Brilio.net - Susu kedelai adalah alternatif yang baik bagi anak-anak yang alergi terhadap susu sapi atau bagi mereka yang memilih pola makan nabati. Sejumlah penelitian menyatakan bahwa anak yang mengonsumsi susu soya atau kedelai memiliki laju pertumbuhan yang normal, misalnya pada tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala, layaknya anak yang mengonsumsi susu sapi formula.

Kandungan nutrisi dalam susu kedelai juga cukup beragam, seperti protein, lemak, karbohidrat, serat, vitamin, dan mineral yang penting untuk kesehatan tubuh. Selain itu, susu kedelai juga bebas kolesterol dan lemak jenuh, sehingga dianggap lebih sehat untuk jantung. Namun, perlu diingat bahwa susu kedelai tidak mengandung nutrisi yang sama dengan susu sapi, terutama dalam hal kandungan protein dan vitamin B12.

Oleh karena itu, pastikan anak mendapatkan nutrisi yang cukup dari sumber makanan lain yang seimbang dan bervariasi. Selain itu, perlu diperhatikan juga bahwa tidak semua anak cocok dengan susu kedelai. Beberapa anak dapat mengalami reaksi alergi atau intoleransi terhadap susu kedelai, seperti mual, diare, atau ruam kulit.

Jika anak tidak memiliki alergi dengan kedelai, nggak ada salahnya mencoba memberikan susu kedelai untuk si kecil karena susu jenis ini mengandung nutrisi yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Ada banyak manfaat yang akan didapatkan oleh anak jika mengonsumsi susu kedelai. Berikut 11 manfaat susu kedelai untuk anak, dilansir brilio.net dari berbagai sumber pada Kamis (23/2). 

 

 

1. Sumber protein yang baik.

Manfaat susu kedelai untuk anak © 2023 brilio.net

foto: pixabay.com

Susu kedelai mengandung protein yang berkualitas tinggi dan mudah dicerna, sehingga sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Protein dalam susu kedelai membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, termasuk otot, kulit, rambut, dan kuku.

2. Bebas laktosa.

Anak-anak yang intoleran terhadap laktosa dapat mengonsumsi susu kedelai sebagai alternatif susu sapi. Susu kedelai bebas laktosa, sehingga aman untuk anak-anak yang memiliki masalah pencernaan seperti gas, kembung, atau diare setelah mengonsumsi susu sapi.

3. Menyediakan asam lemak esensial.

Susu kedelai mengandung asam lemak esensial omega-3 dan omega-6 yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak dan sistem saraf anak. Asam lemak esensial juga membantu menjaga kesehatan kulit, rambut, dan kuku.

4. Menyediakan serat.

Susu kedelai mengandung serat yang membantu memperbaiki pencernaan dan menjaga kesehatan saluran pencernaan anak. Serat juga membantu menjaga rasa kenyang dan mencegah sembelit.

5. Menyediakan vitamin dan mineral.

Manfaat susu kedelai untuk anak © 2023 brilio.net

foto: pixabay.com

Susu kedelai mengandung vitamin dan mineral penting, termasuk vitamin D, vitamin B12, kalsium, dan zat besi. Vitamin D dan kalsium membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi. Sedangkan vitamin B12 dan zat besi penting untuk pertumbuhan sel darah merah dan menjaga sistem saraf tetap sehat.

6. Menjaga kesehatan jantung.

Susu kedelai mengandung senyawa fitokimia seperti isoflavon yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung anak. Isoflavon dapat membantu menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik pada anak-anak.

7. Menjaga kesehatan kulit.

Susu kedelai mengandung senyawa antioksidan yang dapat membantu menjaga kesehatan kulit anak. Antioksidan membantu melindungi sel-sel kulit dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas dan paparan sinar matahari.

8. Mencegah kanker.

Senyawa fitokimia dalam susu kedelai diketahui dapat membantu mencegah risiko terjadinya kanker pada anak. Isoflavon dapat membantu menghambat pertumbuhan sel-sel kanker pada anak-anak.

9. Menjaga kesehatan tulang.

Manfaat susu kedelai untuk anak © 2023 brilio.net

foto: pixabay.com

Susu kedelai mengandung kalsium dan vitamin D yang penting untuk menjaga kesehatan tulang dan mencegah risiko terjadinya osteoporosis di kemudian hari.

10. Meningkatkan sistem imun.

Susu kedelai mengandung senyawa fitokimia yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak. Senyawa fitokimia seperti isoflavon dan saponin diketahui memiliki efek anti-inflamasi dan antibakteri yang dapat membantu melawan infeksi pada anak.

11. Menjaga kesehatan gigi.

Kalsium yang terkandung dalam susu kedelai dapat membantu menjaga kesehatan gigi anak. Selain itu, kalsium membantu memperkuat enamel gigi dan mencegah terjadinya kerusakan pada gigi. Namun, perlu diingat bahwa susu kedelai tidak mengandung nutrisi yang sama dengan susu sapi, terutama dalam hal kandungan protein dan vitamin B12.

Oleh karena itu, pastikan anak kamu tetap mendapatkan nutrisi yang cukup dari sumber makanan lain yang seimbang dan bervariasi. Selain itu, jika anak kamu mengalami reaksi alergi atau intoleransi terhadap susu kedelai, segera hentikan konsumsi dan konsultasikan dengan dokter anak untuk penanganan lebih lanjut.

Dalam kesimpulannya, susu kedelai memiliki banyak manfaat untuk anak, seperti menyediakan protein, asam lemak esensial, serat, vitamin, dan mineral yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Selain itu, susu kedelai juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung, kulit, mencegah kanker, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan menjaga kesehatan gigi.

Namun, pastikan untuk tetap memperhatikan keseimbangan nutrisi anak dan berkonsultasi dengan dokter jika anak memiliki masalah kesehatan atau alergi terhadap susu kedelai.

 

Cara aman memberikan susu kedelai pada anak.

Manfaat susu kedelai untuk anak © 2023 brilio.net

foto: pixabay.com

1. Konsultasikan dengan dokter anak terlebih dahulu.

Sebelum memberikan susu kedelai kepada anak, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter anak. Dokter anak dapat membantu kamu menentukan dosis yang tepat dan memberikan saran tentang cara memberikan susu kedelai yang aman dan seimbang bagi kesehatan anak.

2. Pilih susu kedelai yang terjamin keamanannya.

Pastikan memilih susu kedelai yang berkualitas dan terjamin keamanannya. Baca label kemasan dengan teliti untuk memastikan bahwa produk tersebut tidak mengandung bahan tambahan yang tidak sehat atau zat-zat kimia yang berbahaya.

3. Berikan dalam jumlah yang tepat.

Berikan susu kedelai dalam jumlah yang tepat dan sesuai dengan usia dan kebutuhan anak. Jangan memberikan terlalu banyak, karena dapat mengganggu keseimbangan nutrisi dalam tubuh anak.

4. Perhatikan reaksi anak setelah mengonsumsi.

Setelah memberikan susu kedelai kepada anak, perhatikan reaksi anak terhadap minuman tersebut. Jika terdapat gejala alergi atau intoleransi, seperti ruam kulit, mual atau diare, segera hentikan konsumsi dan konsultasikan dengan dokter anak untuk penanganan lebih lanjut.

5. Variasikan sumber nutrisi.

Susu kedelai sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya sumber nutrisi untuk anak. Variasikan sumber nutrisi dengan memberikan makanan dan minuman yang seimbang dan bervariasi, seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, daging, dan produk susu lainnya.