Brilio.net - Hati orangtua mana yang tak terluka ketika mendapati sang anak menderita penyakit ganas. Hal tersebut harus dialami oleh seorang ayah di Provinsi Anhui, China. Pria bernama Feng Kai harus menerima kenyataan pahit bahwa anaknya menderita penyakit leukimia.

FengKai story © 2017 brilio.netfoto: view.inews.qq.com

Sang anak mendapat vonis penyakit kanker darah putih sejak usianya masih satu tahun, tepatnya pada tahun 2015. Di tahun kedua usianya, anak Feng Kai harus kesakitan berjuang melawan penyakitnya.

Telah banyak biaya yang dikeluarkan sang ayah untuk kesembuhan anaknya. Demi sang anak, Feng Kai bahkan rela meninggalkan pekerjaannya untuk merawat anaknya lebih intens.

Biaya pengobatan yang telah dijalani selama dua tahun ke belakang tak sedikit. Feng Kai pun merasa terbebani dengan biaya yang mencapai hingga 370 ribu yuan atau sekitar Rp 715 juta. Berbagai cara telah Feng lakukan untuk menutupi biaya pengobatan sang anak.

Loading...

Ia pun telah melakukan peminjaman uang, namun tetap saja belum mencukupi. Laki-laki berusia 25 tahun ini pun tak patah semangat, ia terus mencari cara untuk mendapatkan uang.

FengKai story © 2017 brilio.netfoto: view.inews.qq.com

Feng pun mendapat cara untuk mendapatkan uang tambahan. Ia memutuskan untuk menjadi seorang badut bayaran. Selain itu, ia juga mengalungkan sebuah papan bertuliskan kisah dan alasannya menjadi badut bayaran. Tak sekadar menjadi badut bayaran, Feng juga menawarkan sebuah pelukan. Tiap pelukan ia hargai dengan 10 yuan atau sekitar hampir Rp 20 ribu.

FengKai story © 2017 brilio.netfoto: view.inews.qq.com

Dilansir brilio.net dari Yitunews, Kamis (6/4), disebutkan dalam tiga hari, Feng hanya mampu mendapat tujuh pelukan. Selama tiga hari itu, ia hanya mendapat 100 yuan. Sementara, biaya perawatan sang anak di rumah sakit dalam sehari memerlukan biaya 1000 yuan.

FengKai story © 2017 brilio.netfoto: view.inews.qq.com

Sempat mengalami masa-masa sulit, tak berselang lama kisah Feng dan anak melejit di China. Banyak yang merasa tersentuh dengan perjuangan sang ayah. Cerita tersebut pun menjadi viral di jagat maya.

Tak berselang lama, sehari setelahnya Feng mendapat sumbangan dari netizen di China. Ia pun mendapat bantuan senilai 180 ribu yuan atau hampir mencapai Rp 350 juta. Angka sumbangan tersebut tentu akan sangat membantu membiayai pengobatan anaknya yang membutuhkan banyak biaya.