×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Masih muda tapi sudah sering lupa? Ini 6 tips untuk mengatasinya

0

N/A

Masih muda tapi sudah sering lupa? Ini 6 tips untuk mengatasinya

Foto: s.aolcdn.com/hss/storage/adam/f261a9b9c58f2b148ee437527f3341ee/154398251.jpeg

Tak hanya orang tua, anak muda pun tak jarang sudah mengalami sering lupa atau pikun.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Saidahtyani

18 / 03 / 2020 10:36

Lupa memang salah satu karakter manusia. Umumnya lupa menyerang kalangan berumur tua, namun tak jarang mereka yang masih muda pun mengalami gampang lupa atau biasanya disebut pikun. Selain faktor usia ternyata ada beberapa faktor yang menyebabkan orang sering lupa, apalagi jika masih berada dalam usia muda. Seperti makanan yang dikonsumsi, intensitas olahraga, kuantitas tidur, stres, dan lain sebagainya.

Tak jarang karena sering lupa kamu sering jadi bahan tertawaan dan dibanding-bandingkan dengan orang yang lebih tua. Cukup menyebalkan memang, namun ada beberapa hal yang bisa kamu coba untuk memperbaiki keadaan sering lupa ini.

1. Mencatat pekerjaan yang akan dilakukan.

Masih muda tapi sudah sering lupa? Ini 6 tips untuk mengatasinya

Jika merasa aktivitasmu sangat padat, sering kelelahan dan membuat sering lupa, ada baiknya kamu mencatat kegiatan atau tugas yang perlu dilakukan di masa mendatang. Letakkan di tempat strategis yang sering kamu lewati maupun tempat saat sedang bersantai. Jika perlu catatan tersebut bisa ditulis double dan ditempelkan di tempat yang berbeda. Selain mencatat dengan tangan, kamu juga bisa mencatat janji, tugas, atau acara dalam buku kalender atau di smartphone kamu.

Loading...

2. Mengurutkan aktivitas yang dilakukan secara kronologis.

Cara ini juga banyak dilakukan orang saat mereka lupa apa yang dilakukan pada jam sekian, di mana, dan kapan. Kronologis yaitu secara berurutan dari awal sampai akhir aktivitas yang akan dilakukan. Bagi beberapa orang cara ini terbilang cukup ampuh untuk mengingat.

3. Memperbanyak makan makanan yang mengandung klorofil.

Klorofil banyak terkandung dalam sayuran hijau. Dengan mengonsumsi makanan yang mengandung klorofil maka berbagai racun dan kotoran pada tubuh, termasuk yang ada dalam jaringan otak yang mengganggu daya ingat, bisa dibersihkan. Masaklah sayuran hijau dengan bijak agar kandungan klorofilnya tidak hilang selama dimasak. Selain direbus dan dikukus, jika doyan kamu bisa membuatnya sebagai jus.

4. Kualitas tidur yang bagus dan cukup.

Masih muda tapi sudah sering lupa? Ini 6 tips untuk mengatasinya

Foto: froddo.com

Banyak orang yang menganggap remeh soal tidur cukup dan berkualitas. Sedikit demi sedikit tanpa disadari kesehatan mereka mulai terganggu. Seperti soal mengingat sesuatu.

Menurut sebuah studi, kebanyakan orang dewasa membutuhkan tujuh hingga sembilan jam tidur dalam sehari. Dan berdasar dari sebuah penelitian yang dilansir NCBI, bahwa begadang 12 jam dapat menurunkan kemampuan memori untuk mengingat, sedangkan tidur bisa menjadi usaha pencegahan mudah lupa.

5. Jangan lewatkan sarapan.

Beberapa orang juga sering melewatkan sarapan dengan berbagai alasan. Padahal sarapan memang sangat penting untuk daya konsentrasi otak. Menyantap sarapan yang bergizi dapat menjaga sel-sel otak tetap sehat dan membantu mencegah penurunan kognitif yang berkaitan dengan usia. Tak jarang saat melewatkan sarapan kamu susah berkonsentrasi dan mudah lupa akan sesuatu.

6. Jangan terlalu sering mengunyah permen karet.

Masih muda tapi sudah sering lupa? Ini 6 tips untuk mengatasinya

Foto: bioalaune.com

Ternyata mengunyah permen karet dengan daya ingat otak ada kaitannya. Sebuah penelitian yang dilakukan Universitas Cardiff di Inggris menemukan bahwa mengunyah permen karet justru dapat merusak daya ingat jangka pendek. Cukup mengagetkan, bukan?

Penjelasannya, kemampuan mengingat partisipan lebih buruk secara signifikan ketika mengunyah permen karet. Para peneliti berspekulasi bahwa gerakan lidah, mulut, dan rahang mengunyah permen karet mengganggu ingatan jangka pendek.

Source






Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red