Brilio.net - Sekitar satu bulan yang lalu, ada kejadian viral tentang seorang mahasiswi yang memanjat pohon guna mencari sinyal internet demi menyelesaikan ujian online. Mahasiswi tersebut bernama Veveonah Mosibin dan berasal dari Sabah. Ia menempuh pendidikan jurusan Sains di IPT Awan.

Veveonah nilai YouTube

foto: YouTube/Veveonah M

Dalam channel YouTube-nya, Veveonah bahkan berkemah di hutan hingga 24 jam lamanya. Usaha memang tidak mengkhianati hasil. Perjuangan Veveonah tersebut ternyata berbuah manis. Baru-baru ini, Veveonah memberikan kabar bahwa ia mendapat nilai yang memuaskan.

Dilansir brilio.net dari worldofbuzz.com pada Jumat (24/7), dalam sebuah interview baru-baru ini, Veveonah mengungkapkan bahwa dia berhasil mendapatkan GPA 3,5 dalam ujian yang ia kerjakan di pohon tersebut.

Loading...

Veveonah nilai YouTube

 foto: YouTube/Veveonah M

Seperti diketahui, Veveonah pada awalnya telah membangun gubuk di atas bukit dekat tempat tinggalnya dengan koneksi internet yang baik. Namun sayangnya gubuk itu ambruk setelah dihantam angin kencang dan hujan lebat pada hari-hari sebelum ujiannya. Karena itulah ia harus menemukan solusi cepat dan memutuskan bahwa puncak pohon adalah cara terbaik untuknya.

Dengan videonya yang viral tersebut, Veveonah juga menjelaskan bahwa hidupnya mengalami banyak perubahan positif dalam kurun waktu yang singkat. Salah satunya adalah ia mendapatkan beasiswa yang ditawarkan oleh Universiti Malaysia Sabah (UMS).

Veveonah nilai YouTube

foto: YouTube/Veveonah M

Selain beasiswa, saat ini Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) tengah mencari cara untuk meningkatkan koneksi internet di kawasan kampungnya. Dengan perbaikan koneksi internet ini diharapkan tidak ada lagi kejadian memanjat pohon untuk menyelesaikan ujian online.

Kisah Veveonah itu pun telah menginspirasi banyak orang berkat dedikasi dan kerja kerasnya mengenyam pendidikan.