Brilio.net - Yoga memang jenis olahraga yang sedang menjamur. Tidak hanya Indonesia, yoga ternyata merambah negara maju lainnya. Bahkan tanggal 21 Juni diperingati sebagai Hari Yoga Internasional.

Memang olahraga ini juga diakui sebagai salah cara untuk melakukan meditasi. Tapi bagaimana yoga dipandang dari sisi ilmiah?

Berikut adalah beberapa jawaban yang bisa kamu telusuri soal yoga sebagaimana dikutip brilio.net dari Vox, Rabu (29/7):

1. Apakah yoga bisa menyebabkan cedera parah?

Pada studi kasus 2013, sang peneliti, Cramer mengidentifikasikan 76 insiden tentang yoga. Sebagian besar efek samping dari yoga adalah mempengaruhi kondisi jaringan ikat pada tubuh seperti tulang, sendi, otot, dan tendon. Separuh kasus tersebut bisa disembuhkan total, sedangkan hanya ada satu kasus yang menyebabkan kematian dan satu kasus tidak bisa sembuh.

Loading...

2. Apakah yoga bisa meningkatkan kekuatan pada tubuh

Jawaban ini sebenarnya terletak pada jenis yoga yang dilakukan. Banyak latihan yoga yang telah diperkenalkan di dunia. Salah satu penemuan dari Journal of Strength and Conditioning menemukan bahwa Yoga Bikram mampu meningkatkan kekuatan. Penelitian ini dilakukan terhadap 32 anak muda.

3. Benarkah yoga bisa menurunkan stres dan depresi?

Penelitian dari Westminster University menyebutkan bahwa yoga bisa dijadikan media untuk menurunkan stres. Akan tetapi penelitian ini membutuhkan data dan juga kajian lanjutan. Untuk persoalan depresi, hal ini juga masih simpang siur dengan variabel dalam penelitian tersebut.

4. Apakah yoga bermanfaat dalam jangka panjang?

Hingga saat ini belum ada hasil riset yang mengonfirmasi hal ini. Penelitian yang selama ini dilakukan belum ada yang mencapai rentang 20 tahun. Akan tetapi, banyak uji coba yang menunjukkan bahwa yoga bisa menurunkan risiko gangguan jantung, tekanan darah tinggi, hingga diabetes.

5. Apakah yoga bisa mengobati sakit punggung?

Jawabannya adalah ya. Yoga mampu membantu meredakan nyeri sakit punggung. Sejak tahun 2013, yoga memang ampuh dalam mengobati gangguan ini. Selain itu, yoga mampu menjadi salah satu terapi yang efektif.