×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Tak lekang oleh zaman, 9 lagu The Beatles ini masih enak didengarkan

0

Musik

Tak lekang oleh zaman, 9 lagu The Beatles ini masih enak didengarkan

Meski telah lebih dari setengah abad berlalu, lagu-lagu mereka masih digemari hingga saat ini.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Candra Damarjati

07 / 06 / 2020 13:16

Dunia sempat dibuat heboh dengan kemunculan empat pemuda asal Kota Liverpool yang bernama John Lennon, Paul McCartney, George Harisson, dan Ringo Star pada medio 1960-an.  Mereka menamai grup tersebut dengan sebutan The Beatles, sebuah band yang mengusung genre rock n roll. Karya-karya mereka memberikan nuansa baru bagi perkembangan musik modern. Banyak musisi yang mengaku terinspirasi dari mereka, sebut saja Rolling Stones serta Oasis. Di Indonesia,  Ahmad Dhani merupakan salah satu musisi yang sangat mengidolakan band legendaris asal Inggris tersebut.

The Beatles merupakan salah satu band yang cukup produktif dalam berkarya. Dalam kurun waktu sekitar 8 tahun, mereka berhasil menelurkan 13 buah album. Meski telah lebih dari setengah abad berlalu, lagu-lagu mereka pun masih digemari hingga saat ini. Dari ratusan karya emas John Lennon cs, beberapa yang terbaik dari yang terbaik mungkin cocok untuk mengisi playlist kamu.

1. All You Need is Love.

Lagu ini pernah dimainkan serta disiarkan serentak di 24 negara pada 25 juni 1967. Salah satu lagu yang cukup unik karena menggunakan tempo 7/4, salah satu tempo yang jarang dimainkan. Intro lagu tersebut juga dinilai mirip dengan intro salah lagu nasional kita, Garuda Pancasila.

Kerennya, lagu ini dibuat secara terpisah oleh John Lennon dan Paul MCcartney, sebelum diputuskan versi John Lennon lah yang lebih baik karena lebih mudah dimengerti. "All you need is love, love is all you need", sebuah kutipan dari lagu tersebut yang sederhana namun memiliki makna mendalam.

Loading...

2. Hey Jude.

Awalnya lagu ini oleh Paul McCartney diberi judul Hey Jules, merujuk pada nama anak John Lennon dari istri pertamanya Chintya, Julian Lennon. Lagu ini ditulis khusus untuk menghibur Julian yang harus menyaksikan kedua orang tuanya bercerai saat usianya masih 5 tahun. Julian baru mengetahui bahwa lagu ini ditujukan kepadanya 20 tahun kemudian. Oleh sebab itu Julian lebih dekat dengan Paul McCartney dibanding dengan ayahnya sendiri. Hey Jude juga merupakan lagu terpanjang dari The Beatles dengan durasi 7 menit 11 detik.

3. In My Live.

Baik Paul McCarteny maupun John Lennon sama-sama sepakat bahwa lagu tersebut merupakan salah satu lagu terbaik dari The Beatles. In My Live semacam autobiografi dari kisah hidup John Lennon yang bercerita tentang pertemanannya dengan Stu Sutcliffe yang meninggal pada 1962, dan Pete Shotton sahabat Lennon yang lain. Lagu ini juga berkisah tentang Mimi, tante John Lennon serta istri pertamanya, Cynthia. Keseluruhan dari lagu ini bercerita tentang pertemuan dan perpisahan dengan orang-orang yang dicintainya.

Lagu ini masuk peringkat 23 The 500 Greates Songs of All Time majalah Rolling Stones sekaligus posisi ke-5 di daftar The Beatles 100 Greates Songs.

4. Yesterday.

Lagu ini ditulis dan dinyanyikan sendiri oleh Paul McCartney yang dibawakan dengan nuansa balada akustik. Yesterday terpilih sebagai lagu terbaik pada abad ke- 20 dalam acara BBC Radio di tahun 1999. Pada tahun berikutnya lagu ini berhasil menjadi lagu pop nomor satu sepanjang masa di MTV dan majalah Rolling Stones. Single andalan Paul McCartney ini juga masuk dalam Guiness Book of World Records sebagai lagu yang paling banyak didaur ulang dan dinyanyikan oleh lebih dari 3000 musisi.

5. Let it Be.

Lagu ini diilhami oleh mimpi yang dialami Paul McCartney. Dalam mimpi tersebut ia bertemu dengan ibunya yang sudah lama meninggal, kemudian mencoba menenangkannya dari segala keresahan yang ia alami.  Banyak yang mengira yang dimaksud “Mother Marry” dalam penggalan lirik lagu tersebut adalah Bunda Maria, namun sebenarnya yang dimaksud adalah Ibunda dari Paul Mc Cartney yang bernama Marry.

Dengan alunan piano yang harmonis, lagu ini serasa memiliki energi yang dapat digunakan sebagai obat bagi orang yang sedang mengalami banyak permasalahan hidup.

6. Come Together.

John Lennon pada awalnya menulis Come Together untuk membantu kampanye sahabatnya dalam pemilihan Gubernur pada 1970. Namun yang terjadi karyanya tersebut justru melejit bahkan masih populer hingga saat ini. The Beatles tampil beda dengan sentuhan Blues di dalamnya. Sayangnya, lagu ini juga menjadi akhir kebersamaan John, Paul, George, dan Ringo.

7. Something.

Apresiasi terbesar yang didapat George Harisson selama berkiprah bersama The Beatles ada pada karyanya yang satu ini. Oleh John Lennon ini dianggap sebagai lagu terbaik The Beatles. Sedangkan Paul McCartney meneyebut lagu ini sebagai lagu paling bagus yang pernah diciptakan George Harisson. Something juga menjadi salah satu lagu The Beatles yang paling sering dinyanyikan ulang setelah Yesterday.

8. A day in the life.

Lagu ini merupakan kombinasi sempurna dari buah pemikiran John Lennon dan Paul McCartney.  Dua baris pertama dilirik lagu ini ditulis oleh Lennon terinspirasi dari berita kematian sahabatnya Tara Browne yang merupakan pewaris kekayaan Guinness yang meninggal akibat kecelakaan mobil pada 18 Desember 1966. Paul menambahkan bagian tengah lagu dengan lirik yang menceritakan masa mudanya.

Lagu ini tidak pernah dianggap sebagai karya masterpiece sebelum era 1980-an. Oleh produser mereka lagu ini disebut sebagai “Orgasme Orcestra”.

9. Strawberry fields Forever.

Strawberry fields merupakan salah satu tempat yang sering dikunjungi John Lennon sewaktu kecil untuk bersenang-senang. Tempat itulah yang menjadi insprasi John Lennon dalam menciptakan lagu ini. Strawberry Fields Forever merupakan lagu yang berkisah tentang John Lennon sewaktu kecil yang takut untuk menjadi dewasa.

The Beatles kini tercatat sebagai salah satu grup band tersukses dalam sejarah. Meski dunia musik telah jauh berkembang, lagu-lagu mereka tidak termakan zaman. Karya-karya mereka adalah sebuah masterpiece yang sangat pas untuk menemani perjalanan hidupmu. Mari dengarkan satu per satu lagu mereka, lalu bersama-sama menjadi seorang Beatlemania!






Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red