Brilio.net - Belum lama ini publik dihebohkan dengan pemberitaan mutilasi perempuan hamil di Telaga Sari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Korban ditemukan pada Rabu, 13 April 2016.

Kasus mutilasi bukan pertama kalinya terjadi. Seperti dikutip brilio.net dari berbagai sumber Jumat (22/4), berikut 8 kasus mutilasi paling tragis yang pernah terjadi di Indonesia. Bikin merinding!

1. Nelson Hutapea, memutilasi kedua orangtuanya sendiri.

kasus mutilasi tragis © 2016 brilio.net

foto: kapanlagi.com

Loading...

Pada tahun 2012 Nelson Hutapea tega membantai kedua orangtua kandungnya hingga tewas. Pembantaian ini dilakukan di rumah mereka di Pulo Raja, Labuhanbatu, Sumatera Utara. Warga sekitar menyadari perilaku keji Nelson saat curiga karena gelagat Nelson yang meninggalkan rumah dengan bercak darah di bajunya.

Warga menemukan kondisi mayat orangtuanya dalam kondisi terpisah yakni pergelangan tangan di ruang tamu, dan tubuhnya di dapur. Kondisi mayat ibunya juga tak jauh berbeda. Parahnya lagi, Nelson justru membantah melakukan pembunuhan dan mengakui darah di bajunya adalah darah potongan daging ikan sehari sebelumnya.

2. Ryan Jombang, memutilasi 11 korban.

kasus mutilasi tragis © 2016 brilio.netfoto: sariwaran.com

Very Idham Henyansyah alias Ryan, dijatuhi hukuman mati setelah terbukti bersalah memutilasi 11 korban pada tahun 2008. 4 korban pria yang sempat homoseksual ini dibantai di rumah orangtuanya dan dikubur di belakang rumah. Pembunuhan kejam ini dilakukan Ryan hanya dalam waktu 12 bulan saja.

3. Babe Baekuni, pembunuh delapan anak jalanan.

kasus mutilasi tragis © 2016 brilio.netfoto: sariwaran.com

Sosok kejam dan sadis yang satu ini bernama Baekuni alias Babe. ia menghabisi 8 anak jalanan yang kemudian dimutilasi pada 2010 silam. Sadisnya lagi, sebelum dibunuh ia menyodomi dan bahkan salah satu korban yang dibunuh pada 2004 silam itu sempat disodomi saat sudah menjadi mayat.

4. Benget Situmorang, memutilasi istri setelah dipergoki selingkuh.

kasus mutilasi tragis © 2016 brilio.net

foto: indonesiana.seruu.com

Benget Situmorang panik setelah ia kepergok sedang bermesraan dengan pembantu yang juga selingkuhannya. Atas alasan ini ia tega membunuh istrinya sendiri. Sadisnya lagi, Benget membunuh istrinya dengan memasukkan tangannya ke kemaluan sang istri hingga terjadi pendarahan.

5. Petrus Bakus, polisi yang menghabisi anak kandungnya.

kasus mutilasi tragis © 2016 brilio.net

foto: sariwaran.com

Brigadir Petrus Bakus, anggota Sat Intelkam Polres Melawi, membunuh dua anak kandungnya, di asrama Polres Melawi pada Jumat dinihari, 26 Februari 2016. Saat itu, ia mengaku mendengar bisikan yang memerintahkannya untuk berbuat keji pada kedua anak kandungnya.

Rupanya, polisi ini telah mengidap gejala skizofrenia sejak berusia 4 tahun. Ia sering mengalami kejadian serupa dan badan terasa kedinginan.

6. Rumiyati, memutilasi suaminya akibat cemburu.

kasus mutilasi tragis © 2016 brilio.netfoto: sariwaran.com

Pembunuhan ini dilakukan Rumiyati lantaran cemburu saat sang suami akan menghabiskan Idul Fitri dengan istri ketiga. Jasad suaminya terpotong 13 bagian dalam 8 kresek warna merah.

Potongan mayat itu dibuang Rumiyati dalam keadaan terpisah-pisah. 2 kantong di bus Primajasa arah Bandung, 3 kantong di bus Prima Asli arah Cirebon, 2 kantong di bus patas Mayasari ,dan 1 kantong berisi kepala di belakang kursi kemudi taksi berwarna putih. Sadis!

7. Rahmad Awiwi, menghabisi ibu dan anak.

kasus mutilasi tragis © 2016 brilio.netfoto: kapanlagi.com

Pada tahun 2011, Rahmad Awiwi nekat membunuh dan memutilasi Hartati saat korban meminta dinikahi lantaran hamil. Tak berhenti sampai di situ, Rahmad juga melakukan hal sama pada putri Hartati, untuk mengelabui jejak.

Mayat Hartati ditemukan dalam kardus TV di tepi jalan Kampung Bulak Koja-Jakarta Utara. Sedangkan mayat Eriyanti di dalam koper di jalan Cakung Cilincing-Jakarta Timur.

8. Agus, memutilasi kekasihnya yang sedang hamil.

kasus mutilasi tragis © 2016 brilio.netfoto: merdeka.com

Ini yang terbaru. Agus, dengan tega membunuh dan memutilasi pasangannya karena mengaku kesal dengan permintaan korban yang ingin dilamar. Perlakuan keji ini ia lakukan di rumah kontrakannya pada Rabu, 13 April 2016 kemarin.

Ngerinya lagi, belakangan ada cerita tentang adanya warga yang kesurupan di dekat lokasi kejadian. Warga yang kesurupan itu adalah tetangga korban yang rumahnya berjarak hanya beberapa meter dari rumah kontrakan yang ditempati korban. Saat kesurupan, warga itu mengatakan beberapa permintaan seperti, meminta dicarikan kaki dan anggota tubuh lainnya. Hiiii.......