Brilio.net - Menyusun data dalam bentuk excel jadi keahlian wajib yang harus dimiliki siapa saja, apalagi bagi yang sudah bekerja. Pasalnya, perusahaan maupun berbagai industri lainnya tak terlepas dari kecepatan dalam menyusun data secara terstruktur dan mudah dianalisis melalui excel. Salah satunya fungsi excel yang lumrah digunakan adalah rumus IF di excel.

Rumus IF di excel adalah salah satu fungsi yang sangat berguna untuk melakukan uji logika pada data. Dengan rumus IF, kamu bisa menentukan nilai yang akan dihasilkan berdasarkan kondisi yang ditentukan. Rumus IF juga bisa digunakan dengan operator logika lainnya, seperti OR, AND, dan NOT, atau secara bertingkat untuk mengecek lebih dari satu kondisi.

Namun, bagaimana cara menggunakan rumus IF di excel dengan mudah dan benar? Simak artikel berikut ini untuk mengetahui rumus IF di excel, lengkap dengan konsep dan trik mudah mengerjakan bagi pemula, dilansir brilio.net dari berbagai sumber pada Jumat (10/11).

Rumus IF di excel.

rumus IF di excel © 2023 brilio.net

foto: freepik.com

IF adalah salah satu fungsi Excel yang digunakan untuk membuat perbandingan logis antara nilai dan apa yang diharapkan dengan menguji kondisi dan mengembalikan hasil jika kondisi tersebut benar atau salah. Rumus IF di excel memiliki beberapa bentuk sebagai berikut:

=IF (TesLogika; KondisiTerpenuhi; [KondisiTidakTerpenuhi])

Keterangan:

- TesLogika: Argumen yang berisi ekspresi logika yang bisa dievaluasi ke dalam nilai TRUE atau FALSE. Argumen ini merupakan kriteria acuan untuk menentukan nilai yang akan dihasilkan oleh rumus IF Excel.

- KondisiTerpenuhi: Nilai yang akan dihasilkan jika hasil evaluasi TesLogika bernilai TRUE. Argumen ini merupakan nilai yang akan dihasilkan jika kondisi terpenuhi.

- KondisiTidakTerpenuhi: (Opsional) Nilai yang akan dihasilkan jika hasil evaluasi TesLogika bernilai FALSE. Argumen ini merupakan nilai yang akan dihasilkan jika kondisi tidak terpenuhi.