Brilio.net - Sebagai tanda kelulusan, wisuda menjadi momen yang ditunggu-tunggu mahasiswa. Segala usaha dan pengorbanan yang telah dilakukan bertahun-tahun di bangku perkuliahan akan terbayar lunas dalam momen tersebut. Momen membahagiakan tersebut tentu juga ditunggu-tunggu oleh orang-orang terdekat, termasuk orangtua yang selama itu telah memberikan dukungan baik secara materi maupun moril.

Namun benar seperti kata pepatah, manusia hanya bisa berencana, Tuhan lah yang menentukan. Baru-baru ini, kisah mengharukan datang dari mahasiswa Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Solo, Jawa Tengah.

Irza Laila Nur Trisnha Winandi, seorang mahasiswi Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS sejatinya akan segera meraih gelar sarjana.

Tapi takdir berkata lain, saat perjalanannya menuju kampus untuk menjalankan ujian skripsi, Irza meninggal dunia akibat tertabrak truk kontainer pada Kamis (25/7) pagi. Almarhumah Irza yang merupakan putri dari Bapak Nurokhman dan Ibu Dwi Yani Merbawaningrum, rencananya akan mengikuti ujian skripsi Pada Kamis (25/7) lalu pada pukul 13.00 WIB.

Ia berencana memaparkan penelitian dengan tema Pengaruh Penggunaan Game Online Terhadap Kreativitas Mahasiswa dan Hasil Belajar Mahasiswa PTIK FKIP UNS dalam Mata Kuliah Pemograman Komputer. Rencananya, Irza menjemput ibunya yang merupakan bidan Puskesmas Mojosongo I, Boyolali untuk menyaksikan dia di sidang skripsi. 

Loading...

Namun, saat di parkiran, truk kontainer hilang kendali. Truk itu pun menabrak tembok Puskesmas tersebut. Irza diketahui tewas dan ibunya mengalami luka-luka. 

Dalam suasana yang masih diselimuti duka, Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho tetap mewisuda mendiang Irza pada Sabtu (24/8). Prosesi wisuda mahasiswa UNS pun seketika menjadi mengharukan. Lewat sambutannya, Prof. Jamal mengajak pimpinan universitas, anggota senat, serta wisudawan-wisudawati untuk hening sambil mendoakan mendiang Irza Laila Nur Trisnha Winandi.

"Dan hari ini secara khusus saya pribadi dan pimpinan serta para anggota senat yang hadir didepan kita semua, mengajak dengan menundukkan hati, menundukkan jiwa, merendahkan suara untuk mendoakan Almarhumah Sdri Irza Laila Nur Trisnha Winandi," ujar Prof. Jamal seperti dikutip dari siaran pers yang diterima brilio.net, Sabtu ( 24/8). 

Kedua orangtua Irza, yakni Nurokhman dan Dwi Yani Merbawaningrum kemudian diminta untuk maju menggantikan mendiang putrinya untuk menjalani prosesi wisuda. Pengalungan selempang wisuda dilakukan langsung oleh Prof. Jamal Wiwoho selaku Rektor UNS.

Suasana di dalam gedung pun kian haru. Wisudawan-wisudawati yang hadir di Auditorium G. P. H Haryo Mataram UNS langsung memberikan standing applause sebagai tanda penghormatan kepada mendiang Irza.

"Almarhumah Sdri Irza Laila Nur Trisnha Winandi putri dari Bapak Nurokhman dan Ibu Dwi Yani Merbawaningrum yang telah menyelesaikan amanahnya di kampus ini dan menyelesaikan perjalanan amanah kehidupan di dunia ini untuk menuju kehidupan yang abadi disisi Alloh SWT. Almarhumah Irza Laila telah meninggalkan kita semua, tapi juga telah meninggalkan nama dan meninggalkan curriculum vitae yang patut kita teladani bersama. Kami mohon hadirin untuk berdiri dan mengheningkan cipta sejenak," tutup Prof. Jamal.

Lewat akun Instagram resmi kampus, UNS membagikan momen mengharukan tersebut lewat sebuah video singkat. Postingan tersebut kemudian disertai caption yang mengharukan.

"I know you are watching us from above my friend, Irza Laila, you always be out part and pride. Be peaceful there, inshaallah," dikutip dari akun @uns.official

Postingan tersebut langsung dibanjiri komentar dari warganet. Sebagian besar dari mereka mengungkapkan rasa harunya atas momen tersebut. Video yang baru diunggah oleh akun UNS itu pun sudah ditonton ribuan dalam waktu satu jam. 

"Bener2 tersentuh, semoga alm tenang selalu, aamiin ya Allah," tulis akun @kaylakcn.

"Alhamdulillah. Terselesaikan jg menjadi sarjana semoga tenang disisi Allah swt. Aamiin. Sedih euy," ujar akun @tryhafnii.

"Masya Allah,merinding sumpah," imbuh akun @drajadmulyani.