Brilio.net - Sejak kecil, kita pasti sering diajarkan oleh orangtua kita untuk rajin minum susu. Katanya sih, bisa bikin tubuh jadi lebih kuat, makanya minum susu sebelum berangkat sekolah serta sebelum tidur jadi aktivitas wajib yang mesti dilakukan. Kamu pernah mengalaminya?

Nggak salah kok sebenarnya. Susu memang memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk memenuhi kebutuhan kalsium tubuh guna mempertahankan kepadatan tulang. Tapi tahu nggak sih, di balik berbagai macam manfaat positifnya, menurut penelitian yang dipublikasikan dalam British Media Journal baru-baru ini, seperti dikutip brilio.net dari Everydayhealth, Senin (31/8), asupan susu yang tinggi dalam tubuh ternyata malah berpotensi meningkatkan risiko patah tulang. Duh!

Penelitian ini sendiri menemukan fakta bahwa sebagian besar wanita yang mengonsumsi satu gelas tambahan susu berisiko untuk mengalami patah tulang pinggul sebesar 15 persen. Sedangkan pria yang mengonsumsi satu gelas tambahan susu 'hanya' mengalami tiga persen peningkatan risiko patah tulang.

Selain itu, asupan susu yang tinggi juga dikaitkan dengan kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung, sehingga penelitian yang bersifat observasi ini membuktikan bahwa konsumsi susu ternyata belum tentu menjamin kepadatan tulang. Lalu apakah kamu harus berhenti minum susu?

Tenang, kamu sebenarnya nggak perlu khawatir untuk mengonsumsi susu setiap hari kok. Asalkan jumlahnya tepat serta dipadukan dengan konsumsi makanan yang kaya akan nabati sebagai sumber mikronutrien dapat menghindarkan kamu dari osteoporosis serta risiko patah tulang.

Loading...

Kamu juga bisa mengganti susu dengan yogurt atau keju sebagai salah satu sumber protein, dimana berdasarkan penelitian sebelumnya, kedua olahan susu ini dapat mencegah risiko kematian serta patah tulang pada wanita. Yuk, biasakan hidup sehat mulai dari sekarang ya? Kesehatanmu lho!