang lain senang, bakalan dapat balasan yang lebih besar daripada yang dilakukan)

33. "Nek wis ono sukurono, nek durung teko entenono, nek wes lungo lalekno, nek ilang iklasno."

(Kalau sudah punya itu disukuri, kalau belum datang ya dinanti, kalau sudah ditinggal pergi ya lupakan, kalau hilang ya iklaskan)

34. "Akeh manungsa ngerasaaken tresna, tapi lali lan ora kenal opo iku hakikate tresna."

(Banyak manusia merasakan cinta, namun mereka lupa dan tidak mengenal hakikat cinta sebenarnya)

35. "Gak popo alon-alon, pokok seng penting iso move on."

(Tidak apa pelan-pelan yang penting bisa move on)

36. "Alam ora bisa dilawan, awu sing semebar iku sejatine berkah Gusti kanggo njaga kesuburan bumi Jawa. Mulane ayo pada disyukuri wae."

(Alam tidak akan bisa dilawan, abu yang beterbangan adalah berkah dari Tuhan untuk menjaga kesuburan tanah Jawa. Untuk itu mari kita syukuri saja)

37. "Aja dadi kacang kang lali akro uripe."

(Jangan menjadi orang yang lupa atas jasa orang lain)

38. "Urip iku akeh cobaan. Yen akeh saweran iku jenenge dangdutan."

(Hidup itu banyak cobaan. Kalau banyak saweran itu namanya dangdutan)

39. "Kadang niat apik ora mesti ditanggepi wong lia apik. Santai lan kalem bae." (Terkadang, niat baik tidak selalu ditanggapi baik orang lain. Tenang dan rileks aja)

40. "Sura dira jayaningrat, lebur dening pangastuti."

(Segala sifat keras hati, angkara murka, hanya bisa dikalahkan oleh sikap bijak, sabar, dan lembut)

41. "Sepira gedhene sengsara yen tinampa among dadi coba."

(Sebesar apapun masalah jika diterima dengan lapang dada dan ikhlas maka hanya menjadi cobaan yang ringan)

42. "Ampun mbedaaken marang lintune."

(Jangan membeda-bedakan antara sesama manusia)

43. "Aja mung ngopi, sekali-kali ngeteh ben ngerti yen urip iku ora mung pait, tapi sepet mbarang."

(Jangan hanya ngopi, sesekali ngeteh biar tahu kalau hidup itu tidak hanya pahit, tapi juga sepat)

44. "Kembang sing mekar ing sangsara minangka paling langka lan paling ayu kanggo kabeh."

(Bunga yang mekar dalam kesulitan adalah yang paling langka dan paling indah dari semuanya)

Kata-kata motivasi bahasa Jawa meraih mimpi.

60 motivasi Jawa  instagram

foto: Instagram/@kapakgeni212

Mimpi bukanlah sekadar angan-angan bagi sebagian orang. Demi mimpi, orang rela mempertaruhkan hal-hal lain dalam hidup.

45. "Kabeh sing bisa sampeyan bayangake kui nyata."

(Segala yang dapat kamu bayangkan adalah nyata)

46. "Ora ana gunane kanggo mikir babagan impen lan lali urip."

(Tidak ada gunanya memikirkan mimpi dan lupa hidup)

47. "Ra ono wong mulyo tanpo urip rekoso."

(Tidak ada orang yang hidup sukses tanpa kerja keras)

48. "Urip iku terus mlaku, bebarengan karo wektu, sing bisa gawa lakumu, supaya apik nasibmu."

(Hidup itu terus berjalan, bersamaan dengan waktu, yang bisa membawa tingkah lakumu, biar baik nasibmu)

49. "Nanging ora teges gampang pepes kentekan pangarep arep."

(Bukan berarti putus asa ketika kehabisan harapan, karena harapan selalu ada)

50. "Niat kerjo, ora golek perkoro. Niat golek rejeki, ora golek rai. Ora balapan, opo maneh ugal-ugalan."

(Niat bekerja bukan untuk nyari perkara. Niat mencari rezeki, bukan cari perhatian belaka. Bukan balapan, apalagi ugal-ugalan)

51. "Asu gedhe menang kerah e."

(Orang yang mempunya pangkat jabatan, pasti mempunya kekuasaan yang besar)

52. "Wong iku yo sesekali ndelok ngisor ojo ndelok nduwur ae, nek kesandung kapok lho."

(Jadi orang itu sesekali melihatlah ke bawah, jangan lihat ke atas saja, nanti bisa jadi akan tersandung)

53. "Wong menang iku wong sing bisa ngasorake priyanggane dhewe."

(Orang yang menang adalah orang yang bisa melawan nafsunya sendiri)

54. "Kawruh kang marakake reseping ati sasama iku kawruh donya kang mumpangati."

(Ilmu yang menyebabkan ketentraman hati adalah ilmu dunia yang bermanfaat)

55. "Yen sampeyan ora ngerti menyang endi, sampeyan bakal nemoni dalan."

(Jika kamu tidak tahu ke mana harus pergi, jalan apa pun akan membawamu ke sana)

56. "Sampeyan ora bisa nemu katentreman kanthi ngindhari urip."

(Kamu tidak dapat menemukan kedamaian dengan menghindari kehidupan)

57. "Kadhangkala, aku bisa ngrungokake balungku tegang ing sangisoring beban sing ora tak lakoni."

(Kadang-kadang aku bisa mendengar tulang-tulangku tegang di bawah beban seumur hidup yang tidak aku jalani)

58. "Kita kudu wani dadi awake dhewe, sanajan kawedenan utawa keanehan awake dhewe kabukten."

(Kita harus berani menjadi diri kita sendiri, betapapun menakutkan atau anehnya diri itu terbukti)

59. "Yen uripku migunani, aku kudu nglakoni dhewe uripku."

(Jika hidupku akan berarti, aku harus menjalaninya sendiri)