Brilio.net - Meraih pendidikan memang tak mengenal kata terlambat. Siapa saja berhak mendapatkan hak pendidikan setinggi-tingginya. Seperti yang dialami oleh seorang satpam berusia 38 tahun, Erwin Valmoria.

Ayah dari tiga anak ini dalam keseharian menjadi satpam di sebuah perguruan tinggi the Catholic-run St. Theresa’s College (STC) di Cebu, Filipina. Setiap hari, Erwin bertugas menjaga keamanan dan kenyamanan kampus. Namun siapa sangka, di tempat kerjanya, Erwin tak hanya bekerja. Ia pun terdaftar menjadi mahasiswa sejak tahun 2013.

satpam kuliah © 2017 brilio.net

foto: cebudailynews.inquirer.net

Sejak kecil, Erwin memiliki cita-cita untuk meraih pendidikan hingga perguruan tinggi. Impian tersebut pada akhirnya dapat ia wujudkan. Pada Maret 2017, Erwin resmi menyandang gelar diploma dengan predikat cumlaude. Ia pun merasa tak percaya dengan pencapaian yang ia dapatkan.

Loading...

Sebelumnya Erwin pernah menempuh bangku perguruan tinggi pada tahun 1997. Hanya satu semester ia berkuliah. Lantaran faktor ekonomi, ia pun tak bisa melanjutkan kuliahnya di jurusan teknik sipil itu. Ia pun memutuskan untuk bekerja membantu perekonomian keluarganya. Kini cita-citanya terwujud seusai menikah dan memiliki tiga anak.

Lebih dari 18 tahun, Erwin mengabdikan diri pada pekerjaannya. Setelah memutuskan untuk melanjutkan studi, Erwin bekerja pada shift malam antara pukul 7 malam hingga 7 pagi. Sementara pada pagi harinya, ia berkuliah seperti mahasiswa lainnya. Rutinitas tersebut telah ia lakoni selama kurang lebih empat tahun.

satpam kuliah © 2017 brilio.net

foto: cebudailynews.inquirer.net

Sebelum memutuskan untuk kuliah, Erwin telah berdiskusi dengan keluarganya. Kondisi keluarganya termasuk sederhana. Ia pun meminta izin kepada keluarga untuk menggunakan gajinya membayar biaya kuliah. Keluarga pun mendukung keputusan baiknya. Selama menempuh pendidikan, keuangan keluarga ditopang oleh sang istri yang memiliki sebuah toko.

satpam kuliah © 2017 brilio.net

foto: cebudailynews.inquirer.net

Bagi Erwin, tujuan melanjutkan kuliah di masa yang tak lagi muda adalah ingin menginspirasi orang lain. "Saya ingin menginspirasi orang-orang muda, bahwa mereka harus memberikan kebanggan kepada orang tua mereka. Yang akan menjadi hadiah terbaik untuk mereka," ungkapnya yang brilio.net kutip dari laman Worldofbuzz, Sabtu (1/4).

Erwin tak kenal lelah. Ia terus berusaha untuk mewujudkan impiannya. Lalu bagaimana denganmu?