Brilio.net - Sebagai makhluk sosial, manusia butuh dan bergantung pada orang lain untuk bisa bertahan hidup. Meski begitu tekanan dari kehidupan sehari-hari bisa datang dan pergi begitu saja yang bisa menyebabkan konflik dengan orang lain.

Maka dari itu, kayak baterai yang perlu diisi ulang, begitu juga manusia yang perlu sedikit waktu untuk mencari ketenangan. Sebab, ada orang yang total hidupnya untuk orang lain dan lupa menyisihkan waktu menyayangi dirinya sendiri.

Nah, ini 10 tanda kalau kamu kurang sayangi dirimu seperti dilansir brilio.net dari dailyhealthpost.com, Selasa (31/5):

1. Kurang menerima diri sendiri

Karena tekanan dan ekspektasi datang dari berbagai sisi, mungkin kamu jadi susah untuk percaya pada dirimu sendiri. Tapi mencoba mengubah sikap sampai bisa mengubah dirimu jadi orang lain bukan jaminan bahagia, lho! Daripada mengubah caramu bertindak dan berpikir, kamu lebih baik mencoba untuk kenali dirimu lebih dalam, dan temukan potensi terbaikmu.

2. Kurang mengasihi diri sendiri

Ini terjadi kalau kamu sering di kritik orang, namun bukan malah menerima dan memperbaiki, justru terus-terusan nyalahin diri sendiri. Tentu aja bakal menambah beban pada pundakmu dan membuatmu stres.

Cara terbaik untuk meningkatkan kesehatan mental adalah dengan memperlakukan diri kamu seperti yang perlakuanmu ke sahabat. Terima kelemahan kamu dan mengingatkan diri sendiri bahwa kesalahan adalah bagian dari perjalanan hidup.

3. Tidak sadar kebutuhanmu sendiri

Kadang-kadang saat kamu antusias dalam membantu orang lain membuat lupa kebutuhan sendiri. Pastikan bahwa kamu mau mendengarkan dirimu sendiri biar bisa tahu apa kebutuhanmu. Bagaimana pun juga itu penting untuk kesehatan fisik dan emosionalmu.

4. Suka berpikiran negatif

Hal ini bisa terjadi ketika banyak pikiran, kamu mulai berpikir hal yang nggak-nggak sehingga membuat stres.

5. Tidak yakin pada diri sendiri

Akibat rasa kurang percaya diri, kamu mulai ragu pada apa yang telah diyakini. You are what you think, kamu bisa sukses apabila yakin bisa melakukan prinsipmu.

6. Perbuatanmu seringkali menyimpang dari niat awal

Manusia pasti punya mimpi, dan pasti berusaha untuk meraihnya. Namun memang terkadang untuk menggapainya butuh perjuangan dan jalan yang tidak mudah. Coba kamu lihat kembali niat awalmu dan pastikan bahwa keinginan dan tindakanmu berjalan lancar.

7. Sering merasa kecewa dan putus harapan

Apakah kamu sering merasa kecewa? Apakah kamu merasa hidupmu hilang semangat? Hal ini terjadi mungkin karena kamu berekspektasi terlalu tinggi. Alih-alih tetap berjalan ke depan, harapan yang tidak realistis seringkali membuatmu mandeg dan tenggelam dalam kekecewaan. Meskipun penting untuk memiliki tujuan dan untuk tetap termotivasi, kamu tentu harus siap terima kegagalan dan melanjutkan perjalananmu!

8. Mengabaikan rasa 'baik pada diri sendiri'

Sangat mudah untuk menjadi baik dan murah hati untuk orang yang kamu sayangi, tetapi juga mudah lupa untuk melakukan hal yang sama buat diri sendiri. Maafkan kekurangan kamu, coba cintai dirimu sendiri, segala sesuatu haruslah seimbang agar bisa berjalan sesuai keinginanmu.

9. Meninggalkan cita-cita dan impianmu

Kadang-kadang kamu memang harus sedikit egois dan memprioritaskan hal-hal yang akan membantumu bisa bergerak maju. Meskipun kamu harus membuat beberapa kompromi dan menyesuaikan waktu, kamu juga harus tetap menjaga semua impianmu tetap dihati.

10. Berkurangnya Self-Aware

Coba tanya pada dirimu sendiri, apa kamu senang? Apa jalan yang kamu ambil sudah benar? Apa kamu baik-baik saja? Mungkin jawabannya akan berbeda-beda. Namun, apabila kamu merasa ada sebuah tekanan di hatimu yang nggak bisa diungkapkan, itu tandanya kamu sekarang stres. Coba kamu berhenti sejenak, lakukan hal-hal yang bisa membuatmu senang. Jangan biarkan dirimu terbenam dalam tekanan tersebut.